home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Berbagai Cara Ampuh Mengatasi Rasa Sakit Akibat Gigi Berlubang

Berbagai Cara Ampuh Mengatasi Rasa Sakit Akibat Gigi Berlubang

Sakit karena gigi berlubang bisa membuat Anda sulit melakukan aktivitas apapun. Bila dibiarkan terus, lubang dapat menyebabkan gigi terinfeksi bahkan sampai copot. Namun, tenang dulu. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi juga mengobati masalah sakit gigi berlubang. Mulai dari cara-cara alami hingga perawatan di dokter gigi.

Cara mengatasi gigi berlubang yang alami

Gigi berlubang disebabkan oleh banyaknya bakteri yang berkembang biak di mulut Anda. Bakteri ini menghasilkan asam yang dapat mengikis lapisan gigi sehingga menjadi berlubang. Semakin dalam lubangnya, maka akan semakin terasa menyakitkan.

Cara terbaik untuk mengatasi gigi berlubang adalah periksa ke dokter gigi. Namun, Anda biasanya tidak bisa langsung berobat jika sakit gigi. Umumnya, dokter baru bisa mengobati masalahnya ketika gigi Anda sudah tidak lagi nyut-nyutan.

Sejumlah cara mengatasi juga mengobati sakit gigi berlubang yang alami di bawah ini mungkin dapat Anda jadikan pertolongan pertama sebelum ke dokter gigi.

1. Kompres es

cara mengatasi gigi berlubang
Sumber: Greensboro Dentist

Cara mengatasi dan mengobati sakit gigi berlubang satu ini terbilang cepat, murah, serta manjur. Anda cukup membungkus beberapa bongkah es batu dalam sebuah waslap tipis. Setelah itu, tempelkan kompres dingin pada bagian pipi yang terasa sakit.

Dinginnya es batu akan mengebaskan saraf pemicu nyeri sehingga meredakan sakit di daerah gigi yang bermasalah untuk sementara.

Anda bisa kompres gigi yang sakit beberapa kali dalam sehari sampai nyerinya mereda. Bila tidak tersedia batu es, Anda bisa berkumur menggunakan air dingin.

2. Pakai cengkeh

manfaat cengkeh

Cengkeh bersifat antiseptik yang berguna untuk membunuh kuman penyebab sakit gigi.

Penelitian terbitan Journal of Dentistry tahun 2006 melaporkan bahwa senyawa eugenol dalam cengkeh dapat meredakan nyeri akibat gigi berlubang. Tak hanya itu. cengkeh pun diketahui dapat membantu meredakan peradangan sakit gigi.

Ada banyak cara menggunakan cengkeh untuk mengatasi gigi berlubang. Pertama, Anda dapat menggigit batang cengkeh utuh selama beberapa detik pada bagian yang gigi sakit.

Kedua, Anda bisa mencelupkan kapas ke dalam minyak cengkeh dan tempel di gigi yang sakit selama 10 detik.

Meski begitu, penting untuk diketahui cengkeh dapat menyebabkan efek samping seperti iritasi, perdarahan, dan sesak napas. Minyak cengkeh yang tertelan juga dapat menyebabkan sakit tenggorokan dan muntah.

Maka, Anda harus berhati-hati menggunakan minyak cengkeh. Penggunaan yang salah justru dapat mengakibatkan efek yang dapat membahayakan diri Anda.

Bila Anda sedang hamil, menyusui, atau punya riwayat medis tertentu, ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter.

3. Kumur air garam

cara mengatasi gigi berlubang

Selain jadi penyedap masakan, garam ternyata juga bisa dijadikan obat untuk sakit gigi. Menariknya, cara mengatasi gigi berlubang dengan garam ni sudah dikenal sejak zaman dahulu, lho!

Caranya, larutkan 1/2 sendok teh garam dalam segelas air hangat. Setelah itu, berkumurlah dengan air garam setidaknya dua kali sehari atau sampai rasa sakitnya mereda.

Berkumur air garam dapat membantu melepaskan sisa-sisa makanan yang masih menyelip di antara gigi ataupun di lubang gigi. Di sisi lain, garam juga efektif membunuh bakteri jahat di dalam mulut.

4. Rajin menyikat gigi

penyebab bau mulut

Bila lubang pada gigi masih kecil, Anda mungkin hanya butuh lebih sering menyikat gigi dengan pasta gigi ber-fluoride. Pasta gigi fluoride dapat membantu mencegah lubang tidak bertambah parah.

Meski rasanya sakit, bukan berarti Anda jadi tidak menyikat gigi. Anda tetap harus menyikat gigi secara teratur dua kali sehari agar lubang di gigi tidak bertambah buruk.

Pakailah sikat gigi berbulu lembut agar tidak tambah menyakiti gigi yang bermasalah. Setelahnya, bilas pasta gigi dengan berkumur pakai air hangat. Air hangat dapat membantu meredakan nyeri pada gigi.

5. Hindari makanan manis

cara mengatasi gigi berlubang

Makan makanan manis menyebabkan gigi berlubang semakin parah. Sebab, gula yang menempel di gigi sangat disukai oleh bakteri di dalam mulut.

Bakteri ini kemudian akan menghasilkan asam. Nah, paparan asam inilah yang dapat merusak lapisan permukaan gigi Anda. Kondisi ini dapat lebih buruk jika Anda jarang menyikat gigi.

Maka itu, bila sedang sakit gigi, Anda harus bijak dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi. Hindari juga makanan dan minuman yang terlalu dingin atau terlalu panas.

Gigi berlubang yang sakit biasanya sudah menyerang sampai lapisan dentin, sehingga gigi Anda menjadi lebih sensitif. Makan makanan dengan suhu ekstrem hanya akan membuat gigi Anda tambah sakit.

Selain itu, cara mengatasi serta mengobati sakit gigi berlubang adalah dengan menghindari pula makan makanan yang tinggi gula dan sangat asam. Kedua makanan ini dapat membuat kondisi gigi berlubang Anda semakin buruk.

6. Minum obat pereda sakit

efek samping minum obat justru membuat sakit

Cara lain untuk mengobati sakit gigi berlubang adalah minum obat pereda nyeri.

Obat sakit gigi seperti acetaminophen atau ibuprofen dapat mengurangi sensasi nyut-nyutan akibat gigi berlubang untuk sementara. Kedua obat ini dapat dibeli di apotek terdekat tanpa harus menebus resep dokter.

Meski begitu, sebaiknya selalu baca dulu petunjuk pemakaian obat sebelum meminumnya. Pastikan Anda tidak menggunakan obat ini melebihi dosis yang dianjurkan.

Jangan pernah menempelkan atau menaruh obat pereda sakit langsung pada gigi atau gusi. Ini dapat menyebabkan sensasi terbakar.

Cara mengatasi gigi berlubang di dokter gigi

Tergantung penyebabnya, dokter dapat melakukan sejumlah cara di bawah ini untuk mengatasi gigi berlubang.

1. Tambal gigi

merokok setelah cabut gigi

Tambal gigi merupakan cara paling umum untuk mengatasi juga mengobati sakit gigi berlubang ataupun patah. Prosedur ini dilakukan dengan menempelkan bahan khusus untuk menutupi lubang pada gigi.

Ada banyak pilihan bahan tambal pada gigi, seperti amalgam, komposit resin, emas kuning, hingga porselen. Tambal gigi dapat dilakukan untuk mengurangi risiko kebocoran atau pembusukan di dalam gigi.

2. Crown (mahkota gigi tiruan)

persiapan cabut gigi

Bila lubang pada gigi terlalu besar, pemasangan crown gigi bisa jadi solusi. Dokter akan memasang selubung gigi di atas gigi yang mengalami kerusakan.

Mahkota gigi ini akan membungkus semua bagian gigi yang muncul di atas tepi gusi.

Mahkota buatan ini dapat terbuat dari emas, porselen, resin, logam atau bahan lainnya. Selain menjadi cara mengatasi juga mengobati sakit gigi berlubang, cara ini juga dapat memperbaiki bentuk, ukuran, serta tampilan gigi yang patah.

3. Root canal

dokter gigi

Perawatan saluran akar alias root canal adalah prosedur ini mengatasi pembusuk pada bagian pulpa. Pulpa adalah bagian tengah gigi yang terdiri dari sel-sel dan jaringan ikat.

Prosedur ini biasanya dilakukan dokter untuk memperbaiki dan menyelamatkan gigi yang rusak parah atau terinfeksi. Maka dari itu bisa menjadi alternatif cara mengatasi juga mengobati gigi berlubang.

Dokter gigi akan mengangkat pulpa dan serabut saraf yang terinfeksi dari pusat gigi. Lalu dokter akan membersihkan sekitar jaringan yang terinfeksi. Setelah itu, dokter akan menambal rongga pulpa dengan semen khusus.

4. Cabut gigi

cabut gigi pasien diabetes

Bila gigi yang bolong sudah terlanjur rusak dan tidak dapat diperbaiki lagi, maka cabut gigi pun menjadi cara mengatasi juga mengobati gigi berlubang.

Sebelum gigi Anda dicabut, dokter biasanya akan memberikan bius lokal di area gigi yang bermasalah. Bius lokal menyebabkan jaringan gusi jadi mati rasa sementara waktu. Dengan begitu, Anda tidak akan merasakan nyeri selama proses cabut gigi.

Cara merawat gigi berlubang

1. Mengonsumsi vitamin D

Vitamin D penting untuk membangun gigi dan tulang yang kuat, karena ia merupakan faktor utama dalam penyembuhan gigi berlubang. Vitamin D juga dapat membantu mencegah radang gusi karena ia merupakan anti-inflamasi.

Kalsium mengalir masuk dan keluar gigi Anda menuju bagian tubuh yang memerlukannya, dan vitamin D yang mengatur proses ini. Ketika kekurangan vitamin D, gigi Anda tidak akan mendapatkan kalsium.

Tidak hanya itu saja, kalsium pada gigi Anda akan diambil oleh bagian tubuh lainnya. Ketika hal ini terus berlangsung, Anda akan mengidap penyakit periodontal dan gigi melemah.

Beberapa sumber Vitamin D untuk merawat gigi berlubang adalah dari minyak fermentasi hati ikan kod, suplemen vitamin D, ikan tuna, susu fortifikasi, kuning telur, dan hati sapi.

2. Mengonsumsi vitamin K1 dan K2

Dr. Weston Price mengistilahkan vitamin k sebagai “X-Factor”. Penelitiannya menggambarkan sejarah kasus seorang gadis berusia 14 tahun yang memiliki 48 gigi berlubang.

Gadis itu mengonsumsi ekstrak vitamin K, minyak mentega tinggi vitamin, dan minyak fermentasi hati ikan kod tiga kali sehari selama 7 bulan. Hasilnya adalah kerusakan gigi berhenti dan gigi kembali termineralisasi (48 gigi berlubang sembuh dan 24 gigi memiliki email gigi baru).

Studi menunjukkan bahwa vitamin K dapat memanfaatkan protein khusus yang memiliki kemampuan untuk mendistribusikan kalsium dan fosfor pada gigi dan tulang.

Dr. Price menemukan bahwa ketidakseimbangan kalsium dan fosfor akan mengakibatkan sejumlah penyakit pada tubuh, seperti gigi berlubang dan infeksi gigi.

3. Menghindari makanan yang menyebabkan gigi berlubang

Hindari makanan yang dapat menyebabkan kerusakan gigi, seperti:

  • Asam fitat. Merupakan pemblokir mineral dan penghambat enzim yang dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Asam fitat dapat ditemukan dalm biji-bijian dan kacang-kancangan.
  • Minyak sayur olahan. Ketika dipanaskan, radikal bebas yang diciptakan oleh panas akan menjadi sangat beracun. Minyak sayur olahan yang berbahaya jika dipanaskan ialah minyak jagung, minyak biji kapas, dan minyak kedelai.
  • Makanan cepat saji.Gliserin yang terkandung di dalamnya dapat menghambat kalsium dalam memineralisasi gigi Anda.

4. Mencoba terapi oil pulling

Terapi ini telah digunakan selama berabad-abad lamanya oleh pengobatan Ayurveda dan bisa menjadi cara merawat gigi berlubang. Oil pulling merupakan prosedur detoksifikasi yang sangat populer.

Cara melakukan terapi ini adalah dengan berkumur menggunakan satu sendok minyak selama 20 menit. Prosedur detoks sederhana ini telah dipercaya untuk menyembuhkan masalah gigi, sakit kepala, hingga diabetes.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

(2020). How to Prevent Tooth Decay. Retrieved 27 March 2020, from https://www.webmd.com/oral-health/guide/tooth-decay-prevention#2

7 Ways to Ease Your Tooth Pain When You Have a Cavity. (2020). Retrieved 27 March 2020, from https://www.verywellhealth.com/how-to-manage-a-toothache-caused-by-tooth-decay-1059319

Cavities/tooth decay – Diagnosis and treatment – Mayo Clinic. (2020). Retrieved 27 March 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cavities/diagnosis-treatment/drc-20352898

How to Get Rid of Cavities: 6 Home Remedies. (2020). Retrieved 27 March 2020, from https://www.healthline.com/health/dental-and-oral-health/how-to-get-rid-of-cavities

(2020). Retrieved 27 March 2020, from https://www.nidcr.nih.gov/health-info/childrens-oral-health/tooth-decay-process

Alqareer, A., Alyahya, A., & Andersson, L. (2006). The effect of clove and benzocaine versus placebo as topical anesthetics. Journal Of Dentistry, 34(10), 747-750. doi: 10.1016/j.jdent.2006.01.009

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Risky Candra Swari Diperbarui 30/04/2020
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x