Acyclovir Obat Apa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Nama Generik: Acyclovir Merek: acyclovir dan Acyclovir.

Fungsi & Penggunaan

Untuk apa obat acyclovir digunakan?

Acyclovir adalah obat antivirus yang sering digunakan untuk mengobati luka di sekitar mulut yang disebabkan oleh virus herpes simpleks, herpes zoster, dan cacar air. Obat ini juga dapat digunakan untuk mengobati herpes genital.

Obat ini tidak bisa mematikan virus penyebab penyakit sepenuhnya dari tubuh. Namun obat ini berfungsi untuk mengurangi risiko penyebaran serta mencegah pasien agar tidak terinfeksi virus tersebut di masa yang akan datang.

Secara umum, acyclovir adalah obat yang berfungsi untuk mengurangi tingkat keparahan dan lamanya infeksi. Obat ini juga membantu luka agar lebih cepat sembuh, mencegah agar tidak timbul luka baru, dan mengurangi rasa sakit/gatal. Obat ini juga dapat membantu mengurangi rasa nyeri setelah luka sembuh.

Selain itu, pada orang dengan sistem kekebalan yang lemah, obat ini juga dapat mencegah penyebaran virus ke bagian lain dari tubuh dan menyebabkan infeksi yang lebih serius.

Bagaimana aturan pakai obat acyclovir?

Minum obat ini dengan atau tanpa makanan, biasanya 2 sampai 5 kali sehari seperti yang diinstruksikan oleh dokter Anda. Minum banyak cairan ketika Anda mengonsumsi obat ini kecuali dokter Anda menyuruh sebaliknya.

Bila Anda menggunakan bentuk cair dari obat ini, kocok botol sebelum meminum obat ini sesuai dosisnya. Hati-hati dalam mengukur dosis acyclovir, gunakan sendok takar khusus. Jangan gunakan sendok biasa di rumah karena Anda mungkin tidak mendapatkan dosis yang benar.

Obat ini bekerja paling baik ketika digunakan pada saat tanda pertama wabah menjangkit, seperti yang diinstruksikan oleh dokter Anda. Obat mungkin tidak bekerja dengan baik jika Anda menunda pengobatan.

Dosis acyclovir didasarkan pada kondisi medis Anda dan respon terhadap pengobatan. Pada anak-anak, dosis acyclovir juga didasarkan pada berat badan.

Obat ini bekerja paling baik bila jumlah obat dalam tubuh Anda disimpan pada tingkat yang konstan. Jangan minum obat dengan jarak waktu yang terlalu mepet atau jauh. Oleh karena itu, minum pada waktu yang sama setiap hari.

Lanjutkan mengonsumsi obat ini hingga jumlah yang ditentukan tuntas. Jangan mengubah dosis, jangan juga melewati dosis apa pun, atau menghentikan pengobatan awal tanpa persetujuan dokter Anda.

Beri tahu dokter jika kondisi Anda tidak membaik atau malah tambah parah.

Bagaimana cara menyimpan obat acyclovir?

Acyclovir adalah obat yang harus disimpan pada suhu ruang. Jauhkan obat ini dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin punya aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau instansi pembuangan sampah setempat mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti resep dokter. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis obat acyclovir untuk dewasa?

Untuk mengobati herpes simplex, dosis acyclovir adalah:

Oral (minum)

  • Dosis awal: 200 mg oral setiap 4 jam dikonsumsi selama 5 kali sehari selama 10 hari
  • Dosis alternatif: CDC merekomendasikan 400 mg secara oral 3 kali sehari atau 200 mg oral 5 kali sehari selama 7 sampai 10 hari.
  • Dosis lanjutan: 200 mg oral setiap 4 jam selama 5 kali sehari selama 5 hari
  • Atau, CDC merekomendasikan 400 mg secara oral 3 kali sehari selama 5 hari , 800 mg secara oral dua kali sehari selama 5 hari, atau 800 mg secara oral 3 kali sehari selama 2 hari.

Intravena (infus):

  • Dosis awal yang berat: 5 sampai 10 mg/kg melalui infus setiap 8 jam selama 5 sampai 7 hari

Pengobatan harus dimulai pada tanda awal atau gejala infeksi primer (episode awal) atau pada saat awal kambuh.

Untuk mengobati herpes zoster (cacar api) pada orang dewasa, dosis acyclovir adalah:

  • 800 mg oral setiap 4 jam (5 kali sehari) selama 7 sampai 10 hari

Pengobatan harus dimulai dalam 72 jam setelah ruam muncul meskipun selama uji klinis acyclovir yang paling efektif dimulai dalam 48 jam pertama.

Untuk mengobati varicella zoster (cacar air) pada orang dewasa, dosis acyclovir adalah:

  • 800 mg secara oral, 4 kali sehari selama 5 hari

Pengobatan harus dimulai pada tanda awal cacar, selambat-lambatnya 24 jam setelah ruam muncul.

Berapa dosis obat acyclovir untuk anak-anak?

Untuk mengobati herpes simplex pada bayi, dosis acyclovir adalah:

  • Kurang dari 3 bulan: 10-20 mg/kg atau 500 mg/m2 melalui infus setiap 8 jam selama 10 sampai 21 hari
  • Beberapa dokter merekomendasikan 10 mg/kg setiap 12 jam untuk bayi prematur.

Untuk mengobati herpes simplex encephalitis pada anak-anak, dosis acyclovir adalah:

  • 3 bulan-11 tahun: 10-20 mg/kg atau infus 500 mg/m2 setiap 8 jam selama 10-21 hari
  • 12 tahun atau lebih: dosis dewasa

Untuk mengobati herpes simplex suppression pada anak-anak, dosis acyclovir adalah:

Oral:

  • Kurang dari 12 tahun: 80 mg/kg per hari secara oral 3-4 kali sehari, tidak melebihi 1 g/hari
  • 12 tahun atau lebih: dosis dewasa

Intravena (infus)

  • 5 mg/kg IV setiap 8 atau 12 jam atau 250 mg/m2 IV setiap 8 jam selama periode risiko

Untuk mengobati herpes zoster (cacar api) pada anak-anak, dosis acyclovir adalah:

Oral

  • 12 tahun ke atas: 800 mg oral setiap 4 jam (5 kali sehari) selama 5-10 hari

Dalam dosis dan sediaan apa obat acyclovir tersedia?

  • Kapsul, oral: 200 mg
  • Cairan, infus, natrium: 50 mg/ml (10 ml, 20ml)
  • Cairan yang dilarutkan, infus, natrium: 500 mg, 1.000 mg
  • Cairan yang dilarutkan, oral: 200 mg/5ml (473ml) *Zovirax diproduksi dengan rasa pisang
  • Tablet, oral: 200 mg, 400 mg, 800 mg

Efek Samping

Apa efek samping obat acyclovir?

Efek samping paling umum dari acyclovir adalah:

  • Mual
  • Muntah
  • Diare
  • Nafsu makan berkurang
  • Sakit perut
  • Sakit kepala
  • Kliyengan
  • Kaki atau tangan bengkak

Hubungi dokter Anda bila Anda mengalami beberapa efek samping serius dari penggunaan obat ini. Beberapa tanda dan gejala dari efek samping serius penggunaan acyclovir adalah:

  • Rasa sakit di bagian bawah punggung (seperti nyeri pinggang)
  • Jarang buang air kecil atau bahkan tidak buang air kecil sama sekali
  • Mudah memar atau perdarahan
  • Rasa lemas yang tidak biasa

Efek samping acyclovir mungkin berbeda-beda pada setiap pasien. Jadi, tidak semua orang mengalami efek samping acyclovir tersebut. Mungkin ada beberapa efek samping acyclovir yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping acyclovir tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diperhatikan sebelum menggunakan obat acyclovir?

Beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk mengonsumsi obat acyclovir adalah:

1. Alergi

Beri tahu dokter dan apoteker jika Anda alergi pada acyclovir, Valacyclovir (Valtrex), obat-obatan lainnya, atau bahan lainnya yang terkandung dalam obat ini. Tanyakan pada apoteker Anda mengenai daftar bahan baku obat tersebut.

2. Obat yang digunakan

Beri tahu dokter dan apoteker Anda mengenai obat-obatan baik yang menggunakan resep atau tidak, vitamin, suplemen nutrisi, dan produk herbal yang sedang Anda konsumsi atau yang sedang Anda rencanakan untuk dikonsumsi. Pastikan Anda menyebutkan jenis obat-obatan berikut ini:

  • Amphotericin B (Fungizone)
  • Aminoglycoside seperti amikacin (Amikin), gentamicin (Garamycin), kanamycin (Kantrex), neomycin (Nes-RX, Neo-Fradin), paramomycin (Humatin), streptomycin, dan tobramycin (Tobi, Nebcin)
  • Aspirin dan obat-obatan NSAID seperti ibuprofen (Advil, Motrin), dan naproxen (Aleve, Naprosyn)
  • Cyclosporine (Neoral, Sandimmune)
  • Obat-obatan untuk mengobati HIV/ AIDS seperti zidovudine (Retrovir, AZT)
  • Pentamidine (NebuPent)
  • Probenecid (Benemid)
  • Sulfonamides seperti sulfamethoxazole dan trimethoprim (Bactrim)
  • Tacrolimus (Prograf)
  • Vancomycin

Obat-obatan lainnya mungkin dapat berinteraksi dengan acyclovir. Jadi pastikan Anda memberi tahu dokter Anda mengenai segala obat-obatan yang sedang Anda konsumsi, bahkan yang tidak ada dalam daftar di atas. Dokter Anda mungkin perlu mengubah dosis sesuai dengan pengobatan atau memantau pengobatan Anda lebih ketat untuk mengurangi risiko efek samping.

3. Kondisi kesehatan Anda

Beri tahu dokter bila ada kemungkinan bahwa Anda mungkin mengalami dehidrasi akibat penyakit atau kegiatan yang baru-baru ini terjadi, atau bila Anda sedang memiliki atau pernah memiliki masalah pada sistem imun seperti  HIV/AIDS atau penyakit ginjal.

4. Pengobatan herpes

Infeksi herpes menular dan Anda dapat menginfeksi orang lain, bahkan ketika Anda sedang menjalani pengobatan dengan acyclovir. Hindari untuk membiarkan area yang terinfeksi herpes terkena kontak langsung dengan orang lain.

Jangan menyentuh area yang terinfeksi herpes dan kemudian menyentuh mata Anda. Cuci tangan Anda sesering mungkin untuk mencegah terjadinya infeksi ke bagian lain.

Bila Anda sedang mengonsumsi obat ini untuk mengobati herpes genital, penyakit ini bisa ditularkan lewat kontak seksual bahkan bila Anda tidak memiliki luka lecet atau gejala apa pun. Tanya ke dokter mengenai cara untuk menghentikan penularan herpes genital dan apakah pasangan Anda harus menjalani perawatan juga.

5. Hamil dan menyusui

Beri tahu pada dokter Anda bila Anda sedang hamil, dalam program hamil, atau sedang menyusui. Bila Anda hamil ketika mengonsumsi acyclovir, hubungi dokter Anda.

6. Ikuti petunjuk dokter

Jalani pengobatan sesuai dengan yang diresepkan oleh dokter Anda. Gejala yang Anda rasakan mungkin akan terasa lebih baik sebelum infeksi benar-benar sembuh seluruhnya. Pengobatan dengan ini harus segera dilakukan setelah gejala pertama terlihat (seperti rasa gatal, terbakar, dan lecet).

Mungkin ada hal-hal lain yang tidak disebutkan di atas. Jika ada pertanyaan lain, maka silakan konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut. Dokter akan memberikan informasi yang lebih lengkap. Termasuk dosis, keamanan, serta interaksi obat ini. Simak dengan baik semua informasi yang dijelaskan dokter agar pengobatan yang Anda lakukan berjalan secara optimal.

Apakah obat acyclovir aman bagi ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B.

  • A =  Tidak berisiko
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C = Mungkin berisiko
  • D = Ada bukti positif dari risiko
  • X = Kontraindikasi
  • N = Tidak diketahui

Tidak diketahui apakah obat ini dapat diserap ASI atau dapat membahayakan bayi. Jangan gunakan obat ini tanpa memberi tahu dokter jika Anda sedang menyusui.

Interaksi Obat

Obat-obatan apa yang bisa mengganggu kerja obat acyclovir?

Walau beberapa obat tidak boleh dikonsumsi bersamaan sama sekali, pada kasus lain beberapa obat juga bisa digunakan bersamaan meskipun interaksi mungkin saja terjadi. Pada kasus seperti ini, dokter mungkin akan mengganti dosisnya, atau melakukan hal-hal pencegahan lain yang dibutuhkan. Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain baik yang dijual bebas maupun dari resep dokter.

Menggunakan acyclovir dengan obat berikut ini biasanya tidak dianjurkan, tapi mungkin diperlukan dalam beberapa kasus. Jika kedua obat yang diresepkan bersama-sama, maka dokter Anda dapat mengubah dosis atau seberapa sering Anda menggunakan salah satu atau kedua obat tersebut.

Menggunakan acyclovir dengan salah satu obat-obatan berikut ini dapat menyebabkan peningkatan risiko efek samping tertentu, tetapi menggunakan kedua obat tersebut mungkin merupakan pengobatan terbaik untuk Anda. Jika kedua obat tersebut yang diresepkan bersama-sama, maka dokter Anda dapat mengubah dosis atau seberapa sering Anda menggunakan salah satu atau kedua obat tersebut.

Mungkin ada beberapa obat-obatan yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda ragu akan interaksi obat ini dengan obat lainnya yang sedang Anda konsumsi, maka silakan konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut. Dokter mungkin akan meresepkan obat lain yang sesuai dengan kondisi Anda.

Apakah makanan dan minuman tertentu bisa mengganggu kerja obat acyclovir?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan dokter atau apoteker.

Kondisi kesehatan apa yang bisa mengganggu kinerja obat acyclovir?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

Overdosis

Apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke IGD rumah sakit terdekat.

Tanda dan gejala overdosis meliputi:

  • Kecemasan
  • Kejang
  • Kelelahan ekstrem
  • Hilang kesadaran (pingsan)
  • Pembengkakan dari tangan, kaki, pergelangan kaki, atau kaki yang lebih rendah
  • Jarang buang air kecil

Mungkin ada beberapa tanda dan gejala overdosis yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda mencurigai mengalami gejala overdosis dari penggunaan obat acyclovir, segera konsultasi ke dokter. Perawatan yang tepat dapat mengurangi risiko komplikasi yang serius.

Apa yang harus dilakukan kalau lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Dilarang menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Agustus 8, 2018 | Terakhir Diedit: Agustus 8, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca