Neuralgia Trigeminal

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu neuralgia trigeminal?

Neuralgia trigeminal atau nyeri wajah adalah kondisi kelainan yang menyebabkan rasa sakit pada saraf trigeminal dan jarang terjadi. Saraf tersebut merupakan saraf utama pada wajah yang berada pada bagian pelipis. Penyakit ini merupakan penyakit kronis yang disertai dengan rasa sakit yang cukup parah dan dapat menyebabkan kehilangan tenaga. Gejalanya dapat berlangsung hingga beberapa hari, minggu, atau bulan dan dapat menghilang dalam jangka waktu beberapa bulan atau tahun

Seberapa umumkah neuralgia trigeminal?

Penyakit ini dapat terjadi pada siapa saja. Namun, penyakit ini sering terjadi pada orang dengan usia di atas 50 tahun dan lebih biasa terjadi pada wanita ketimbang pria.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala neuralgia trigeminal?

Gejala yang paling umum terjadi yaitu rasa sangat sakit seperti ditusuk atau disengat oleh listrik pada bagian wajah yang dipengaruhi oleh saraf dan cabang-cabangnya. Nyeri hebat yang terasa dalam waktu singkat cenderung datang dan pergi pada area rahang, bibir, mata, hidung, kulit kepala, dahi, dan pada wajah. Rasa sakit dapat timbul tanpa adanya gejala awal, atau dapat terjadi ketika Anda bicara, mengunyah, berdandan, mencuci muka, atau menggosok gigi. Terkadang, bahkan ketika Anda menyentuh bagian tertentu saja dapat menimbulkan rasa sakit.

Kemungkinan ada tanda-­tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda mengalami sakit yang berkepanjangan pada wajah, rasa sakit yang hilang-timbul dan tidak kunjung reda, hubungilah dokter Anda segera.

Penyebab

Apa penyebab neuralgia trigeminal?

Penyebab penyakit ini belum diketahui pasti. Terkadang, penyakit dapat muncul setelah pencabutan gigi, trauma saraf wajah, infeksi virus herpes, atau penekanan pada saraf wajah akibat pembuluh darah atau tumor.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk neuralgia trigeminal?

Ada banyak faktor risiko untuk neuralgia trigeminal, yaitu:

  • Jenis kelamin: Wanita lebih mudah terkena penyakit ini dibandingkan oleh pria
  • Genetik: Penyakit ini memiliki potensi untuk diturunkan ke anggota keluarga
  • Umur: Anda berisiko menderita penyakit ini jika umur Anda di atas 50 tahun
  • Status kesehatan: Jika Anda memiliki Multiple Sclerosis maka Anda berisiko untuk terkena neuralgia trigeminal

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk neuralgia trigeminal?

Pengobatan tergantung pada gejala yang muncul. Hal yang paling penting yaitu Anda sebaiknya menghindari melakukan kegiatan yang menimbulkan rasa sakit. Sebagai tambahan, Anda juga dapat mengonsumsi pereda nyeri.

Pembedahan dapat dilakukan untuk mengobati tumor atau penekanan pada saraf akibat pembuluh darah, atau pengobatan lainnya dapat dilakukan jika tidak efektif. Jenis pembedahannya termasuk terapi radiasi tanpa melakukan operasi, stimulasi elektrik, penyuntikan atau pembedahan terbuka untuk menghilangkan penekanan pada saraf.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk neuralgia trigeminal?

Dokter mendiagnosis berdasarkan gejala yang muncul, sejarah medis, dan pemeriksaan fisik. Dokter dapat melakukan tomografi (CT) atau pencitraan resonansi magnetic (MRI) untuk mengetahui penyebab sakit lainnya.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi trigeminal neuralgia?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi neuralgia trigeminal:

  • Makanlah makanan yang lembut
  • Bicarakan dengan dokter Anda jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan, termasuk dari resep dokter maupun yang dibeli langsung di toko obat, dan perhatikan jika Anda sedang hamil atau berencana untuk hamil

Hubungi dokter Anda jika:

  • Gejalanya tidak kunjung reda walaupun Anda telah meminum obat yang telah diberikan oleh dokter Anda.
  • Anda mengalami efek samping dari penggunaan obat-obatan
  • Memiliki gejala baru seperti penglihatan ganda, lemah otot, perubahan wajah saat mendengar dan saat seimbang. Hal ini menunjukan adanya gangguan lainnya

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Gangguan Bipolar (Bipolar Disorder)

Gangguan bipolar (bipolar disorder) adalah kondisi kejiwaan yang membuat seseorang mengalami perubahan mood ekstrem. Gejala lain apa yang mungkin muncul?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Gangguan Mood 21 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit

9 Penyebab Sakit Kepala Nyut-nyutan di Belakang Mata

Dari mulai sinusitis hingga gangguan mata bisa menyebabkan Anda merasakan sakit kepala di belakang mata. Apa lagi penyebab lainnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 19 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Apakah Ada Perbedaan Kesepian yang Wajar dengan Kesepian Akibat Depresi?

Hampir semua orang pernah merasa kesepian. Namun, buat sebagian orang kesepian bisa jadi tanda depresi. Lalu apa perbedaan dua jenis kesepian ini?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Mental, Gangguan Mood 16 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Post Traumatic Stress Disorder (PTSD)

Post Traumatic Stress Disorder atau PTSD adalah kondisi serangan panik yang dipicu oleh trauma pengalaman masa lalu. Bagaimana mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Gangguan Mental Lainnya 14 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sakit kepala setelah cabut gigi

Kenapa Bisa Sakit Kepala Setelah Cabut Gigi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
terapi cahaya cara mengatasi depresi menghilangkan depresi

Memanfaatkan Cahaya, Terapi yang Dapat Membantu Mengatasi Depresi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
lansia mulai ompong

Usia Berapa Gigi Lansia Akan Mulai Ompong?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
kurang asupan makanan

7 Ciri-Ciri pada Tubuh yang Menandakan Anda Kurang Asupan Makanan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit