Raloxifene

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Raloxifene Obat Apa?

Untuk apa raloxifene?

Raloxifene digunakan untuk mencegah dan mengobati tulang keropos (osteoporosis) pada wanita menopause. Membangun tulang yang kuat dengan cara memperlambat tulang keropos membantu mengurangi risiko patah tulang. Raloxifene mungkin dapat mengurangi kemungkinan terkena beberapa tipe kanker pada wanita setelah menopause. Reloxifene bukanlah obat kanker dan tidak dapat mengobati kanker payudara.

Raloxifene tergolong pada kelas obat bernama agen metabolisme tulang. Raloxifene bekerja meniru efek estrogen (hormon wanita yang diproduksi oleh tubuh) untuk meningkatkan ketebalan tulang.

Obat ini tidak direkomendasikan bagi wanita yang belum menopause. Sebaiknya tidak digunakan oleh anak.

Bagaimana cara penggunaan raloxifene?

Ikuti instruksi pengobatan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum menggunakan obat. Jika Anda memiliki pertanyaan, tanya lah pada dokter atau apoteker.

Baca petunjuk obat yang diberikan oleh apoteker sebelum menggunakan raloxifene dan setiap kali Anda mendapatkan obat isi ulang. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan pada dokter atau apoteker.

Minum obat ini biasanya sehari sekali, dengan atau tanpa makanan, atau sesuai instruksi dokter. Untuk hasil yang maksimal, gunakan obat ini secara teratur. Ingatlah untuk menggunakannya pada waktu yang sama setiap hari.

Masukkan makanan mengandung kalsium dan vitamin D yang cukup terhadap menu makanan Anda. Konsultasikan kepada dokter atau apoteker Anda jika Anda membutuhkan suplemen kalsium/vitamin D.

Karena obat ini akan terserap melalui kulit dan paru-paru dan mungkin dapat melukai bayi dalam kandungan. Wanita hamil atau mungkin akan hamil sebaiknya tidak memegang atau menghirup obat dan debu dari tablet.

Bagaimana cara penyimpanan raloxifene?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Raloxifene

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis raloxifene untuk orang dewasa?

Dosis orang dewasa dengan Osteoporosis

1 tablet (60 mg) diminum sekali sehari.

Dosis orang dewasa untuk pencegahan Osteoporosis

1 tablet (60 mg) diminum sekali sehari.

Dosis orang dewasa untuk pencegahan kanker payudara

1 tablet (60 mg) diminum sekali sehari.

Bagaimana dosis raloxifene untuk anak-anak?Dalam dosis apakah raloxifene tersedia?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan. Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah raloxifene tersedia?

Raloxifene tersedia dengan dosis sebagai berikut:

Tablet 60 mg

Efek samping Raloxifene

Efek samping apa yang dapat dialami karena raloxifene?

Segera cari bantuan medis apabila Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini: gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Segera hubungi dokter saat Anda mengalami efek samping serius seperti:

  • tiba-tiba kebas atau lemas, terutama di salah satu bagian tubuh
  • tiba-tiba sakit kepala, bingung, masalah pada penglihatan, berbicara, atau keseimbangan
  • sakit pada dada, tiba-tiba batuk, bersin, nafas tersengal, detak jantung cepat
  • sakit atau bengkak di salah satu atau kedua kaki
  • demam, dingin, sakit tenggorokan, badan terasa sakit, gejala flu
  • pendarahan vagina yang tidak biasa
  • sakit pada dada, dada terasa lembut, atau terdapat benjolan
  • sakit atau rasa terbakar saat buang air kecil atau
  • sakit pada bagian bawah punggung

Efek samping yang tidak terlalu serius termasuk:

  • tiba-tiba merasa panas
  • sakit kepala, pusing, terasa berputar-putar
  • sakit pada kaki
  • sakit pada ruas
  • berkeringat
  • mual, muntah, sakit perut atau
  • hidung berair

Tidak semua orang mengalami efek samping di atas. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian Obat Raloxifene

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan raloxifene?

Untuk memutuskan penggunakan sebuah obat, biasanya risiko dari obat harus lebih sedikit dibandingkan kegunaannya. Dokter yang akan memutuskan hal ini. Untuk obat ini, hal-hal di bawah ini perlu dipertimbangkan:

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda mengalami reaksi tak biasa atau alergi pada obat ini atau obat lain. Beri tahu dokter juga jika Anda memiliki alergi tipe lain seperti pada makanan, pewarna, pengawet, atau alergi hewan. Untuk produk tanpa resep, baca label pada kemasan secara saksama.

Lansia

Obat ini hanya diujikan pada wanita yang telah melewati menopause dan tidak menunjukkan perbedaan efek samping atau masalah pada lansia yang baru saja melewati menopause.

Apakah raloxifene aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori  X menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •      A= Tidak berisiko
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  •      C=Mungkin berisiko
  •      D=Ada bukti positif dari risiko
  •      X=Kontraindikasi
  •      N=Tidak diketahui

Interaksi Obat Raloxifene

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan raloxifene?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, berhenti, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan raloxifene?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau pada makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan raloxifene?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan Anda memberitahukan dokter Anda jika Anda memiliki masalah medis, terutama:

  • penggumpalan darah, aktif atau pernah, termasuk deep vein thrombosis (DVT), dan retinal embolism—raloxiefen mungkin dapat meningkatkan risiko kondisi ini. Jika hal ini sudah terjadi, penggunaan akan memperburuk. Obat ini sebaiknya tidak digunakan oleh pasien dengan kondisi tersebut.
  • kanker atau tumor
  • gagal jantung
  • masalah detak jantung (contoh atrial fibrillation)
  • tekanan darah tinggi
  • stroke, pernah
  • serangan transien ischemic, pernah
  • keadaan lainnya yang dapat meningkatkan risiko penggumpalan darah—menggunakan raloxifene dengan kondisi ini akan memperburuk kondisi
  • penyakit ginjal
  • penyakit liver—kondisi ini akan meningkatkan konsentrasi raloxifene dalam darah.

Overdosis Raloxifene

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Dalam keadaan darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis termasuk:

  • kram kaki
  • pusing
  • menurunnya sistem koordiasi
  • muntah
  • kulit ruam
  • diare
  • tremor
  • kulit memerah

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Virus COVID-19 Bertahan di Udara (Airborne) dan Menular

Selain melalui droplet, COVID-19 juga menular lewat sebaran di udara (airborne). Hal ini sudah dikonfirmasi oleh WHO. Begini penjelasannya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 14/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Ada Bercak Darah Saat Tidak Sedang Haid? Ini Penyebabnya

Para perempuan tentu akan panik saat melihat adanya bercak darah padahal ia tidak sedang haid. Berikut arti dari bercak darah saat tidak sedang haid ini.

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Hidup Sehat, Tips Sehat 14/07/2020 . Waktu baca 3 menit

3 Resep Pasta Gandum Rendah Kalori yang Mudah Dimasak

Menu diet tidak harus itu-itu melulu sajiannya. Anda masih bisa makan pasta nikmat dan pastinya rendah kalori. Simak 3 resep pasta gandum pada artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Nutrisi, Hidup Sehat 14/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental untuk Melawan Penyakit Kritis

Mental yang sehat mendukung kesehatan tubuh secara fisik. Ketika dilanda penyakit kritis, Anda tetap perlu menjaga kesehatan mental untuk dukung pemulihan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
tips menjaga kesehatan mental
Hidup Sehat, Tips Sehat 13/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

orgasme tanpa disentuh

3 Hal yang Bisa Membuat Anda Orgasme Tanpa Disentuh

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit
pasien koma masih sadar atau tidak

Ini yang Terjadi Pada Tubuh dan Pikiran Saat Kita Sedang Koma

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit
dada sakit saat batuk

Mengapa Dada Saya Terasa Sakit Saat Batuk?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 5 menit
tidak puas dengan pekerjaan berbahaya bagi kesehatan

Tidak Menikmati Pekerjaan di Masa Muda, Bisa Membahayakan Kesehatan di Masa Depan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit