Apakah Memasak Dengan Minyak Safflower Lebih Baik Ketimbang Pakai Minyak Sayur Biasa?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Anda mungkin lebih familiar dan lebih sering menggunakan minyak kelapa sawit untuk memasak. Namun sebenarnya, ada beragam jenis minyak goreng yang lebih menyehatkan. Kriteria minyak goreng yang baik adalah yang mengandung lemak jenuh lebih sedikit dibanding lemak tak jenuhnya. Minyak goreng yang baik juga seharusnya memiliki titik didih tinggi. Salah satu jenis minyak memasak yang memenuhi semua kriteria ini adalah minyak safflower. Namun, benarkah otomatis masakan Anda jadi lebih sehat apabila diolahh dengan minyak safflower?

Apa itu minyak safflower?

safflower
Sumber: tipdisease.com

Minyak safflower adalah minyak nabati yang berasal dari proses ekstraksi biji tanaman safflower (Carthamus tinctorius L.). Bunga safflower tampak bergerombol berwarna oranye cerah dan memiliki daun lebar. Bunga safflower dari keluarga Compositae atau Asteraceae yang banyak tumbuh di Asia, Timur Tengah, dan Afrika.

Minyak safflower terdiri dari dua jenis, yaitu yang tinggi linoleat dan tinggi oleat. Minyak safflower tinggi linoleat kaya akan lemak tak jenuh ganda, sementara minyak safflower tinggi oleat mengandung lebih banyak lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated).

Apakah memasak dengan minyak safflower lebih sehat dibanding dengan minyak goreng biasa?

minyak goreng sehat untuk memasak

Minyak safflower termasuk minyak yang kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda. Menurut American Health Association, kedua lemak ini termasuk dalam golongan lemak baik. Kandungan asam lemak tak jenuh dapat membantu menurunkan kolesterol jahat di dalam darah.

Minyak safflower yang kaya akan oleat mengandung 78 persen lemak tak jenuh tunggal, 15 persen tak jenuh ganda, dan 7 persen lemak jenuh. Minyak ini memiliki smoke point yang cukup tinggi yakni sekitar 107 derajat celcius untuk minyak mentah dan 266 derajat celcius untuk minyak yang telah dimurnikan. Selain itu, minyak  yang satu ini juga memiliki rasa yang netral sehingga tidak akan mengganggu rasa masakan yang Anda buat.

Minyak safflower monounsaturated sangat ideal digunakan untuk memasak pada suhu tinggi karena memiliki titik didih yang tinggi sehingga lebih stabil saat dipanaskan, alias tidak cepat teroksidasi dan menciptakan radikal bebas. Sementara itu, minyak safflower polyunsaturated lebih cocok untuk dijadikan dressing pada olahan mentah seperti salad, atau ketika memasak dengan api kecil seperti tumisan.

minyak sayur, minyak goreng

Nah, biasanya Anda menggunakan minyak kelapa sawit untuk memasak. Minyak goreng ini juga memiliki titik didih tinggi sehingga aman untuk dipakai menggoreng maupun menumis. Namun, kandungan lemak jenuh dari minyak kelapa sawit lebih banyak daripada safflower. sekitar 50% kandungan minyak kelapa sawit terdiri dari lemak jenuh.

Mengonsumsi lemak jenuh berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat LDL dalam darah. Hal ini meningkatkan risiko Anda terkena penyakit jantung. Oleh karena itu, untuk menurunkan risikonya disarankan untuk mengonsumsi makanan dan bahan yang rendah lemak jenuh. Dalam hal ini, minyak safflower menjadi pilihan yang lebih sehat dibandingkan dengan minyak sawit yang biasa digunakan untuk menggoreng.

Jangan pakai minyak berulang kali

Selain jenis minyaknya, Anda juga perlu memerhatikan cara penggunaan minyak. Usahakan untuk tidak menggunakan minyak berulang kali (minyak jelantah). Minyak yang dipakai berulang kali akan mengalami proses oksidasi yang lebih cepat hingga akhirnya rusak. Hal ini memicu kemunculan radikal bebas yang bersifat karsinogenik (pemicu kanker).

Selain itu, penggunaan minyak berulang kali juga dapat meningkatkan kandungan asam lemak trans yang menyebabkan kadar kolesterol jahat meningkat. Kondisi ini bisa menyebabkan penyumbatan pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Oleh karena itu, bijaklah dalam memilih minyak untuk memasak. Selain perlu memerhatikan jenisnya, Anda juga perlu paham bahwa minyak tidak bisa digunakan berulang kali karena dapat membahayakan kesehatan Anda dan keluarga.

 

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Perbedaan Mentega dan Margarin: Mana yang Lebih Sehat?

Tahukah Anda bahwa mentega dan margarin tidaklah sama? Salah satunya ternyata berisiko bagi jantung, kolesterol, dan berat badan Anda. Yang mana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Tips Makan Sayuran Agar Mudah Dicerna oleh Tubuh

Tahukah Anda jika cara makan sayuran dan penyajiannya tidak tepat, membuat sayur jadi sulit dicerna tubuh. Simak tips berikut untuk mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Pencernaan, Konstipasi 8 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Memanggang Makanan Agar Nutrisinya Tidak Hilang

Cara memanggang yang salah bukan hanya menghilangkan nutrisi makanan tapi juga dapat berbahaya bagi tubuh. Perhatikan tips memanggang makanan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Tips Makan Sehat, Nutrisi 31 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Jenis Minyak yang Sebaiknya Tidak Digunakan untuk Memasak

Minyak merupakan salah satu sumber lemak yang kaya manfaat. Meski demikian, perlu diketahui bahwa tidak semua minyak cukup sehat untuk memasak. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu Lestari
Fakta Gizi, Nutrisi 2 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sayur goreng

Meski Lezat, Sayur Goreng Sehat Apa Tidak, Sih?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
minyak safflower

Mengulik Segudang Khasiat Minyak Safflower untuk Kecantikan Kulit

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 16 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
teknik menggoreng vacuum frying

Teknik Menggoreng Vacuum Frying, Benarkah Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 5 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
contoh hobi yang sehat

6 Jenis Hobi yang Membantu Anda Hidup Lebih Sehat dan Bahagia

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 2 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit