Clonazepam obat apa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Nama Generik: Clonazepam Merek: Riklona 2, Rivotril dan clonazepam obat kejang dosis.

Kegunaan

Untuk apa Clonazepam?

Clonazepam adalah obat yang berguna untuk mencegah dan mengontrol kejang-kejang. Obat ini dikenal sebagai obat anti kejang atau anti epilepsi. Obat ini juga berguna untuk mengobati serangan panik. Clonazepam adalah obat yang bekerja dengan menenangkan otak dan saraf. Obat ini termasuk dalam kelas obat bernama benzodiazepines.

Cara Pakai

Bagaimana cara penggunaan Clonazepam?

Baca petunjuk pengobatan yang diberikan oleh apoteker sebelum Anda mulai menggunakan clonazepam dan setiap Anda mendapatkan isi ulang. Jika Anda mempunyai pertanyaan, tanyakan kepada dokter atau apoteker.

Gunakan obat ini melalui mulut sesuai arahan dokter, biasanya 2 atau 3 kali sehari. Dosis berdasarkan kondisi medis, umur, dan respon terhadap pengobatan. Untuk anak-anak, dosis juga berdasarkan berat badan. Orang lanjut usia biasanya mulai dengan dosis lebih rendah untuk mengurangi risiko efek samping. Jangan menaikkan dosis, lebih sering atau lebih lama menggunakan obat daripada yang dianjurkan.

Gunakan obat secara teratur untuk mendapatkan manfaat maksimal. Untuk membantu Anda mengingat, gunakan pada waktu yang sama setiap hari.  Jangan berhenti menggunakan obat tanpa berkonsultasi kepada dokter. Beberapa kondisi mungkin memburuk jika Anda tiba-tiba berhenti minum obat. Dosis mungkin perlu dikurangi secara bertahap.

Obat ini mungkin menyebabkan reaksi sakau, terutama bila telah digunakan secara teratur dalam waktu yang lama atau dalam dosis tinggi. Dalam kasus seperti ini, gejala sakau (misalnya kejang, perubahan mental/suasana hati, bergetar, kram perut/otot) mungkin muncul kalau Anda mendadak berhenti minum obat ini. Untuk mencegah reaksi sakau, dokter mungkin mengurangi dosis sedikit demi sedikit. Konsultasikanlah kepada dokter atau apoteker untuk lebih banyak detail, dan laporkan reaksi sakau apapun segera.

Jika obat ini digunakan dalam jangka panjang, obat ini mungkin tidak akan bekerja dengan baik. Bicarakan dengan dokter bila obat berhenti bekerja dengan baik. Bersama dengan manfaatnya, obat ini mungkin (meski jarang) menyebabkan kecanduan. Risikonya mungkin meningkat jika Anda pernah menyalahgunakan alkohol atau obat-obatan terlarang sebelumnya. Minum obat ini persis sesuai dengan resepnya untuk mengurangi risiko kecanduan.

Bila Anda memiliki beberapa jenis kejang, Anda mungkin mengalami kejang yang semakin memburuk saat Anda mulai minum clonazepam. Konsultasi pada dokter secepatnya jika ini terjadi. Dokter mungkin perlu menambah atau menyesuaikan dosis obat lainnya yang Anda konsumsi untuk mengendalikan kejang.

Beri tahu dokter jika kondisi Anda tidak kunjung membaik atau bertambah buruk.

Bagaimana cara penyimpanan Clonazepam?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Clonazepam untuk orang dewasa?

Clonazepam adalah obat yang bisa digunakan untuk Kejang Prophylaxis.:

  • Dosis awal: Tidak boleh melampaui 1,5 mg/hari dalam 3 dosis terpisah.
  • Dosis mungkin dinaikkan sebanyak 0,5-1 mg setiap 3 hari sampai kejang bisa dikendalikan atau sampai efek samping tidak lagi meningkat.
  • Dosis pemeliharaan: Berbeda-beda untuk setiap pasien tergantung respon.
  • Dosis harian maksimal: 20 mg.

Clonazepam adalah obat yang bisa digunakan untuk gangguan bipolar:

  • Dosis awal: Tidak boleh melampaui 1,5 mg/hari dalam 3 dosis terpisah.
  • Dosis mungkin dinaikkan sebanyak 0,5-1 mg setiap 3 hari sampai kejang bisa dikendalikan atau sampai efek samping tidak lagi meningkat.
  • Dosis pemeliharaan: Berbeda-beda untuk setiap pasien tergantung respon.
  • Dosis harian maksimal: 20 mg.

Clonazepam adalah obat yang bisa digunakan untuk serangan panik:

  • Dosis awal: 0,25 mg bid.
  • Dosis pemeliharaan: Kemungkinan peningkatan dosis target untuk sebagian besar pasien sebanyak 1 mg/hari setelah 3 hari.
  • Dosis mungin ditingkatkan sebanyak 0,125-0,25 mg bid setiap 3 hari sampai serangan panik terkendali atau efek samping hilang. Untuk mengurangi rasa kantuk, pemberian satu dosis pada jam tidur mungkin perlu.
  • Dosis maksimal: 4 mg/hari

Pengobatan harus dihentikan secara bertahap, dengan pengurangan sebanyak 0,125 mg bid setiap 3 hari, sampai obat habis.

Bagaimana dosis Clonazepam untuk anak-anak?

  • Clonazepam adalah obat yang bisa digunakan untuk anak dibawah 10 tahun:

Dosis awal: Oral: Untuk mengurangi rasa kantuk, dosis awal harus di antara 0,01-0,03 mg/kg/hari tapi tidak melebihi 0,05 mg/kg/hari dalam 2 atau 3 dosis terpisah. Dosis harus ditingkatkan tidak lebih dari 0,25-0,5 mg setiap 3 hari sampai dosis pemeliharaan harian sebanyak 0,1-0,2 mg/kg dari berat badan telah dicapai, jika kejang tidak terkontrol atau efek samping memburuk. Dosis harian harus terbagi menjadi 3 dosis sebisa mungkin. Kalau dosis tidak terbagi sama rata, dosis tertinggi harus diberikan sebelum berhenti.

  • Clonazepam adalah obat yang bisa digunakan untuk anak dengan usia di atas 10 tahun

Dosis awal tidak boleh melebihi 1,5 mg/hari dalam 3 dosis terpisah. Dosis mungkin dinaikkan sebanyak 0,5-1 mg setiap 3 hari sampai kejang terkontrol atau sampai efek samping hilang. Dosis pemeliharaan berbeda-beda untuk setiap pasien tergantung respon.

Dosis harian maksimal: 20 mg.

Dalam dosis apakah Clonazepam tersedia?

Clonazepam adalah obat yang tersedia dalam sediaan tablet 0,5 mg,  1 mg, 2 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Clonazepam?

Clonazepam adalah obat yang bisa menyebabkan efek samping. Cari pertolongan darurat jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi: gatal-gatal, kesulitan bernafas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Laporkan gejala yang baru atau yang memburuk kepada dokter, seperti: perubahan suasana hati atau kebiasaan, depresi, cemas, atau jika Anda merasa mudah marah, galak, agresif, tidak bisa tenang, hiperaktif (secara mental atau fisik), atau berpikir untuk bunuh diri atau melukai diri sendiri.

Hubungi dokter segera bila Anda mengalami efek samping serius macam:

  • Kebingungan, berhalusinasi, berpikir atau bertindak aneh
  • Lemah lesu atau nafas dangkal
  • Lebih nekat mengambil risiko, tidak ada rasa takut
  • Pergerakan mata yang tidak biasa atau secara tidak sadar
  • Detak jantung cepat
  • Sulit atau sakit saat buang air kecil, lebih jarang buang air kecil
  • Kulit pucat, mudah memar atau berdarah
  • Kejang baru atau bertambah buruk

Efek samping yang lebih ringan mungkin termasuk:

  • Mengantuk, pusing, sulit berpikir atau mengingat
  • Merasa lelah, lemah otot, kehilangan keseimbangan atau koordinasi
  • Bicara tidak jelas, mengeluarkan air liur atau mulut kering, sakit pada gusi
  • Pilek atau hidung tersumbat
  • Kehilangan nafsu makan, mual, diare, sembelit
  • Penglihatan buram
  • Sakit kepala
  • Insomnia
  • Ruam
  • Perubahan berat badan

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda mengalami kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Clonazepam?

Dalam membuat keputusan untuk menggunakan obat, risiko meminum obat harus dipertimbangkan melawan manfaatnya. Ini adalah keputusan Anda dan dokter Anda. Untuk obat ini, hal yang harus dipertimbangkan adalah:

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda mengalami reaksi tak biasa atau alergi pada obat ini atau obat lain. Beri tahu dokter juga jika Anda memiliki alergi tipe lain seperti pada makanan, pewarna, pengawet, atau alergi hewan. Untuk produk tanpa resep, baca label pada kemasan secara saksama.

Anak-anak

Penelitian memadai sampai saat ini belum menunjukkan masalah spesifik pada anak-anak yang akan mengurangi manfaat clonazepam pada anak-anak dengan kejang. Namun, keamanan dan kemanjuran untuk anak dengan serangan panik belum jelas.

Lansia

Penelitian memadai sampai saat ini belum menunjukkan masalah spesifik pada orang lanjut usia yang akan mengurangi manfaat clonazepam pada orang lanjut usia. Namun, pasien lanjut usia lebih rentan mengalami kebingungan dan rasa kantuk yang luar biasa, atau penyakit jantung, hati, atau ginjal karena faktor usia, yang mungkin memperingatkan dan menyesuaikan dosis clonazepam untuk pasien.

Apakah Clonazepam aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan clonazepam pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori D (ada bukti bahwa berisiko) menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A=Tidak berisiko
  • B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C=Mungkin berisiko
  • D=Ada bukti positif dari risiko
  • X=Kontraindikasi
  • N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Clonazepam?

Clonazepam adalah obat yang bisa berinteraksi dengan obat lainnya. Walau beberapa obat tidak boleh dikonsumsi bersamaan sama sekali, pada kasus lain beberapa obat juga bisa digunakan bersamaan meskipun interaksi mungkin saja terjadi. Pada kasus seperti ini, dokter mungkin akan mengganti dosisnya, atau melakukan hal-hal pencegahan lain yang dibutuhkan. Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain baik yang dijual bebas maupun dari resep dokter.

Menggunakan obat ini dengan beberapa obat-obatan di bawah ini biasanya tidak direkomendasikan, tapi pada beberapa kasus mungkin dibutuhkan. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Alfentanil
  • Amobarbital
  • Anileridine
  • Aprobarbital
  • Buprenorphine
  • Butabarbital

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Clonazepam?

Obat-obatan tertentu tidak bisa digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Clonazepam?

Adanya masalah medis lainnya mungkin mempengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan Anda memberitahu dokter kalau Anda memiliki masalah medis lainnya, khususnya:

  • Depresi
  • Masalah paru-paru atau pernafasan—Gunakan dengan hati-hati. Mungkin memperburuk kondisi.
  • Glukoma, akut atau kronis
  • Penyakit hati—Tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi ini.
  • Penyakit ginjal
  • Penyakit hati—Gunakan dengan hati-hati. Efek mungkin meningkat karena proses pembuangan obat yang lambat dari dalam tubuh.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: September 14, 2018 | Terakhir Diedit: September 14, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca