Panduan Memilih Susu untuk Anak Usia 1-3 Tahun

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Memasuki usia satu tahun ke atas, anak membutuhkan asupan gizi tambahan untuk mendukung tumbuh kembangnya. Salah satunya bisa didapat dari susu, minuman andalan untuk menguatkan tulang dan gigi anak. Akan tetapi, Anda tak boleh sembarang memberikan si kecil susu, lho. Lantas, bagaimana cara memilih susu yang tepat dan baik untuk kesehatan anak usia 1 sampai 3 tahun? Berikut penjelasannya.

Cara memilih susu yang baik untuk kesehatan anak usia 1-3 tahun

Air susu ibu alias ASI memang menjadi sumber nutrisi andalan bagi anak sebelum usia satu tahun. Namun, begitu si kecil menginjak ulang tahun pertamanya, ASI saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi anak.

Sebagai solusinya, Anda boleh memberikannya susu untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral anak. Namun ingat, jangan asal pilih susu. Tidak semua susu cocok dikonsumsi oleh anak, lho.

Supaya tidak bingung, berikut ini cara memilih susu yang tepat dan baik untuk kesehatan anak Anda di usia 1 sampai 3 tahun.

1. Sesuaikan dengan usia

anak minum susu sapi

Cara memilih susu yang harus Anda lakukan pertama kali adalah menyesuaikan jenis susu dengan usia anak Anda. Pasalnya, setiap jenis susu diformulasikan sesuai dengan kebutuhan anak berdasarkan usianya masing-masing.

Caranya sangat mudah. Anda hanya cukup melihat label pada kotak atau kaleng susu, lalu perhatikan rekomendasi usia yang tertera. Bila si kecil berusia satu tahun, ini artinya Anda wajib memilih susu yang khusus untuk anak seusianya. Biasanya, pada kotak atau kaleng susu tertulis “untuk usia 1-3 tahun”.

2. Pilih susu yang rasanya enak bagi anak

anak minum susu

Pemilihan rasa susu anak merupakan salah satu cara memilih susu yang sering diabaikan oleh para orangtua. Tidak sedikit orangtua yang asal memilih susu, yang penting susu tersebut baik untuk kesehatan si kecil.

Saat si kecil minum susu dengan rasa yang tidak disukainya, ia tentu akan langsung menolak atau bahkan mogok minum susu. Akibatnya, anak tidak mendapatkan cukup nutrisi di masa pertumbuhannya.

Maka itu, pilihlah jenis susu yang memiliki rasa yang lezat dan disukai anak. Kalau si kecil suka rasa vanila, berikan susu dengan rasa vanila. Begitu pula jika anak suka susu cokelat, berikan susu cokelat agar anak mau minum susu.

3. Perhatikan kandungan nutrisinya

susu menyebabkan kanker

Anak usia satu tahun sudah tak bisa lagi mengandalkan asupan lemak dari ASI untuk mendukung tumbuh kembangnya. Ini artinya, anak mulai membutuhkan asupan lemak tambahan dari luar, salah satunya dari susu – baik susu sapi maupun rendah lemak.

Lemak susu bermanfaat untuk meningkatkan perkembangan otak anak. Namun ingat, lemak ini pun tak boleh terlalu banyak agar tidak memicu obesitas pada anak. Anak di usia ini hanya boleh minum maksimal 2 gelas susu sehari, seperti dianjurkan oleh American Academy of Pediatrics (AAP) dilansir dari The Bump.

Pastikan susu yang Anda pilih mengandung kaya vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh anak, di antaranya vitamin A, vitamin D, kalsium, dan sebagainya. Semua zat gizi ini penting untuk menjaga kesehatan mata, membentuk tulang dan gigi yang sehat, serta meningkatkan daya tahan tubuh anak.

Selain itu, susu untuk anak usia 1-3 tahun perlu mengandung protein halus sehingga mudah dicerna di perut si kecil dan tidak akan menimbulkan masalah pencernaan. Namun yang terpenting, susu untuk anak juga harus mengandung omega 3 dan 6 yang penting untuk kecerdasan otaknya.

Omega 3 dan 6 adalah jenis asam lemak terpenting yang dapat meningkatkan fungsi kognitif dan kecerdasan anak. Omega 3 dan 6 dari makanan atau susu akan diubah menjadi DHA dengan bantuan enzim delta-4-desaturase.

Semakin banyak omega 3 dan 6 yang anak dapatkan, semakin banyak pula DHA yang terbentuk dalam tubuh anak. Alhasil, hal ini dapat membantu menguatkan fungsi otak anak dan meningkatkan kecerdasannya.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Agar Tidak Keliru, Ketahui Aturan Pemberian Vitamin untuk Anak

Ada banyak vitamin anak yang dijual di pasaran. Namun, perlukah pemberian vitamin untuk anak? Seberapa penting vitamin untuk kesehatan si kecil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Anak 6-9 tahun, Gizi Anak, Parenting 15 November 2020 . Waktu baca 10 menit

Pentingnya Persiapkan Daya Tahan si Kecil Sebelum dan Sesudah Lahir

Ya, antibodi bayi yang baru lahir didapatkan dari sang ibu yang diberikan sejak bayi ada dalam kandungan. Lalu, kapan bayi mulai punya sistem imun sendiri?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Maria Amanda
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 10 November 2020 . Waktu baca 7 menit

Pilihan Susu Formula agar Bayi Tidak Sembelit

Susu formula ternyata bisa membuat bayi sembelit. Lantas, seperti apa susu formula untuk bayi yang tidak bikin sembelit? Lihat beberapa pilihannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 10 November 2020 . Waktu baca 7 menit

Mengenal ASI: Jenis, Warna, Kandungan, dan Kebutuhan Harian untuk Bayi

Ada beberapa jenis ASI dengan warna, kandungan, hingga tekstur kental dan cair yang berbeda. Sudah tahukah apa perbedaan dan berapa kebutuhan ASI bayi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Menyusui 16 Oktober 2020 . Waktu baca 14 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
perkembangan otak anak usia dini

Menilik Pentingnya Nutrisi bagi Perkembangan Otak Anak Usia Dini

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
susu penambah berat badan

Apakah Susu Penambah Berat Badan Betulan Ampuh Bikin Berisi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 7 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
waktu terbaik minum susu

Minum Susu, Lebih Baik Sebelum Atau Sesudah Makan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 6 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
beda susu sapi atau susu kambing

Mana yang Lebih Sehat, Minum Susu Kambing Atau Susu Sapi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit