Ingin berbagi cerita soal anak? Ikut komunitas Parenting sekarang!

home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Usia Berapa Bayi yang Baru Lahir Diperbolehkan Keluar Rumah?

Usia Berapa Bayi yang Baru Lahir Diperbolehkan Keluar Rumah?

Setelah bayi dilahirkan, Anda tentu ingin mengajaknya untuk menikmati udara segar dan pemandangan di luar rumah. Namun, Anda merasa tidak yakin jika si kecil siap untuk diajak pergi keluar rumah. Sebenarnya, umur berapa bayi baru lahir boleh diajak pergi keluar rumah? Yuk, cari tahu jawabannya berikut ini.

Umur berapa bayi baru lahir boleh keluar rumah?

Mengajak bayi baru lahir keluar rumah memang butuh beberapa pertimbangan. Pasalnya, berada di luar rumah memungkinkan bayi terpapar berbagai macam hal, mulai dari sinar matahari, debu, udara yang dingin, maupun kotoran lainnya yang terbawa bersama angin.

Padahal, bayi yang baru lahir belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang sempurna. Hal ini tentu akan meningkatkan risiko bayi jatuh sakit. Meski begitu, Anda tak perlu khawatir. Seiring berjalannya waktu, sistem imunnya akan menyesuaikan lingkungan dan semakin kuat sehingga ia bisa Anda ajak bermain keluar rumah.

Menurut John Hopkins Medicine, tidak ada pakem yang saklek mengenai umur yang tepat bagi bayi baru lahir untuk diajak keluar rumah. Namun, beberapa dokter menyarankan untuk menunggu bayi berusia beberapa bulan, yakni sekitar 2 hingga 3 bulan.

Pada usia tersebut, sistem kekebalan tubuh si kecil sudah cukup kuat sehingga Anda tidak perlu khawatir ketika mengajaknya keluar rumah. Meski begitu, bayi yang berusia seminggu atau lebih sudah boleh Anda ajak ke halaman depan rumah untuk berjemur sinar matahari pagi.

Kegiatan di luar rumah ini sangat bermanfaat untuk bayi yang baru lahir. Paparan sinar matahari bisa membantu bayi beradaptasi dengan jam tidurnya sehingga ia jadi lebih baik.

Apabila Anda melahirkan bayi prematur, sebaiknya berkonsultasilah terlebih dulu dengan dokter mengenai hal ini. Pasalnya, bayi prematur memiliki sistem imun yang jauh lebih lemah dari bayi umumnya.

Boleh ajak bayi keluar rumah, asal….

merawat kulit bayi prematur

Meskipun bayi umur 2 atau 3 bulan sudah diperbolehkan keluar rumah, Anda tetap harus memilih-milih tempat yang jadi tujuan. Akan sangat bijaksana jika Anda menjauhi bayi dari tempat yang berisik, kondisi udaranya tidak sesuai, mengharuskan ia bertemu banyak orang, atau melakukan kontak dengan orang yang sakit.

Suara berisik dan ramai orang bisa membuat bayi merasa tidak nyaman dan aman, sehingga ia bisa menjadi rewel. Sementara, udara yang terlalu panas atau berangin, bisa menimbulkan masalah pada kesehatannya, contohnya biang keringat atau demam.

Pastikan si kecil menjauhi kontak langsung dengan orang-orang yang kondisi tubuhnya sedang tidak sehat. Entah itu, memeluk, berbicara, menggendong, maupun mencium bayi. Ini memberikan peluang bayi terpapar virus maupun bakteri dari orang yang sakit.

Tips aman mengajak bayi keluar rumah

perawatan psoriasis pada bayi

Tidak hanya umur, Anda harus memperhatikan banyak hal jika ingin mengajak bayi keluar rumah. Anda harus memastikan pakaian bayi dapat melindunginya kulitnya dari berbagai hal yang mungkin mengganggu.

Perlu Anda ketahui bahwa kemampuan bayi untuk mengatur suhu internal tubuh tidak sebaik orang dewasa. Jadi, Anda harus memilih pakaian yang sesuai dan rajin mengecek kondisi bayi, apakah ia kedinginan atau kepanasan.

Jangan lupa untuk mengoleskan pelembap, agar kulitnya tidak kering. Pastikan pula Anda memilih pelembap yang diformulasikan khusus untuk bayi baru lahir.

Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Very Well Family. When Can Your Newborn Go Outside?.  Accessed on October 11th, 2019.

Kids Health. When Can I Take My Newborn Out in Public?. Accessed on October 11th, 2019.

John Hopkins Medicine. When Can I Take My Newborn Out in Public?. Accessed on October 11th, 2019.

 


Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 16/08/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro