home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Fakta Seputar ASI Eksklusif

Tahukah Anda, data dari Survei Demografi Kesehatan Indonesia tahun 2007, tahun dimana kampanye ASI eksklusif belum menggaung layaknya sekarang, menunjukkan fakta mengerikan dimana peningkatan kematian bayi dan balita sangatlah tinggi, yakni 34 kematian per 1.000 kelahiran. Setiap enam menit, setidaknya ada 1 kematian bayi yang hadir di Indonesia! Hal ini dikarenakan masih rendahnya pemberian ASI eksklusif oleh ibu hamil pada sang buah hatinya. Padahal, dengan rutin memberikan ASI eksklusif, bayi akan memiliki daya tahan tubuh yang jauh lebih kuat sehingga bisa menjadi lebih sehat.

Pemberian ASI (Air Susu Ibu) secara eksklusif memang pilihan setiap ibu. Tetapi, ASI Eksklusif sejak bayi lahir hingga minimal 6 bulan setelahnya merupakan tindakan yang penting bagi tumbuh kembang sang bayi.

Fakta seputar ASI eksklusif serta manfaatnya bagi bayi dirangkum oleh tim HelloSehat dalam bentuk infografik berikut.

Fakta Seputar ASI Eksklusif

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Astrid Adinda
Tanggal diperbarui 29/07/2016
x