Nama Generik: Carbamazepine Merek: Bamgetol, Tegretol, Carbamazepine Indo Farma, Lepsitol, Teril, shutterstock_531298348 dan Carbamazepine.

Penggunaan

Untuk apa Carbamazepine?

Carbamazepine adalah obat yang digunakan untuk mencegah dan mengontrol kejang. Obat ini termasuk dalam kelas obat yang dikenal sebagai anticonvulsant atau obat antiepilepsi. Selain itu, obat ini dapat juga digunakan untuk mengobati kondisi mental atau suasana hati tertentu seperti gangguan bipolar. Carbamazepine juga digunakan untuk meredakan jenis sakit saraf tertentu seperti trigeminal neuralgia.

Carbamazepine bekerja dengan mengurangi penyebaran aktivitas kejang pada otak dan mengembalikan keseimbangan normal aktivitas saraf.

Bagaimana cara penggunaan Carbamazepine?

Baca aturan pakai yang diberikan oleh apoteker Anda sebelum menggunakan Carbamazepine. Apabila Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda. Beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum mengonsumsi obat carbamazepine adalah:

  • Dosis berdasarkan kondisi kesehatan Anda dan respon pada pengobatan. Untuk mengurangi efek samping, dokter Anda mungkin akan mengarahkan Anda untuk memulai pengobatan dalam dosis rendah dan secara bertahap meningkatkan dosis Anda. Ikuti anjuran dokter.
  • Hindari konsumsi grapefruit atau jus grapefruit saat menggunakan obat ini kecuali bila dokter Anda berkata itu aman untuk dilakukan. Grapefruit dapat meningkatkan kemungkinan efek samping dengan obat ini. Tanya dokter atau apoteker Anda untuk informasi lebih lanjut.
  • Gunakan obat ini dengan rutin untuk hasil terbaik. Untuk membantu Anda mengingat minum pada waktu yang sama setiap hari.
  • Jangan hentikan pengobatan tanpa konsultasi dengan dokter. Beberapa kondisi (seperti kejang) dapat menjadi lebih parah saat pengobatan dihentikan. Dosis Anda mungkin perlu dikurangi secara bertahap.
  • Beritahu dokter Anda apabila kondisi tidak membaik atau apabila menjadi lebih parah.

Bagaimana cara penyimpanan Carbamazepine?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Carbamazepine untuk orang dewasa?

Untuk pengobatan epilepsi, dosis carbamazepine adalah:

  • Dosis awal: 200 mg oral dua kali sehari (immediate dan extended release) atau 100 mg oral 4 kali sehari (suspensi).
  • Dosis lanjutan: 800-1200 mg/hari.
  • Dosis maksimal : 1200 mg/hari. Namun, dosis hingga 1600 mg/hari telah digunakan pada kasus-kasus yang jarang terjadi.

Untuk mengobati trigeminal neuralgia, dosis carbamazepine adalah:

  • Dosis Awal: 100 mg oral dua kali sehari (immediate atau extended release) atau 50 mg oral 4 kali sehari (suspensi).
  • Dosis lanjutan: 400-800 mg/hari.
  • Dosis maksimal: 1200 mg/hari.

Untuk gangguan bipolar, dosis carbamazepine adalah:

  • Dosis awal: 200 mg oral dalam bentuk tablet atau kapsul setiap 12 jam atau 100 mg solusi oral 4 kali sehari.
  • Dosis lanjutan: hingga 1200 mg per hari dalam 3-4 dosis mungkin diperlukan untuk mempertahankan tingkat plasma pada kisaran terapi.

Untuk diabetic neuropathy, dosis carbamazepine adalah:

  • Dosis awal: 100mg oral dalam bentuk tablet tiap 12 jam atau 50mg solusi oral 4 kali sehari.
  • Dosis lanjutan: 600-1200 mg sehari dalam 3-4 dosis mungkin diperlukan untuk mempertahankan tingkat plasma pada kisaran terapi.

Bagaimana dosis Carbamazepine untuk anak-anak?

Untuk epilepsi pada anak yang berusia kurang dari 6 tahun, dosis carbamazepine adalah:

  • Dosis awal: 10-20 mg/hari oral dalam 2-3 dosis (tablet) atau 4 dosis (suspensi).
  • Dosis maksimal: 35 mg/hari.

Untuk epilepsi pada anak yang berusia 6-12 tahun, dosis carbamazepine adalah:

  • Dosis awal: 100 mg oral 2 kali sehari (tablet immediate atau extended release) atau 50 mg oral 4 kali sehari (suspense).
  • Dosis lanjutan: 400-800 mg/hari
  • Dosis maksimal: 1000 mg/hari

Untuk epilepsi pada anak yang lebih dari 12 tahun, dosis carbamazepine adalah:

  • Dosis awal: 200 mg oral dua kali sehari (immediate atau extended release) atau 100 mg oral 4 kali sehari (suspensi).
  • Dosis lanjutan: 800-1200 mg/hari.
  • Dosis maksimal: 100 mg pada anak-anak usia 12-15 tahun dan 1200 mg pada pasien >15 tahun. Dosis hingga 1600 mg/ hari telah digunakan pada kasus-kasus yang jarang terjadi.

Dalam dosis apakah Carbamazepine tersedia?

Carbamazepine tersedia dalam dosis sebagai berikut:

  • Tablet 100 mg; 200 mg; 400 mg
  • Suspensi 100 mg/5 mL

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Carbamazepine?

Efek samping paling umum dari penggunaan obat carbamazepine adalah:

  • Pusing
  • ¬†Mengantuk
  • Mual dan muntah
  • Mulut kering
  • Lidah membengkak
  • Kehilangan keseimbangan atau koordinasi

Tidak semua orang mengalami efek samping di atas. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Segera hubungi dokter apabila Anda mengalami efek samping serius seperti:

  • Demam, perasaan lelah, keletihan, kebingungan, warna kulit pucat, kepala terasa ringan, sulit bernapas.
  • Mudah lebam, pendarahan yang tidak biasa (hidung, mulut, vagina, atau rectum), bintik-bintik ungu atau merah di bawah kulit.
  • Detak jantung yang lambat, cepat, atau berdegup
  • Kebingungan, masalah pada penglihatan, dan halusinasi.
  • Mual, sakit pada bagian atas perut, gatal, kehilangan nafsu makan, urin berwarna gelap, feses berwarna pucat, dan penyakit kuning.
  • Buang air kecil lebih sedikit, atau tidak sama sekali.
  • Pembengkakan, kenaikan berat badan yang cepat.
  • Masalah dengan kuku jari tangan atau kaki.
  • Reaksi kulit yang parah, demam, sakit tenggorokan, pembengkakan pada wajah atau lidah, perasaan terbakar pada mata, sakit kulit, diikuti dengan ruam berwarna merah atau ungu yang menyebar dan menyebabkan luka melepuh dan kulit mengelupas.

 

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Carbamazepine?

Jangan gunakan obat ini apabila Anda riwayat supresi tulang sumsum, atau apabila Anda memiliki alergi terhadap Carbamazepine atau terhadap antidepresan seperti amitriptyline, desipramine, doxepin, imipramine, atau nortriptyline.

Jangan gunakan Carbamazepine apabila Anda mengonsumsi penghambat MAO dalam 14 hari ke belakang. Interaksi obat yang berbahaya dapat terjadi. Penghambat MAO termasuk furazolidone, isocarboxazid, linezolid, phenelzine, rasagiline, selegilinem dan tranylcypromine.

Carbamazepine dapat menyebabkan ruam kulit yang fatal khususnya pada orang Asia. Dokter Anda mungkin akan merekomendasikan tes darah sebelum memulai pengobatan untuk mengetahui risiko Anda.

Apakah Carbamazepine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori D menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A = Tidak berisiko
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C = Mungkin berisiko
  • D = Ada bukti positif dari risiko
  • X = Kontraindikasi
  • N = Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Carbamazepine?

Meskipun beberapa obat tertentu tidak direkomendasikan untuk digunakan bersamaan, pada kasus lain dua obat-obatan yang berbeda dapat digunakan bersamaan meskipun interaksi obat mungkin terjadi. Pada kasus-kasus seperti ini, dokter Anda mungkin akan mengganti dosis, atau pencegahan lain yang perlu dilakukan. Beritahu penyedia layanan kesehatan Anda apabila Anda menggunakan obat-obatan resep atau non-resep lain.

Penggunaan obat ini dengan obat-obat yang terlampir di bawah tidak direkomendasikan. Dokter Anda mungkin akan memutuskan untuk tidak melanjutkan pengobatan dengan obat ini atau mengganti obat lain yang Anda gunakan.

  • Amifampridine
  • Artemether
  • Atazanavir
  • Boceprevir
  • Clorgyline
  • Daclatasvir
  • Delamanid
  • Delavirdine
  • Efavirenz
  • Etravirine
  • Furazolidone
  • Iproniazid
  • Isocarboxazid
  • Linezolid
  • Lumefantrine
  • Lurasidone
  • Maraviroc
  • Methylene Blue
  • Moclobemide
  • Nefazodone
  • Nevirapine
  • Nialamide
  • Pargyline
  • Phenelzine
  • Praziquantel
  • Procarbazine
  • Ranolazine
  • Rasagiline
  • Rilpivirine
  • Selegiline
  • Telaprevir
  • Toloxatone
  • Tranylcypromine
  • Voriconazole

Penggunaan obat ini dengan obat-obat yang terlampir di bawah umumnya tidak direkomendasikan, namun mungkin dibutuhkan pada beberapa kasus. Apabila kedua obat diresepkan bersamaan, dokter Anda mungkin akan mengganti dosisnya atau seberapa sering penggunaan obat satu atau lainnya.

  • Abiraterone Acetate
  • Adenosine
  • Ado-Trastuzumab Emtansine
  • Afatinib
  • Alfentanil
  • Almotriptan
  • Alprazolam
  • Amiodarone
  • Amlodipine
  • Amprenavir
  • Apixaban
  • Apremilast
  • Aprepitant
  • Aripiprazole
  • Astemizole
  • Atorvastatin
  • Axitinib
  • Bedaquiline
  • Bosutinib
  • Brentuximab Vedotin
  • Brinzolamide
  • Bromocriptine
  • Budesonide
  • Buprenorphine
  • Bupropion
  • Buspirone
  • Cabazitaxel
  • Cabozantinib
  • Ceritinib
  • Chlorpromazine
  • Cilostazol
  • Cinnarizine
  • Cisapride
  • Citalopram
  • Clarithromycin
  • Clevidipine
  • Clonazepam
  • Clozapine
  • Cobicistat
  • Conivaptan
  • Crizotinib
  • Cyclophosphamide
  • Cyclosporine
  • Dabigatran Etexilate
  • Dabrafenib
  • Darifenacin
  • Darunavir
  • Dasatinib
  • Desogestrel
  • Desvenlafaxine
  • Dexamethasone
  • Dienogest
  • Dihydroergotamine
  • Diltiazem
  • Docetaxel
  • Dolasetron
  • Dolutegravir
  • Doxorubicin
  • Doxorubicin Hydrochloride Liposome
  • Dronedarone
  • Drospirenone
  • Dutasteride
  • Eletriptan
  • Eliglustat
  • Elvitegravir
  • Enzalutamide
  • Eplerenone
  • Ergotamine
  • Erlotinib
  • Erythromycin
  • Eslicarbazepine Acetate
  • Estradiol
  • Estradiol Valerate
  • Ethinyl Estradiol
  • Ethynodiol Diacetate
  • Etonogestrel
  • Everolimus
  • Exemestane
  • Ezogabine
  • Felodipine
  • Fentanyl
  • Fluconazole
  • Fluoxetine
  • Fluticasone
  • Fosamprenavir
  • Fosaprepitant
  • Fosphenytoin
  • Gestodene
  • Granisetron
  • Halofantrine
  • Hydrocodone
  • Hydroxytryptophan
  • Ibrutinib
  • Idelalisib
  • Ifosfamide
  • Iloperidone
  • Imatinib
  • Indinavir
  • Irinotecan
  • Isoniazid
  • Isradipine
  • Itraconazole
  • Ivabradine
  • Ivacaftor
  • Ixabepilone
  • Ketoconazole
  • Ketorolac
  • Lamotrigine
  • Lapatinib
  • Ledipasvir
  • Letrozole
  • Levomilnacipran
  • Levonorgestrel
  • Linagliptin
  • Lomitapide
  • Lopinavir
  • Lorcaserin
  • Losartan
  • Lovastatin
  • Loxapine
  • Macitentan
  • Medroxyprogesterone
  • Mefloquine
  • Meperidine
  • Mestranol
  • Methadone
  • Mifepristone
  • Mirtazapine
  • Mitotane
  • Nateglinide
  • Nelfinavir
  • Netupitant
  • Nifedipine
  • Nilotinib
  • Nimodipine
  • Nintedanib
  • Nisoldipine
  • Norethindrone
  • Norgestimate
  • Norgestrel
  • Olanzapine
  • Ondansetron
  • Oritavancin
  • Orlistat
  • Paclitaxel
  • Palonosetron
  • Pazopanib
  • Perampanel
  • Phenytoin
  • Pimozide
  • Piperaquine
  • Pixantrone
  • Pomalidomide
  • Ponatinib
  • Prednisolone
  • Prednisone
  • Primidone
  • Propafenone
  • Propoxyphene
  • Quetiapine
  • Quinidine
  • Quinine
  • Regorafenib
  • Rifabutin
  • Riociguat
  • Ritonavir
  • Rivaroxaban
  • Roflumilast
  • Romidepsin
  • Salmeterol
  • Saquinavir
  • Saxagliptin
  • Sildenafil
  • Siltuximab
  • Simvastatin
  • Sirolimus
  • Sofosbuvir
  • Sorafenib
  • Sunitinib
  • Tacrolimus
  • Tamoxifen
  • Tamsulosin
  • Tasimelteon
  • Telithromycin
  • Temsirolimus
  • Terfenadine
  • Thioridazine
  • Ticagrelor
  • Tipranavir
  • Tofacitinib
  • Tolvaptan
  • Trabectedin
  • Tramadol
  • Trazodone
  • Triamcinolone
  • Triazolam
  • Ulipristal Acetate
  • Vandetanib
  • Vardenafil
  • Vemurafenib
  • Verapamil
  • Vigabatrin
  • Vilanterol
  • Vilazodone
  • Vincristine Sulfate
  • Vincristine Sulfate Liposome
  • Vinflunine
  • Vorapaxar
  • Vortioxetine
  • Zaleplon
  • Zileuton
  • Zolpidem

Penggunaan obat ini dengan obat-obatan yang terlampir di bawah dapat menyebabkan peningkatan risiko dari beberapa efek samping tertentu, namun penggunaan kedua obat mungkin dapat menjadi pengobatan terbaik untuk Anda. Apabila kedua obat-obatan diresepkan bersama, dokter Anda mungkin akan mengganti dosisnya atau seberapa sering penggunaan obat satu dan yang lainnya.

  • Acetaminophen
  • Acetylcysteine
  • Aminophylline
  • Amitriptyline
  • Amoxapine
  • Anisindione
  • Caspofungin
  • Dalfopristin
  • Danazol
  • Desipramine
  • Dicumarol
  • Doxepin
  • Etretinate
  • Felbamate
  • Flunarizine
  • Furosemide
  • Ginkgo
  • Haloperidol
  • Hydrochlorothiazide
  • Imipramine
  • Influenza Virus Vaccine
  • Levetiracetam
  • Lithium
  • Methylphenidate
  • Methylprednisolone
  • Metronidazole
  • Mianserin
  • Midazolam
  • Miokamycin
  • Nafimidone
  • Niacinamide
  • Nortriptyline
  • Omeprazole
  • Ospemifene
  • Oxcarbazepine
  • Paliperidone
  • Phenobarbital
  • Phenprocoumon
  • Pipecuronium
  • Primidone
  • Protriptyline
  • Psyllium
  • Quinupristin
  • Remacemide
  • Rifampin
  • Rifapentine
  • Risperidone
  • Rocuronium
  • Rufinamide
  • Sabeluzole
  • Sertraline
  • St John’s Wort
  • Theophylline
  • Tiagabine
  • Ticlopidine
  • Topiramate
  • Troleandomycin
  • Valnoctamide
  • Valproic Acid
  • Vecuronium
  • Viloxazine
  • Warfarin
  • Ziprasidone

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Carbamazepine?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Carbamazepine?

Adanya masalah kesehatan lain dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahu dokter apabila Anda memiliki masalah kesehatan lain, khususnya:

  • Penyakit jantung, tekanan darah tinggi, kolesterol atau trigliserida tinggi
  • Penyakit hati atau ginjal
  • Glaukoma
  • Gangguan tiroid
  • Lupus
  • Porfiria
  • Riwayat penyakit kejiwaan, psychosis, atau pemikiran atau percobaan bunuh diri.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala-gejala overdosis di antaranya:

  • Tidak sadarkan diri
  • Kejang
  • Kegelisahan
  • Kejang otot
  • Gerakan tidak normal
  • Gemetar pada bagian dari tubuh yang tidak dapat dikontrol
  • Ketidakstabilan
  • Kantuk
  • Pusing
  • Rabun
  • Pernapasan yang tidak beraturan atau melambat
  • Detak jantung yang cepat atau berdegup
  • Mual
  • Muntah
  • Kesulitan buang air kecil

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Februari 26, 2018 | Terakhir Diedit: Februari 26, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan