5 Cara Ampuh Atasi Batuk Anak di Musim Hujan

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Cuaca terkadang sulit diprediksi, terkadang panas dan tiba-tiba hujan. Bagi anak-anak hujan adalah hal yang menyenangkan, karena mereka bisa bermain basah-basahan. 

Sesaat setelah bermain, anak malah jadi demam dan batuk. Di sini orangtua perlu sigap mengatasi anak batuk.

Mengatasi anak batuk di musim hujan

Tidak ada yang pernah tahu kapan tepatnya kuman penyakit mulai menyerang tubuh si kecil. Apalagi di musim hujan ini, virus bisa menularkan melalui benda-benda yang dipegangnya dan masuk melalui sistem pernapasan atau mulut.

Bahkan, virus bisa saja menular ketika anak sedang berbicang pada temannya. Ketika ada tetesan dari mulut lawan bicara yang sakit batuk menyentuhnya, bisa meningkatkan risiko penularan.

Rhinovirus, salah satu virus penyebab yang membuat sistem imunitas menurun dan menyebabkan sakit batuk, pilek, demam, sakit kepala, bahkan pilek. Adapun sakit batuk disertai dengan flu.

Kalau sudah begini, orangtua perlu menyembuhkan sakit batuk pada anak, terutama di musim hujan ini. Nah, supaya si kecil kembali tersenyum menjalani kegiatan, coba ketahui cara mengatasi sakit batuk pada anak.

1. Minum obatobat hiv aids

Berilah anak obat sebagai cara pertama mengatasi batuk di tengah musim hujan. Ibu bisa memilih obat yang mengatasi batuk-pilek dan demam anak dengan kandungan phenylephrine sebagai dekongestan. Kandungan ini digunakan untuk melegakan hidung karena pilek, alergi, ataupun demam.

Obat dengan kandungan phenylephrine juga dapat meredakan gejala batuk, pilek, yang disertai demam. Pemulihan anak dari sakit batuk pun bisa berlangsung lebih cepat, sehingga ia bisa melanjutkan kegiatan favoritnya.

2. Kompres dengan air hangat

anak demam malam hari

Selalu cek suhu tubuh anak secara berkala sehingga ibu tahu apakah anak mengalami demam atau tidak. Jika batuk disertai dengan demam, orangtua bisa menggunakan kompres air hangat pada lipatan ketiak maupun selangkangan selama 10-15 menit. 

Rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia ini akan membantu mengeluarkan panas tubuh anak melalui pori-pori kulit. Ingat, jangan mengompres anak dengan air dingin karena bisa membuatnya mengigil kedinginan.

Selalu ingatkan anak untuk istirahat hingga kondisinya memulih dan demamnya turun. Orangtua juga bisa menemaninya sambil mengecek kondisi si kecil setiap saat.

3. Ingatkan ia untuk buang ingus

mengatasi batuk anak

Selain batuk, ibu juga perlu mengatasi ingus anak yang mungkin saja mengendap. Ibu bisa meminta si kecil untuk mengeluarkan ingusnya setiap saat. Bila dibiarkan mengendap, pasti anak kurang lega saat mengambil napas.

Bila ia seumur balita dan belum bisa membuang ingusnya sendiri, ibu bisa menggunakan nasal aspirator. Sebuah alat yang membantu membersihkan ingus anak dan bekerja dengan cara menyedotnya.

4. Jaga kelembapan udara

cara membersihkan humidifier

Meskipun di luar sedang hujan, di dalam ruangan anak mungkin saja ber-AC sehingga udara menjadi lebih kering saat ia beristirahat. Ada baiknya orangtua memasangkan humidifier di kamar anak untuk menjaga kelembapannya.

Dikatakan bahwa humidifier dapat membantu mengatasi gejala batuk pada anak. Namun, jangan lupa untuk tetap membersihkan humidifier agar mencegah bakteri dan jamur yang tumbuh.

5. Tetap ingatkan anak untuk minum

anak minum air berapa banyak

Selain mengatasi anak yang batuk dengan cara di atas, selalu ingatkan ia untuk minum air mineral setiap saat. Ibu bisa melihat aturan pemenuhan air mineral harian anak sesuai usianya di sini.

Minum banyak air mineral membantu tubuh anak tetap hidrasi dan tetap melembapkan tenggorokan anak. Jika anak susah minum, ibu bisa memberikannya sup ayam hangat atau buah-buahan, sehingga ada asupan cairan yang masuk ke dalam tubuhnya.

Ketika tubuh anak tercukupi pemenuhan cairannya, setidaknya bisa membantu mencairkan cairan mukus pada hidung. Sehingga membantu melegakan tenggorokan.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber