Yang Terjadi Pada Tubuh Ketika Mengalami Peradangan

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 06/02/2018
Bagikan sekarang

Hal paling pertama yang mungkin terlintas dalam benak ketika mendengar peradangan adalah rasa sakit. Tidak salah, karena entah itu radang tenggorokan atau radang usus, pasti menyebabkan sakit. Memang enar bahwa peradangan adalah respon tubuh terhadap suatu bahaya, seperti stres, infeksi organisme asing (seperti bakteri dan virus), serta bahan kimia beracun. Akan tetapi, tahukah Anda apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh ketika mengalami peradangan?

Peradangan adalah mekanisme pertahanan tubuh

Inflamasi atau peradangan adalah bagian dari sistem imun tubuh. Ketika tubuh mengenali adanya bahaya, sistem kekebalan tubuh akan merespon dengan melepaskan sel darah putih dan senyawa kimia lainnya ke dalam darah untuk melindungi sel dan jaringan tubuh yang terancam.

Pelepasan sel darah putih ini kemudian meningkatkan aliran darah ke daerah yang mengalami cedera atau infeksi, sehingga area ini akan terasa hangat dan terlihat kemerahan. Beberapa zat kimia yang dilepas sistem imun juga dapat mengakibatkan kebocoran cairan ke dalam jaringan sehingga area tersebut membengkak. Pelepasan zat-zat kimia tersebut juga dapat merangsang serabut saraf dan menyebabkan nyeri. Peradangan memang akan menimbulkan rasa tidak nyaman, tetapi hal ini penting dalam proses penyembuhan.

Namun, mekanisme ini harusnya hanya muncul di situasi tertentu dan berlangsung dalam waktu singkat. Misalnya ketika suatu bagian tubuh mengalami luka terbuka, mekanisme inflamasi akan membantu menghilangkan sel yang rusak dan mempercepat proses penyembuhan. Sebaliknya, saat peradangan terjadi dalam waktu yang lebih lama dari yang dibutuhkan, hal tersebut cenderung bersifat merugikan.

Yang terjadi pada tubuh jika peradangan terjadi terlalu lama

Mekanisme peradangan yang terjadi dalam waktu yang lama dapat merusak tubuh. Peradangan bisa berubah menjadi kronis (menetap lama) ketika tubuh tidak dapat menghilangkan penyebab inflamasi, terpapar penyebab peradangan secara terus-menerus, dan juga bentuk respon autoimun di mana sistem imun menyerang jaringan yang sehat.

Penyakit yang sering berkaitan dengan peradangan kronis diantaranya:

  • Inflamasi pada jantung (miokarditis), dapat menyebabkan sesak napas atau retensi cairan.
  • Inflamasi pada ginjal (nefritis), dapat menyebabkan tekanan darah tinggi atau gagal ginjal.
  • Inflamasi pada tabung kecil yang mengangkut udara ke paru-paru bisa menyebabkan sesak napas dan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK).
  • Peradangan usus dapat menyebabkan Inflammatory Bowel Disease (IBD).
  • Peradangan sendi dapat menyebabkan rematik.
  • Peradangan tulang meningkatkan risiko tulang keropos.
  • Peradangan pada kulit, menyebabkan psoriasis atau penuaan dini
  • Peradangan pada gusi, bisa menyebabkan periodontitis (penyakit yang membuat gusi surut dan struktur rangka di sekitar gigi menjadi lemah atau rusak).

Selain mempengaruhi organ tubuh bagian dalam, inflamasi juga dapat memengaruhi tubuh Anda dengan cara lainnya.

Studi tahun 2015 yang diterbitkan dalam JAMA Psychiatry menyebutkan bahwa peradangan pada otak dapat terkait dengan gangguan mood, seperti depresi, yang kemudian jadi menyebabkan kurang nafsu makan dan pola tidur yang buruk. Bahkan, studi sebelumnya menemukan bahwa orang yang depresi cenderung memiliki tingkat zat peradangan dalam darah yang lebih tinggi.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Penyebab mulut terasa pahit saat puasa biasanya tidak berbahaya. Bisa jadi, mulut terasa pahit karena Anda lalai melakukan hal yang satu ini! Apa ya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 19/05/2020

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Katanya, minum madu saat sahur bisa memberikan segudang manfaat baik bagi tubuh selama menjalani puasa. Tertarik ingin coba? Simak beragam khasiatnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Kurma bukan satu-satunya buah yang baik dimakan saat berbuka puasa. Lihat berbagai pilihan lainnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020