Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Intip 10 Fakta Menakjubkan tentang ASI dan ASI Ekslusif, Bu!

Intip 10 Fakta Menakjubkan tentang ASI dan ASI Ekslusif, Bu!

Ibu mungkin sudah sering mendengar betapa menakjubkannya ASI dan proses menyusui bagi kesehatan ibu dan bayi. Namun, beberapa di antara ibu juga mungkin masih ada yang belum tahu tentang berbagai keajaiban ASI tersebut. Supaya lebih mengenalnya, kenalan dulu dengan fakta seputar ASI dan ASI eksklusif pada ulasan berikut, yuk!

Fakta seputar ASI dan ASI eksklusif yang ibu perlu tahu

Berbagai kalangan di dunia kesehatan merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan bayi.

Kemudian berlanjut setidaknya selama 12 bulan bersama dengan makanan padat (MPASI).

Waktu ini disebut menjadi momen yang tepat bagi bayi untuk mendapat manfaat dari ASI secara optimal.

Adapun manfaat ini bisa bayi dapatkan karena kandungan dan kemampuan ASI serta fakta-fakta lainnya.

Apa saja itu? Berikut rangkuman fakta seputar ASI dan ASI eksklusif yang perlu ibu tahu.

1. ASI mudah dicerna

foremilk dan hindmilk

ASI mengandung dua jenis protein yang cukup seimbang, yaitu whey sekitar 60 persen dan kasein 40 persen. Keseimbangan protein inilah yang memungkinkan ASI lebih mudah dicerna oleh bayi.

ASI berbeda dengan susu sapi dan susu formula bayi yang mengandung protein kasein lebih tinggi. Misalnya, susu sapi mengandung sekitar 80% protein kasein dan 20% whey.

2. ASI bisa mencegah infeksi

Bukan cuma mudah dicerna, kandungan protein ini juga membuat ASI dapat membantu mencegah penyakit infeksi pada bayi.

Pasalnya, sekitar 60-80% protein pada ASI adalah whey, yang memiliki kemampuan untuk melindungi tubuh dari infeksi.

Lebih spesifik, protein IgA sekretori dalam ASI dapat melindungi bayi dari infeksi virus dan bakteri, sedangkan lysozyme dapat melindungi bayi dari infeksi bakteri E. Coli dan Salmonella yang menyerang pencernaan.

3. ASI mengandung semua nutrisi yang bayi butuhkan

Fakta tentang ASI lainnya adalah berbagai kandungan nutrisi yang ada di dalam ASI.

Bukan cuma protein, faktanya, ASI mengandung berbagai nutrisi lain yang bayi butuhkan, terutama untuk perkembangan bayi baru lahir.

Ini termasuk lemak untuk perkembangan otak dan sistem saraf bayi, karbohidrat (terutama laktosa) untuk mengurangi bakteri tidak baik di perut dan meningkatkan penyerapan kalsium, fosfor, dan magnesium.

Tak lupa, ada pula berbagai jenis vitamin untuk mendukung tumbuh kembang bayi.

4. Vitamin dalam ASI tergantung pada asupan ibu

ASI memang mengandung ragam vitamin. Namun tahukah ibu? American Pregnancy Association menyebut bahwa jumlah dan jenis vitamin dalam ASI tergantung pada apa yang ibu makan.

Itulah mengapa sangat penting untuk memperhatikan asupan dan nutrisi ibu menyusui agar vitamin untuk bayi bisa terpenuhi, misalnya vitamin A, B, C, D, E, dan K.

5. Tekstur dan warna ASI tidak selalu sama

ASI yang keluar saat menyusui tidak selalu memiliki warna dan tekstur yang sama, yang kemudian disebut dengan foremilk dan hindmilk.

Foremilk adalah ASI yang keluar saat bayi Anda mulai menyusu, yang umumnya berwarna putih kebiruan dan bertekstur encer.

Sementara hindmilk adalah ASI yang keluar menjelang akhir sesi menyusu, yang biasanya bertekstur lebih kental dan berwarna agak kuning karena kandungan lemaknya lebih tinggi.

6. ASI bisa menjadi obat

relaktasi

Bukan cuma mencegah, ASI pun berpotensi melawan infeksi pada ibu dan bayi. Pasalnya, ASI mengandung leukosit, yaitu sel hidup yang dapat membantu melawan infeksi.

Sel hidup ini hanya terdapat pada ASI dan tidak bisa ditambahkan ke dalam susu formula.

Selain itu, fakta ASI ini pun bisa ibu coba jika ibu mengalami luka dan pembengkakan pada puting payudara selama menyusui.

Jika puting ibu menyusui terasa sakit, ibu bisa memijat lembut bagian puting dan payudara menggunakan ASI untuk meredakan sakitnya.

7. Rasa ASI bisa berubah

Bukan cuma tekstur dan warna, rasa ASI juga tidak selalu sama. Ini tergantung pada makanan yang ibu menyusui makan.

Jadi, bayi Anda dapat merasakan sedikit rasa makanan apa saja yang Anda makan. Ini membuat bayi ASI lebih mudah mengenal makanan padat ketika nanti berusia 6 bulan.

Sementara susu formula hanya memiliki satu rasa sehingga bayi yang hanya minum susu formula sejak lahir hanya mengenal satu rasa tersebut.

8. Produksi ASI selalu mencukupi kebutuhan bayi

Normalnya, payudara ibu selalu memproduksi ASI sesuai kebutuhan bayi.

Saat bayi baru lahir, perutnya masih seukuran kelereng sehingga kebutuhan ASI bayi belum begitu banyak. Begitu pula dengan produksi ASI oleh ibu menyusui.

Dalam beberapa hari pertama setelah lahir, payudara ibu akan memproduksi ASI lebih banyak, terutama jika ibu masih menyusui bayi secara teratur.

Jika bayi terus menyusu secara teratur, tubuh ibu akan mendapat sinyal untuk menambah volume ASI sesuai kebutuhan bayi.

9. Pemberian ASI eksklusif mengurangi risiko berbagai penyakit

Ibu mungkin sudah sering mendengar tentang fakta ASI eksklusif yang satu ini.

Ya, benar sekali, bayi yang mendapat ASI eksklusif pada 6 bulan kehidupan pertamanya cenderung tidak mudah sakit dibandingkan yang tidak mendapat ASI eksklusif.

Ini karena berbagai nutrisi dalam ASI yang disebutkan sebelumnya yang dapat mencegah dan melawan infeksi, mencegah alergi, dan mengurangi risiko berbagai penyakit lainnya.

Penyakit tersebut meliputi asma, diabetes, hingga kegemukan, atau obesitas pada anak.

10. ASI bisa meningkatkan IQ

Berdasarkan penelitian pada jurnal BMC Pregnancy and Childbirth, bayi yang mendapat ASI eksklusif memiliki IQ sekitar 2,1 poin lebih tinggi dibandingkan bayi yang hanya mendapat susu formula saat usianya 8 tahun.

Sementara bayi yang mendapat campuran ASI dan susu formula memiliki IQ 1,5 poin lehih tinggi dibandingkan bayi yang hanya mendapat susu formula.

Namun, ada faktor lainnya juga yang bisa meningkatkan IQ anak, seperti pendidikan ibu dan ayah, berat badan lahir yang lebih tinggi, serta faktor lingkungan tempat tinggal.

Fakta Seputar ASI Eksklusif

health-tool-icon

Pengingat Jadwal Imunisasi Bayi dan Anak

Gunakan pengingat jadwal ini untuk mempelajari imunisasi apa yang dibutuhkan oleh anak Anda dan kapan waktu tepatnya.

Apa jenis kelamin anak Anda?

Laki-laki

Wanita


Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

8 facts on breastfeeding. Unicef.cn. (2021). Retrieved 17 November 2021, from https://www.unicef.cn/en/parenting-site/8-facts-on-breastfeeding

Breast Milk Is Best. Hopkinsmedicine.org. (2021). Retrieved 17 November 2021, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/breastfeeding-your-baby/breast-milk-is-the-best-milk

Breastmilk Production | Sutter Health. Sutterhealth.org. (2021). Retrieved 17 November 2021, from https://www.sutterhealth.org/health/newborns/breast-milk-production

Incredible facts about babies, breastmilk, and breastfeeding | Office on Women’s Health. Womenshealth.gov. (2021). Retrieved 17 November 2021, from https://www.womenshealth.gov/its-only-natural/addressing-breastfeeding-myths/incredible-facts

Ten Myths and Facts about Breastfeeding. Children’s Hospital Los Angeles. (2021). Retrieved 17 November 2021, from https://www.chla.org/blog/rn-remedies/ten-myths-and-facts-about-breastfeeding

What’s In Breast Milk?. American Pregnancy Association. (2021). Retrieved 17 November 2021, from https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/first-year-of-life/whats-in-breastmilk/

Taylor, J. (2003). Food Intolerance | Milk Allergy. Encyclopedia of Food Sciences and Nutrition (Second Edition). https://www.sciencedirect.com/topics/food-science/cow-milk

Amiel Castro, R., Glover, V., Ehlert, U. et al. (2021). Breastfeeding, prenatal depression and children’s IQ and behaviour: a test of a moderation model. BMC Pregnancy Childbirth. 21 (62). https://doi.org/10.1186/s12884-020-03520-8

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Ihda Fadila Diperbarui Nov 26, 2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita