Kapan Waktu yang Tepat untuk Mencegah Anak Stunting?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13/03/2019 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Belakangan ini, Anda sebagai orangtua mungkin sering mendengar tentang “stunting” pada anak. Ya, stunting menjadi salah satu fokus pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Banyak studi telah membuktikan bahwa anak yang tumbuh stunting membawa banyak kerugian untuk dirinya. Misalnya saja, berisiko mengalami masalah perkembangan yang tidak dapat diubah lagi, sehingga berdampak panjang pada masa depannya. Lalu, apakah stunting dapat dicegah? Kapan waktu terbaik untuk mencegah anak stunting?

Apa itu stunting?

Stunting atau juga bisa disebut pendek merupakan sebuah kondisi di mana tinggi badan anak tidak sesuai dengan usianya. Hal ini bisa mengindikasikan bahwa pertumbuhan anak terhambat.

Stunting bisa disebabkan oleh kekurangan gizi dalam waktu lama, sejak anak masih dalam kandungan sampai anak berusia dua tahun. Hal ini bisa disebabkan oleh praktik pemberian makan yang buruk, ketidakcukupan gizi, dan penyakit infeksi berulang yang dapat mencegah bayi mendapatkan nutrisi yang ia butuhkan untuk pertumbuhan.

Apa akibat dari stunting?

Stunting bisa berdampak buruk dalam waktu panjang maupun pendek. Ini bisa jadi berpengaruh dalam kehidupan bayi di masa depan, baik dalam segi kesehatan, pendidikan, maupun ekonomi.

Stunting pada anak bisa berpengaruh pada perkembangan otaknya. Akibatnya, performa anak di sekolah bisa lebih buruk dibandingkan anak yang tidak stunting. Di masa akan datang, hal ini bisa jadi dapat memengaruhi kehidupan perekonomian anak. Para ekonom bahkan memperkirakan bahwa stunting dapat mengurangi GDP suatu negara sebesar 12%.

Selain itu, anak stunting umumnya memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah dan juga memiliki risiko yang lebih besar pada penyakit serius, seperti diabetes dan kanker. Dampak stunting bahkan juga dapat diteruskan ke generasi selanjutnya. Ibu yang stunting berisiko melahirkan bayi yang juga stunting apabila kecukupan gizinya tidak dperhatikan.

Sayangnya, kondisi stunting ini tidak dapat diperbaiki. Ada kemungkinan bisa diperbaiki, namun ini sangat membutuhkan dukungan lingkungan baru yang lebih baik. Untuk itu, penting bagi Anda orangtua untuk dapat mencegah anak stunting.

Kapan waktu yang tepat untuk mencegah anak stunting?

Sulit untuk memperbaiki stunting yang sudah dialami anak jika anak sudah berusia lebih dari 2 tahun. Hal ini karena sampai usia dua tahun merupakan masa kritis (critical window) atau juga termasuk masa 1000 hari pertama kehidupan (HPK), di mana pada saat ini pertumbuhan dan perkembangan anak terjadi sangat cepat.

Tinggi tubuh merupakan akumulasi. Jadi, jika di usia kurang dari dua tahun anak sudah mengalami stunting, maka sulit bagi anak untuk tumbuh menyamai tinggi anak yang tidak stunting. Mengejar ketertinggalan mungkin bukan suatu hal yang tidak mungkin, tapi ini butuh usaha lebih yang memerlukan lingkungan yang baik.

Untuk itu, sangat penting bagi para ibu untuk memperhatikan kecukupan gizinya mulai dari masa kehamilan (1000 HPK dihitung semenjak ibu hamil). Masa ini merupakan awal dari pertumbuhan dan perkembangan anak. Jika sejak dalam kandungan gizi anak sudah baik, maka status gizi anak pun akan baik saat dilahirkan, sehingga turut mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak selanjutnya.

Sampai anak usia dua tahun, ini merupakan masa-masa kritis anak dalam mencapai pertumbuhan dan perkembangannya yang baik. Pada masa ini, pertumbuhan dan perkembangan anak terjadi sangat cepat, lebih cepat dibandingkan masa lainnya bahkan masa pubertas.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Artikel dari ahli Arinda Veratamala, S.Gz

Zat Besi Sangat Penting Bagi Bayi, Berapa Banyak yang Dibutuhkannya?

Saat bayi menginjak usia 6 bulan, ASI saja sudah tidak bisa mencukupi kebutuhan zat besi bayi. Nah, jika terjadi kekurangan zat besi, apa sih dampaknya?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala, S.Gz
kebutuhan zat besi bayi

Makanan Padat Bayi Sebaiknya yang Seperti Apa?

Bayi yang tadinya biasa menerima makanan dalam bentuk cair (ASI), harus belajar menerima makanan padat. Nah, makanan padat bayi sebaiknya yang seperti apa?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala, S.Gz
makanan padat untuk aanak

Bayi Baru Belajar Makan, Berapa Banyak Porsi yang Harus Diberikan?

Memberi makanan pertama bayi merupakan tantangan khusus bagi ibu. Salah-salah, asupan gizi bayi bisa kurang. Nah, berapa banyak sebaiknya bayi diberi makan?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala, S.Gz
makanan pertama bayi

Yang juga perlu Anda baca

Alami Stunting Sejak Kecil, Masih Mungkinkah Tinggi Bertambah?

Salah satu dampak stunting adalah tinggi badan anak di bawah rata-rata. Lalu, bisakah orang yang stunting sejak kecil menambah tinggi badan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 24/03/2019 . 4 menit baca

Manfaat ASI Eksklusif dalam Mencegah Stunting Pada Anak

Manfaat ASI eksklusif tidak hanya sekadar menjaga kesehatan si kecil di enam bulan pertamanya, tapi juga mampu mencegah stunting. Mengapa demikian?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Anak, Parenting, Menyusui 05/10/2018 . 4 menit baca

Yuk, Kenali Tanda-Tanda Anak Stunting Sejak Dini!

Stunting, masalah gizi pada anak yang utama di Indoensia. Stunting harus ditangani sedini mungkin demi tumbuh kembang anak. Lantas apa tanda anak stunting?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Kesehatan Anak, Parenting 19/09/2018 . 3 menit baca

Berbagai Tanda Bayi Kerdil (Dwarfisme) yang Harus Diwaspadai Orangtua

Dwarfisme atau manusia kerdil tidak hanya terlihat saat dewasa. Ternyata bisa mulai terdeteksi sejak si kecil masih bayi. Seperti apa tanda bayi kerdil?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 21/03/2018 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

mencegah stunting pada anak

4 Langkah Cegah Stunting di 1000 Hari Pertama Si Kecil

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/03/2020 . 5 menit baca
beda stunting dan pendek

Sama-sama Tidak Tinggi, Sebenarnya Apa Perbedaan Stunting dan Pendek?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 09/01/2020 . 5 menit baca
tinggi badan balita ideal

Ibu, Ini Tinggi Badan Balita Usia 2-5 Tahun yang Ideal

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 16/12/2019 . 10 menit baca
nutrisi untuk anak stunting

5 Nutrisi Terpenting untuk Menjaga Kesehatan Anak Stunting

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 28/09/2019 . 3 menit baca