Dapsone

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Dapsone Obat Apa?

Untuk apa dapsone digunakan?

Dapsone adalah obat untuk mengobati kusta atau lepra (penyakit Morbus Hansen) dan kelainan kulit tertentu (dermatitis herpetiformis).

Obat ini juga dapat digunakan untuk mengobati atau mencegah pneumocystis pneumonia, toksoplasmosis, dan untuk mengobati kelainan kulit akibat gangguan sistem kekebalan tubuh tertentu. Misalnya, systemic lupus erythematosus (SLE).

Dapsone adalah antibitiotik golongan sulfona. Dapsone bekerja dengan cara mengurangi peradangan (inflamasi) dan menghentikan pertumbuhan bakteri. Antibiotik satu ini tidak akan bekerja untuk infeksi virus (misalnya, pilek, flu).

Penggunaan yang tidak perlu atau penyalahgunaan dari antibiotik apa pun dapat menyebabkan efektivitasnya menurun.

Bagaimana cara penggunaan dapsone?

Konsumsi obat ini dengan atau tanpa makanan, biasanya sekali sehari atau seperti yang diarahkan oleh dokter Anda.

Obat untuk asam lambung maag (misalnya, antasida, ranitidine, famotidine), atau didanosine dapat mencegah penyerapan dapsone ke dalam aliran darah Anda, dan mungkin mengurangi efektivitasnya. Oleh karena itu, beri jarak pengonsumsian antar obat sekitar 2 jam. Tanyakan kepada dokter atau apoteker untuk lebih jelasnya.

Jika Anda menggunakan dapsone untuk mengobati kelainan kulit, dokter mungkin memulai pengobatan pada dosis rendah dapsone dan secara bertahap dosis disesuaikan mengendalikan penyakit Anda. Jika obat ini dikonsumsi untuk mengobati penyakit Hansen atau untuk mencegah infeksi akibat HIV, obat ini biasanya digunakan selama bertahun-tahun atau seumur hidup.

Dosis diatur berdasarkan kondisi kesehatan dan respon Anda terhadap pengobatan. Pada anak-anak, dosis juga diatur berdasarkan usia dan berat badan.

Gunakan obat ini secara teratur untuk dan kalau bisa pada jam yang sama agar mendapatkan manfaat yang optimal.

Beri tahu dokter jika kondisi Anda semakin memburuk.

Bagaimana cara menyimpan dapsone?

Dapsone adalah salah satu obat yang sebaiknya disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Dapsone

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis dapsone untuk orang dewasa?

  • Untuk mengobati kusta, dosis dapsone adalah 100 mg secara oral sekali sehari
  • Untuk mengobati dermatitis herpetiformis, dosis dapsone adalah 50 mg diminum lewat mulut sekali sehari dan dilanjutkan seumur hidup. Dosis dapat ditingkatkan sampai 300 mg/hari. Dosis akan dikurangi saat masa pemulihan dan harus dikonsumsi sesegera mungkin.
  • Untuk mengobat pneumocystis pneumonia, dosis dapsone adalah 50 mg oral sekali sehari.

Bagaimana dosis dapsone untuk anak-anak?

  • Untuk mengobati kusta, dosis dapsone untuk anak usia 10-14 tahun adalah 50 mg per hari atau 1-2 mg/kg/hari (maksimal 100 mg) secara oral sekali sehari bila berat badan rendah.
  • Untuk mengobati pneumocystis pneumonia, dosis dapsone adalah 2 mg/kg/hari (hingga 100 mg) secara oral sekali sehari.

Dalam dosis apakah dapsone tersedia?

Dapsone tersedia dalam bentuk tablet USP: 25 mg, 100 mg

Efek samping Dapsone

Apa efek samping dapsone yang mungkin terjadi?

Umumnya, efek samping dapsone adalah:

  • Mual
  • Muntah
  • Penglihatan kabur
  • Telinga berdengung
  • Sakit kepala
  • Meningkatnya sensitivitas kulit terhadap sinar matahari

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian Obat Dapsone

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan dapsone?

  • Beri tahu dokter dan apoteker jika Anda alergi terhadap dapsone, obat-obatan sulfa, phenylhydrazine, naphthalene, niridazole, nitrofurantoin, primaquine, atau obat lain.
  • Beri tahu dokter dan apoteker tentang obat (resep/non-resep), vitamin, suplemen kesehatan, dan produk herbal yang Anda gunakan atau yang akan Anda gunakan. Pastikan untuk menyebutkan obat berikut: aminobenzoate kalium (Potaba), asam aminobenzoic, klofazimin (Lamprene), ddI (Videx), probenesid (Benemid), pirimetamin (Daraprim), rifampin (Rifadin), trimethoprim (Bactrim, Cotrim, Septra), atau vitamin. Dokter Anda mungkin perlu mengubah dosis obat Anda atau memantau Anda dengan hati-hati untuk adanya efek samping.
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda sedang atau pernah menderita anemia atau penyakit hati.
  • Hubungi dokter Anda jika Anda sedang atau berencana untuk hamil, atau menyusui. Jika Anda hamil saat mengonsumsi dapsone, hubungi dokter Anda.
  • Hindari paparan yang tidak perlu atau lama dari sinar matahari dan kenakan pakaian pelindung, kacamata hitam, dan tabir surya. Dapsone dapat membuat kulit Anda sensitif terhadap sinar matahari.

Apakah dapsone aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA) Amerika Serikat, atau setara dengan Badan POM di Indonesia.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  • A = Tidak berisiko
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C = Mungkin berisiko
  • D = Ada bukti positif dari risiko
  • X = Kontraindikasi
  • N = Tidak diketahui

Interaksi Obat Dapsone

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan dapsone?

Meskipun obat-obat tertentu tidak boleh digunakan bersamaan, dalam kasus lain dua obat yang berbeda dapat digunakan bersama-sama bahkan jika interaksi mungkin terjadi. Dalam kasus ini, dokter Anda mungkin ingin mengubah dosis, atau melakukan tindakan pencegahan lainnya yang mungkin diperlukan. Ketika Anda menggunakan obat ini,  sangat penting bahwa ahli kesehatan Anda tahu jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan yang tercantum di bawah. Interaksi berikut ini dipilih atas dasar signifikansi potensi mereka dan bukan berarti semua-inklusif.

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat-obatan berikut biasanya tidak dianjurkan, tapi mungkin diperlukan dalam beberapa kasus. Jika kedua obat yang diresepkan bersamaan, dokter Anda dapat mengubah dosis atau seberapa sering Anda menggunakan salah satu atau kedua obat.

  • Warfarin
  • Zidovuidine

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat-obatan berikut dapat menyebabkan peningkatan risiko efek samping tertentu, tetapi menggunakan kedua obat mungkin merupakan pengobatan terbaik untuk Anda. Jika kedua obat yang diresepkan bersamaan, dokter Anda dapat mengubah dosis atau seberapa sering Anda menggunakan salah satu atau kedua obat.

  • Amprenavir
  • Atazanavir
  • Rifabutin
  • Rifapentine
  • Saquinavir

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan dapsone?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan dapsone?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, seperti:

  • Anemia
  • Kekurangan glukosa-6-fosfat dehidrogenase (G6PD)
  • Kekurangan methemoglobin reduktase
  • Penyakit hati

Overdosis Dapsone

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (118) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Cara Mudah Menjaga Kesehatan Hati Anda

Hati-hati karena obat yang dijual bebas dapat menjadi racun bagi hati. Simak cara udah menjaga kesehatan hati berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: dr. Maizan Khairun Nissa
Kesehatan Pencernaan, Penyakit Hati (Liver) 10 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Manfaat Ganja dalam Dunia Medis Plus Efeknya untuk Kesehatan

Meski ilegal di sebagian besar negara di dunia, mariyuana alias ganja terbukti memiliki beberapa manfaat medis jika digunakan dalam batas kewajaran.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 6 Februari 2021 . Waktu baca 12 menit

5 Cara Menjaga Kebersihan Makanan agar Terhindar dari Penyakit

Bukan cuma menu, kebersihan makanan juga harus jadi prioritas. Berikut tips menjaga makanan tetap higienis dan bebas penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Makan Sehat, Nutrisi 4 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Trikomoniasis

Trikomoniasis adalah penyakit menular seksual akibat infeksi parasit Trichomonas vaginalis. Kenali gejala dan penyebabnya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Kesehatan Seksual, Trikomoniasis 2 Februari 2021 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bakteri asam laktat

5 Makanan dan Minuman Sehat yang Mengandung Bakteri Asam Laktat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
pengertian micellar water adalah

Mengungkap Serba-serbi Micellar Water, Amankah Bagi Wajah?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
kanker penyebab BAB berdarah

BAB Sering Berdarah? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Kanker pada Saluran Cerna

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
cara meningkatkan leukosit lewat makanan penambah sel darah putih

Daftar Makanan untuk Atasi Kekurangan Sel Darah Putih

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 16 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit