5 Hal Sederhana yang Bisa Dilakukan di Rumah untuk Mempererat Ikatan Keluarga

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 26 Desember 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pepatah mengatakan bahwa “darah lebih kental daripada air” untuk menggambarkan eratnya ikatan keluarga. Namun kenyataannya, ikatan emosional antar anggota keluarga tidak serta merta terbangun secara alami dalam kehidupan sehari-hari. Bukan fenomena langka untuk menemukan kakak-adik atau orangtua dan anak yang bertingkah seperti orang asing di rumah sendiri. Memiliki keluarga bahagia adalah impian semua orang. Untuk mencapai hal ini, Anda perlu mengusahakannya.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menerapkan tradisi keluarga. Tidak melulu harus berupa hal yang rumit dan mahal. Ada banyak kebiasaan-kebiasaan sederhana yang bisa Anda jadikan tradisi untuk menciptakan ikatan keluarga yang kuat.

Kebiasaan sederhana yang membantu membangun keluarga bahagia

1. Makan malam bersama

Studi menunjukkan bahwa kebiasaan makan malam bersama keluarga dapat memperbaiki komunikasi antara anggota keluarga, memperkuatan ikatan keluarga, meningkatkan prestasi akademik, hingga bahkan mampu menjauhkan anak-anak dari kebiasaan merokok, alkohol, dan narkoba.

Oleh karena itu, cobalah untuk membuat jadwal rutin makan malam bersama keluarga setidaknya sekali dalam seminggu. Tidak harus di restoran yang mahal. Makan malam bersama di rumah bisa membuat suasana rumah Anda  semakin hangat. Jangan lupa, terapkan aturan tidak boleh membawa ponsel atau barang elektronik lainnya di atas meja makan agar menciptakan suasana bonding yang lebih hangat. Nah, kenangan akan kehangatan inilah yang membuat si kecil selalu punya ikatan dengan rumah serta orangtuanya hingga ia dewasa kelak.

Jika Anda kesulitan meluangkan waktu untuk makan malam bersama, cobalah untuk sarapan pagi bersama keluarga.

2. Memasak bersama

Setiap keluarga pasti punya menu makanan favorit. Apabila memungkinkan, ajak anak dan suami untuk membantu Anda memasak. Memasak bersama akan menambah keakraban Anda dengan keluarga loh.

Anda bisa berbagai tugas untuk masing-masing anggota keluarga, misalnya suami memotong bahan makanan, si kecil yang mengambil makan dari lemari maupun kulkas. Nah, Anda berperan sebagai juru masak yang meracik semua bahan makanan tersebut. Makanan yang Anda buat pasti akan lebih nikmat karena dibuat dengan perasaan hati gembira dan keakraban bersama keluarga.

3. Nonton film bersama

Jangan sungkan untuk mengajak anggota keluarga menonton film bersama di rumah atau di bioskop. Tertawa sampai sakit perut saat menonton film komedi dan menangis sesegukan saat menonton film drama bisa jadi salah satu cara untuk berbagi emosi bersama keluarga. Usai menonton film, luangkan waktu beberapa saat untuk berdiskusi membahas film tersebut dan mencari referensi film lain untuk ditonton pada minggu berikutnya.

Selain bisa mengurangi stres dan beban  masalah di kantor atau di sekolah, cara ini juga akan membuat Anda dan keluarga lebih dekat satu sama lain.

4. Liburan bersama

Semua orang tahu bawa berlibur bisa jadi salah satu cara untuk membuat suasana hati jadi lebih bahagia. Bahkan sebuah studi menemukan bahwa sekedar menyusun rencana bersama orang terkasih bisa meningkatkan kebagian hingga delapan minggu.

Tidak hanya itu, tips yang satu ini juga sudah tidak diragukan lagi manfaatnya untuk membangun dan memperkuat ikatan dengan orang-orang terkasih. Anda tidak perlu menginap berhari-hari dan menghabiskan banyak uang untuk liburan, cukup dengan piknik kecil-kecilan ke tempat wisata di sekitar rumah bisa jadi cara untuk membangun keluarga bahagia versi Anda sendiri.

5. Menjadi relawan

Jadi volunteer atau relawan dalam acara amal secara ilmiah terbukti bisa meningkatkan kebahagiaan, mengurangi rasa kesepian dan depresi, bahkan membuat panjang umur. Anda bisa melakukan donasi tahunan dengan menyambangi panti asuhan atau panti sosial. Meminta seluruh anggota keluarga untuk menyisihkan uang jajan agar bisa mengumpulkan donasi tahunan ini.

Tidak hanya memperkuat ikatan keluarga, kegiatan amal ini juga secara tidak langsung akan mengajarkan Anda berempati terhadap orang lain sejak dini. 

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Batuk pada Bayi, Ketahui Jenis dan Cara Mengatasinya

Batuk pada bayi perlu diatasi dengan tepat, tapi berbeda batuk beda juga penanganannya. Apa saja jenis batuk yang biasa dialami bayi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Gangguan Pernapasan pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 28 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Manfaat Laktosa pada Susu Pertumbuhan Anak & Takaran Konsumsi yang Aman

Mengapa laktosa sering ditemukan dalam susu formula anak? Ini dia manfaat laktosa bagi tumbuh kembang anak yang perlu Anda ketahui.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
laktosa untuk anak
Anak 1-5 Tahun, Parenting 27 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Ruam Popok, Masalah Kulit Bayi yang Paling Sering Terjadi

Bayi yang keseringan pakai popok, memang rentan terkena ruam popok. Jangan khawatir, ikuti cara ini untuk mengobati dan mengatasi ruam popok.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Penyakit Kulit pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 25 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

11 Ciri Bayi Tumbuh Gigi yang Perlu Diketahui Orangtua

Ada banyak tanda bayi tumbuh gigi yang dapat membuat si kecil rewel. Berikut berbagai tanda dan tips meredakan rasa tidak nyaman saat bayi tumbuh gigi.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 25 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

anak cengeng

7 Cara Menghadapi Anak Cengeng Tanpa Drama

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
Serba-Serbi Mengahadapi Anak Introvert

Serba-Serbi Membesarkan Anak Dengan Kepribadian Introvert

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 20 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
perbedaan pendapat dalam keluarga

5 Cara Menyikapi Perbedaan Pendapat dalam Keluarga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 8 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
manfaat baca buku untuk anak

Penting! Ini 5 Manfaat Baca Buku untuk Tumbuh Kembang Anak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 5 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit