backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

6 Bahaya yang Bisa Terjadi jika Minum Madu Setiap Hari

Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan · General Practitioner · None


Ditulis oleh Zulfa Azza Adhini · Tanggal diperbarui 23/12/2023

    6 Bahaya yang Bisa Terjadi jika Minum Madu Setiap Hari

    Madu merupakan pemanis alami yang dikenal menyehatkan. Namun, seperti halnya konsumsi makanan atau minuman manis lainnya, konsumsi madu berlebihan juga dapat memiliki dampak negatif termasuk meningkatkan kadar gula darah hingga berat badan. Ketahui berbagai efek bahaya minum madu setiap hari berikut ini. 

    Efek bahaya minum madu setiap hari

    Madu telah lama dikenal akan khasiatnya untuk kesehatan, seperti memelihara organ pencernaan tubuh serta melindungi diri dari berbagai penyakit. Hal ini membuat banyak orang minum madu setiap hari untuk mendapatkan manfaatnya.

    Namun, apakah boleh minum madu setiap hari? Pada dasarnya, mengonsumsi madu setiap hari boleh saja, asal dalam batas yang wajar. 

    Konsumsi madu setiap hari dalam porsi yang berlebihan justru dapat menimbulkan efek negatif bagi tubuh. Berikut ini beberapa bahaya minum madu setiap hari.

    1. Meningkatkan kadar gula darah

    tes gula darah

    Salah satu efek bahaya minum madu setiap hari adalah meningkatkan kadar gula darah. Madu dianggap sebagai pemanis alami yang menyehatkan dan bisa digunakan sebagai pengganti gula untuk diabetes.

    Namun, sebenarnya madu sama seperti gula yang dapat meningkatkan kadar gula darah jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan setiap hari. 

    Madu memiliki kandungan 40% fruktosa dan 30% glukosa yang dapat membuat kadar gula darah meningkat dengan cepat karena fruktosa dan glukosa merupakan karbohidrat yang mudah dicerna oleh tubuh.

    Studi dalam Journal of Nutrition mengungkapkan bahwa madu memiliki efek yang sama seperti halnya sukrosa dan sirup jagung tinggi fruktosa terhadap kadar gula darah, lemak, dan peradangan dalam tubuh. 

    2. Meningkatkan berat badan

    Efek bahaya konsumsi madu setiap hari selanjutnya adalah menyebabkan berat badan naik. Hal ini karena kalori madu cukup tinggi. 

    Jumlah kalori di dalam satu sendok makan madu adalah sebanyak 64 kkal. Artinya, satu sendok makan madu menyumbang sekitar 2,56% kebutuhan kalori harian. 

    Selain itu, mengutip Centers for Disease Control and Prevention madu termasuk jenis gula tambahan yang dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan. 

    3. Berpotensi menyebabkan kerusakan gigi

    Bahaya makan madu setiap hari selanjutnya adalah berpotensi menyebabkan kerusakan gigi atau disebut juga dengan tooth decay. Hal ini terjadi karena madu memiliki kandungan gula yang cukup tinggi.

    Kandungan gula di dalam madu dapat berinteraksi dengan bakteri yang terdapat di dalam plak gigi. Hal ini mengakibatkan bakteri memproduksi asam. 

    Dalam jangka panjang, asam yang dihasilkan dari bakteri ini akan perlahan merusak enamel gigi dan membuat gigi berlubang atau timbul karang gigi.  

    4. Berpotensi menyebabkan keracunan

    Tidak hanya madu biasa, madu mentah pun juga bisa menimbulkan efek samping jika dikonsumsi berlebihan. Efek bahaya madu mentah yang mungkin terjadi adalah keracunan.

    Mengutip situs Centre for Food Safety HongKong, lebah madu mencari makan hingga beberapa kilometer dari sarangnya, sehingga madu yang mereka hasilkan juga sering kali berasal dari berbagai jenis tanaman, termasuk tanaman beracun. 

    Seseorang yang mengalami keracunan madu mentah dapat mengalami gejala seperti mual dan muntah. Pada kasus yang parah, kondisi ini dapat menyebabkan tekanan darah rendah, syok, hingga kematian. 

    5. Risiko botulisme pada bayi

    botulisme pada bayi

    Bayi berusia di bawah dua belas bulan berisiko terkena botulisme jika diberikan madu, terlebih lagi jika terus-menerus setiap hari. Hal ini karena madu berpotensi mengandung bakteri Clostridium botulinum yang dapat menghasilkan racun ketika tertelan. 

    Racun ini dapat mempengaruhi sistem saraf dan menyebabkan bayi mengalami kelemahan otot, sembelit, lemas, hingga kesulitan bernapas.

    Oleh sebab itu, WHO menganjurkan untuk tidak memberi makan madu pada bayi berusia dibawah 1 tahun. 

    6. Alergi

    Meskipun jarang terjadi, makan madu setiap hari dalam jumlah yang berlebihan juga dapat menimbulkan reaksi alergi bagi sebagian orang. 

    Gejala alergi yang mungkin muncul dapat berupa gatal-gatal, ruam, sesak nafas, sakit perut, pusing, hingga diare. 

    Kondisi ini juga dapat berujung pada syok anafilaksis, yakni reaksi alergi berat yang dapat berakibat fatal jika tidak segera diatasi.

    Oleh sebab itu, jika Anda mengalami tanda-tanda alergi setelah mengonsumsi madu, sebaiknya segera konsultasikan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lanjutan. 

    Catatan akhir

    Untuk menghindari efek samping makan madu, sebaiknya batasi konsumsinya. Batas maksimal yang aman mengonsumsi madu adalah sekitar 2 – 3 sendok makan per hari.

    Catatan

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Andreas Wilson Setiawan

    General Practitioner · None


    Ditulis oleh Zulfa Azza Adhini · Tanggal diperbarui 23/12/2023

    advertisement iconIklan

    Apakah artikel ini membantu?

    advertisement iconIklan
    advertisement iconIklan