home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Sedot Lemak (Liposuction)

Sedot Lemak (Liposuction)
Definisi|Jenis|Persiapan|Prosedur|Hasil|Risiko

Definisi

Apa itu sedot lemak (liposuction)?

Sedot lemak atau liposuction adalah bentuk operasi bedah kosmetik yang digunakan untuk menghilangkan lemak tubuh. Operasi ini biasanya dilakukan pada daerah yang masih berlemak setelah menjalani diet atau olahraga.

Normalnya, daerah tubuh yang menjadi target penyedotan lemak meliputi:

  • perut,
  • lengan bagian atas,
  • pantat,
  • betis dan pergelangan kaki,
  • dada dan punggung,
  • pinggul dan paha, atau
  • dagu dan leher.

Meski dapat menghilangkan lemak, operasi ini bukan bentuk pengobatan atau cara mengatasi obesitas. Pasalnya, orang yang dapat menjalani liposuction harus berada pada ukuran 30% lebih berat dari berat badan ideal tubuh mereka.

Jika ingin menjalani sedot lemak, Anda bisa mendatangi dokter bedah plastik. Pasalnya, dokter bedah plastik adalah orang yang dapat melakukan prosedur bedah untuk mengembalikan bentuk dan fungsi tubuh akibat penyakit atau kecelakaan.

Siapa yang boleh menjalani prosedur ini?

Umumnya, kandidat yang cocok menjalani sedot lemak adalah orang dewasa dengan kriteria sebagai berikut:

  • memiliki berat badan 30% dari berat badan ideal,
  • mempunyai kulit kencang, elastis, dan bentuk otot yang baik,
  • tidak memiliki masalah kesehatan yang dapat mengganggu penyembuhan, dan
  • tidak merokok.

Operasi menghilangkan lemak ini juga ditujukan untuk Anda yang memiliki penumpukan lemak. Namun, penumpukan lemak tersebut tidak kunjung hilang setelah diet atau berolahraga.

Bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan konsultasikan dengan dokter ahli bedah plastik untuk mendapatkan solusi yang tepat.

Jenis

Apa saja jenis operasi sedot lemak?

Operasi sedot lemak tidak sesederhana yang Anda bayangkan. Ada berbagai macam jenis operasi yang nantinya akan direkomendasikan dokter berdasarkan kondisi Anda. Berikut beberapa jenis liposuction yang biasa dianjurkan dokter.

Tumescent liposuction

Tumescent liposuction adalah teknik yang paling sering dilakukan dalam penyedotan lemak. Prosedur ini memanfaatkan larutan steril yang disuntikkan ke area yang ditargetkan.

Larutan ini mengandung saline atau air garam. Saline berfungsi untuk memaksimalkan lemak yang akan disedot dan mengandung anestesi. Dengan begitu, Anda tidak akan merasakan nyeri ketika proses sedot lemak dilakukan.

Larutan saline yang disuntikkan bertujuan memudahkan proses penyedotan lemak tanpa harus kehilangan banyak darah. Setelah itu, dokter akan memasukkan pipa kecil (kanula) ke dalam tubuh.

Kanula adalah pipa kecil yang berfungsi menghubungkan tubuh dengan penyedot lemak dan cairan yang akan keluar dari tubuh.

Ultrasound-assisted liposuction

Jenis sedot lemak yang satu ini dilakukan dengan memasukkan batangan logam ke dalam kulit. Batang logam ini nantinya memancarkan energi ultrasonik ke dalam tubuh Anda.

Teknik ini dapat menghancurkan dinding sel lemak dan memecah lemak agar mudah dikeluarkan dari tubuh. Liposuction ini termasuk aman karena dapat meningkatkan kulit setelah prosedur dan mengurangi risiko kulit terluka.

Laser-assisted liposuction

Laser-assisted liposuction adalah prosedur yang menggunakan sinar laser untuk memecah lemak agar lebih mudah dikeluarkan. Pada saat prosedur berlangsung dokter akan memasukkan laser ke dalam tubuh dengan memotong sedikit kulit Anda.

Setelah itu, sinar laser akan mengumpulkan atau menyatukan sisa-sisa lemak yang masih tertinggal. Pada akhirnya, kumpulan sisa lemak tersebut akan dikeluarkan melalui kanula.

Power-assisted liposuction

Hampir sama dengan tumescent liposuction, jenis sedot lemak ini memanfaat kanula yang dapat bergerak ke depan dan ke belakang dengan cepat. Manfaat dari gerakan kanula ini adalah memudahkan dokter untuk mengeluarkan lemak dalam waktu singkat.

Kabar baiknya, prosedur ini terkadang tidak terasa menyakitkan dan dipakai ketika jumlah lemak yang ingin dikeluarkan cukup banyak. Bahkan, dokter juga akan merekomendasikan metode ini bagi Anda yang sudah pernah menjalani liposuction.

Persiapan

Apa yang perlu dipersiapkan sebelum menjalani sedot lemak?

Sama seperti operasi bedah pada umumnya, berikut beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum menjalani liposuction.

Pemeriksaan kesehatan

Sebelum prosedur dilakukan, dokter akan melihat dahulu bagaimana riwayat kesehatan Anda dan terkait kondisi medis yang dialami. Hal ini untuk mengetahui apakah Anda tengah mengonsumsi obat, suplemen, atau herbal tertentu.

Bila diperlukan, Anda mungkin juga perlu menjalani pemeriksaan lab tertentu sebelum sedot lemak dilaksanakan.

Berhenti minum obat dan berpuasa

Bila sedang mengonsumsi obat-obatan yang dapat mengganggu proses pemulihan setelah operasi, Anda diminta untuk menghentikan obat tersebut, seperti:

  • obat pengencer darah atau
  • obat NSAID.

Kedua obat ini biasanya dihentikan setidaknya tiga minggu sebelum prosedur.

Selain itu, Anda diminta untuk berpuasa terlebih dahulu 6 jam sebelum operasi dilakukan. Anda boleh mengonsumsi minuman, misalnya kopi, sampai beberapa jam sebelum operasi.

Prosedur

Bagaimana proses sedot lemak dilakukan?

Umumnya, sedot lemak dilakukan dengan pengawasan ahli bedah umum atau lokal, tergantung berapa banyak bagian yang akan dioperasi. Operasi ini juga dilakukan selama 45 menit hingga 3 jam.

Untuk setiap bagian yang dibedah, dokter akan memotong sedikit bagian. Lalu, lemak dan bagian yang dipotong akan ditempatkan sebuah kanula yang berfungsi menyedot lemak.

Jika kehilangan banyak cairan atau darah selama operasi, Anda mungkin memerlukan cairan tambahan melalui intravena. Pada kasus yang jarang transfusi darah mungkin diperlukan.

Setelah itu, dokter akan memakaikan kompresi dan gunakan sesuai dengan instruksi dari ahli bedah Anda.

Hasil

Apa yang terjadi setelah operasi dilakukan?

Sebelum dan sesudah operasi sedot lemak, hasilnya tidak akan langsung terlihat. Anda juga perlu menggunakan perban elastis dan ketat yang melapisi seluruh badan setelah operasi.

Perban ini berfungsi mengurangi pembengkakan yang terjadi selama berhari-hari atau berminggu-minggu. Anda juga mungkin membutuhkan diet ketat untuk melihat hasil akhir yang maksimal.

Bila berat badan justru bertambah setelah operasi, ada kemungkinan lemak muncul di tempat baru dan tidak terduga.

Bagaimana hasil dari sedot lemak?

Umumnya, hasil dari sedot lemak bersifat permanen asalkan Anda dapat menjaga berat badan tetap stabil. Bahkan, liposuction juga dapat memberikan pengaruh pada kulit.

Bila memiliki kulit yang tebal dan elastis, kulit Anda akan tetap terlihat halus dan lembut. Sementara itu, kulit yang cenderung tipis dan tidak elastis berisiko terlihat kendur atau longgar.

Meski metode ini efektif mengurangi jumlah lemak dalam tubuh, liposuction tidak dapat menghilangkan kerutan yang muncul pada tubuh.

Risiko

Apa saja bahaya dari sedot lemak?

Sama seperti prosedur lainnya, ada sejumlah risiko yang mungkin terjadi. Anda perlu bertanya kepada ahli bedah untuk penjelasan lebih detail terkait bahaya dari sedot lemak.

Sederet risiko liposuction yang perlu Anda waspadai meliputi:

  • reaksi terhadap anestesi,
  • perdarahan,
  • pembekuan darah,
  • penyumbatan lemak,
  • kulit panas seperti terbakar,
  • kerusakan pada usus, ginjal, atau hati,
  • cairan daerah lemak yang disedot berkumpul,
  • cedera saraf kecil pada kulit, dan
  • perubahan warna kulit.

Bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan hubungi dokter untuk mendapatkan solusi yang tepat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Mandal, A. (2019). What is Liposuction?. News Medical. Retrieved 6 February 2017, from https://www.news-medical.net/health/What-is-Liposuction.aspx 

Liposuction. (2019). Mayo Clinic. Retrieved 24 February 2021, from https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/liposuction/about/pac-20384586 

Lickstein, D.A. (2019). Liposuction. Medline Plus. Retrieved 24 February 2021, from https://medlineplus.gov/ency/article/002985.htm 

Who is a good candidate for liposuction?. (n.d). American Society of Plastic Surgeons. Retrieved 24 February 2021, from https://www.plasticsurgery.org/cosmetic-procedures/liposuction/candidates

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Novita Joseph
Tanggal diperbarui 09/02/2017
x