Analgesik obat apa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Nama Generik: Analgesik Merek: analgesik dan Analgesik.

Fungsi & Penggunaan

Untuk apa analgesik digunakan?

Analgesik adalah obat untuk menghilangkan rasa sakit akibat radang sendi, operasi, cedera, sakit gigi, sakit kepala, kram menstruasi, dan nyeri otot. 

Ada berbagai jenis obat analgesik. Misalnya golongan opioid (opium) seperti Oxycontin (oxycodone), Dolophine atau Methadose (methadone), Dilaudid (hydromorphone), Demerol (meperidine), Duragesic atau Actiq (fentanyl), dan Kadian atau Ms Contin (morfin). Obat-obatan analgesik kuat ini hanya bisa digunakan dengan menebus resep dokter. Penakaran dosisnya pun diatur sangat ketat.

Selanjutnya ada paracetamol (acetaminophen), aspirin (acetylsalicylic acid), serta golongan obat antiinflamasi non-steroid (NSAID), seperti Advil (ibuprofen), Aleve (naproxen), Celebrex (celecoxib), dan lainnya. Analgesik kelompok ini bisa diperoleh secara bebas tanpa harus menebus resep dokter.

Kesemua jenis obat pereda nyeri tersebut memiliki cara kerja yang berbeda-beda. Secara umum, golongan opium bertugas untuk mengurangi sinyal rasa sakit yang dihantarkan oleh otak dan sistem saraf terhadap area tubuh sasaran. Sementara paracetamol bekerja mengubah respon tubuh terhadap rasa sakit tersebut. NSAID berperan menghambat perkembangan rasa sakit di dalam tubuh.

Bagaimana aturan pakai analgesik?

Analgesik ditelan lewat mulut (diminum) sesuai anjuran dokter atau sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan. Penggunaan dosis dan lama waktu konsumsi obat ditentukan berdasarkan kondisi medis dan respon tubuh terhadap perawatan.

Jangan gunakan obat ini terlalu banyak, sedikit, lebih lama dari yang disarankan. Konsultasikan ke dokter untuk informasi lebih lanjut.

Bagaimana cara menyimpan analgesik?

Analgesik paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari sinar matahari langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis analgesik untuk dewasa?

Aturan minum obat ini tergantung dari jenis penyakit dan kondisi kesehatan. Patuhi saran dokter atau petunjuk konsumsi yang tertera pada label kemasan obat, untuk menentukan aturan minum obat dalam kurun waktu 24 jam.

Hindari minum obat lebih banyak atau lebih lama dari yang disarankan, kecuali memang atas perintah dokter Anda. Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter atau apoteker jika Anda memiliki pertanyaan.

Berapa dosis analgesik untuk anak-anak?

Penggunaan obat ini untuk anak-anak sebaiknya diberikan di bawah pengawasan dokter. Silakan berkonsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis dan sediaan apa analgesik tersedia?

Obat analgesik tersedia dalam bentuk tablet dan krim dengan berbagai merek dagang.

Efek Samping

Apa efek samping analgesik yang mungkin terjadi?

Ada beberapa kemungkian efek samping dari penggunaan obat ini. Hentikan penggunaan obat ini dan segera konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami satu atau lebih efek samping berikut ini:

  • Sakit perut
  • Sakit kepala
  • Kulit mudah memar
  • Telinga berdenging
  • Mual
  • Muntah
  • Kelelahan parah
  • Urin berwarna gelap
  • Mata dan kulit menguning
  • Diare
  • Sembelit

Efek samping ini tidak selalu terjadi pada semua orang. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda khawatir dengan kemungkinan efek samping yang timbul, silakan konsultasikan lebih lanjut dengan dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan analgesik?

Sebelum menggunakan obat ini, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan lebih dulu. Beri tahu dokter mengenai obat yang sedang rutin Anda konsumsi saat ini, serta penyakit yang sedang atau sudah pernah dialami sebelumnya.

Beri tahu dokter juga jika Anda mengalami reaksi tak biasa atau alergi pada obat ini, obat lain, atau memiliki alergi tipe lain seperti pada makanan, pewarna, pengawet, serta alergi hewan.

Beberapa kondisi kesehatan mungkin lebih rentan terhadap timbulnya efek samping. Hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin setelah minum obat ini.

Apakah analgesik aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini, khususnya jika Anda sedang hamil, menyusui, maupun merencanakan

Interaksi Obat

Obat apa saja yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan analgesik?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Beberapa obat yang mungkin dapat berinteraksi dengan obat analsik adalah:

  • Cimetidine
  • Corticosteroids
  • Cyclosporine
  • Disulfiram
  • Ephedrine
  • Fluoroquinolones

Tidak semua obat yang berinteraksi dengan obat ini tertera dalam daftar di atas. Untuk itu, informasikan kepada dokter seluruh produk yang Anda gunakan termasuk obat warung atau obat resep lainnya. Dokter mungkin akan meresepkan obat lain yang sesuai dengan kondisi Anda.

Makanan dan minuman apa saja yang tidak boleh dikonsumsi saat menggunakan analgesik?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan analgesik juga dapat berpotensi menyebabkan interaksi. Diskusikan penggunaan analgesik dengan makanan, alkohol, atau tembakau pada dokter Anda.

Apakah ada kondisi kesehatan tertentu yang harus menghindari analgesik?

Kondisi kesehatan yang dialami mungkin bisa memengaruhi efek penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain. Pengunaan obat analgesik tidak dianjurkan jika Anda memiliki kondisi medis seperti gangguan pembekuan darah (hemofilia, defisiensi vitamin K, dan kadar trombosit rendah).

Sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum minum obat analgesik bagi Anda yang memiliki penyakit ginjal, hati, diabetes, maag, polip hidung, asam urat, serta asma (terlebih yang gejalanya akan semakin memburuk setelah minum obat NSAID dan aspirin).

Overdosis

Bagaimana gejala overdosis analgesik dan apa efeknya?

Overdosis kandungan yang terdapat dalam obat analgesik bisa mengakibatkan gejala overdosis serius hingga mengancam nyawa. Maka itu, jangan pernah minum obat ini melebihi dosis yang telah dianjurkan dokter atau apoteker Anda.

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada situasi gawat darurat atau overdosis, hubungi 119 atau segera larikan ke rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan kalau saya lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Jika Anda melewatkan satu dosis, segera minum sesegera mungkin saat Anda ingat. Namun, jika Anda baru ingat setelah sudah waktunya untuk dosis selanjutnya, abaikan saja dosis yang terlupa, dan lanjutkan pemakaian sesuai jadwal. Jangan gunakan obat ini dengan dosis dobel.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Maret 5, 2019 | Terakhir Diedit: September 11, 2019

Yang juga perlu Anda baca