home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Kenapa Anda Harus Berpuasa Sebelum Menjalani Operasi?

Kenapa Anda Harus Berpuasa Sebelum Menjalani Operasi?

Jika Anda berencana menjalani operasi, Anda akan diminta memerhatikan pantangan makan sebelum menjalani prosedur ini. Tergantung prosedur yang hendak dijalankan, Anda mungkin harus berpuasa selama 6 – 12 jam menjelang waktu operasi.

Dokter tentu memiliki alasan kuat untuk setiap saran yang mereka berikan, tapi banyak pasien yang ikut bertanya-tanya mengapa mereka harus mengosongkan perut sebelum berbaring di meja operasi. Lantas, apa alasannya?

Kenapa Anda tidak boleh makan sebelum operasi?

Infeksi silang di rumah sakit

Dokter umumnya menyarankan pasien untuk berpuasa sebelum menjalani operasi, terutama pada operasi besar yang melibatkan anestesi (bius) umum. Sebelum diberi anestesi umum, Anda biasanya tidak akan diizinkan untuk makan atau minum sesuatu.

Jika Anda tidak puasa sebelum menjalani operasi, Anda bisa muntah ketika berada di bawah pengaruh obat bius. Ini karena refleks tubuh akan berhenti untuk sementara saat obat bius bekerja, termasuk refleks untuk mengeluarkan muntah.

Anestesi akan melumpuhkan tubuh Anda untuk sementara. Anda juga tidak punya kontrol atas kerongkongan dan tenggorokan karena sedang menjalani intubasi. Intubasi adalah prosedur memasukkan pipa melalui mulut atau hidung untuk pertukaran udara.

Kombinasi kedua hal ini berisiko membuat Anda menghirup muntahan dan isi perut ke dalam paru-paru. Kondisi ini dikenal sebagai aspirasi paru dan dapat menyebabkan komplikasi yang berbahaya, seperti infeksi, pneumonia, dan kesulitan bernapas.

Pasien juga memiliki pantangan makan sebelum operasi karena adanya risiko mual dan muntah. Muntah setelah operasi bisa sangat menyakitkan, selain dari situs sayatan dan tenggorokan Anda yang mungkin masih terasa sakit dari operasi itu sendiri.

Kapan pasien tidak wajib puasa sebelum operasi?

Mengikuti saran dokter adalah jalan terbaik menuju pemulihan yang optimal. Meski begitu, Anda tetap boleh bertanya tentang detail peraturan pantang makan sebelum operasi dan apakah pantangan tersebut berlaku dalam kasus Anda.

Misalnya, jika operasi Anda menggunakan anestesi lokal, Anda mungkin tidak memiliki pantangan makan sebelum operasi. Namun, hal ini mungkin tidak berlaku bila Anda akan menjalani operasi pada saluran pencernaan atau kandung kemih.

Contoh lainnya ketika pasien menjalani prosedur operasi sore. Dalam hal ini, tim medis mungkin akan meminta Anda untuk mengosongkan perut selama lebih dari 12 jam. Dokter dan ahli anestesi sering bersedia untuk mengakomodasi keinginan Anda.

Puasa juga memiliki berbagai efek samping, seperti kelaparan dan dehidrasi, serta dapat menyebabkan sakit kepala dan mual pada beberapa orang. Dehidrasi bisa serius dan menyulitkan perawat dalam melakukan tes darah.

Periode puasa yang panjang sebelum operasi juga dapat menambah ketidaknyamanan selama pemulihan pascaoperasi. Selain itu, jika Anda memiliki kondisi medis seperti diabetes, artinya Anda perlu makan dan minum secara teratur.

Maka dari itu, Anda perlu memberitahu tim penanggung jawab Anda sebelum menjalani operasi. Beritahu mereka juga jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan. Jangan minum obat Anda jika dokter bedah tidak menginstruksikan demikian.

Apa yang boleh Anda makan sebelum operasi?

makanan cair untuk orang sakit

Durasi puasa sebelum operasi amat tergantung pada jenis prosedur yang Anda jalani. Namun, pasien biasanya harus puasa makan selama 6 – 8 jam serta puasa minum selama dua jam sebelum menjalani pembedahan.

Pada pedoman puasa pra-operasinya, American Society of Anesthesiologists (ASA) menyatakan bahwa orang sehat yang akan menjalani operasi dapat mengonsumsi pilihan makanan sebagai berikut.

1. Cairan bening

Anda bisa mengonsumsi cairan bening seperti air putih, teh, kopi hitam, jus buah tanpa ampas, dan minuman berkarbonasi hingga dua jam sebelum operasi. Akan tetapi, Anda mungkin perlu menghindari susu, serta teh atau kopi yang menggunakan krimer.

2. Makanan ringan

Pada kondisi tertentu, Anda mungkin boleh mengonsumsi beberapa jenis makanan ringan. Misalnya setangkup roti dan teh, salad, atau sup sampai enam jam sebelum operasi.

3. Makanan padat

Anda mungkin boleh mengonsumsi makanan berat, termasuk daging atau makanan berlemak, hingga delapan jam sebelum operasi. Namun, orang tua sebaiknya tidak memberikan anaknya makanan padat pada tengah malam sebelum operasi.

Pantangan makan sebelum operasi dapat mengurangi risiko efek samping operasi yang berbahaya. Oleh sebab itu, pastikan Anda mengikuti anjuran yang dokter berikan, termasuk apa saja yang boleh dan tidak boleh Anda konsumsi.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Can I eat or drink before an operation? – NHS. (2018). Retrieved 12 July 2021, from https://www.nhs.uk/common-health-questions/operations-tests-and-procedures/can-i-eat-or-drink-before-an-operation/

General anesthesia – sedation – UCLA Anesthesiology & Perioperative Medicine – UCLA Health, Los Angeles, CA. (2021). Retrieved 12 July 2021, from https://www.uclahealth.org/anes/types-of-anesthesia

When to Stop Eating and Drinking – Fasting Guidelines – UCLA Anesthesiology & Perioperative Medicine – UCLA Health, Los Angeles, CA. (2021). Retrieved 12 July 2021, from https://www.uclahealth.org/anes/fasting-guidelines

No Food Or Drink After Midnight Before Surgery Not So Fast Experts Say. (2021). Retrieved 12 July 2021, from https://mhealthfairview.org/blog/No-Food-Or-Drink-After-Midnight-Before-Surgery-Not-So-Fast-Experts-Say

Practice Guidelines for Preoperative Fasting and the Use of Pharmacologic Agents to Reduce the Risk of Pulmonary Aspiration: Application to Healthy Patients Undergoing Elective Procedures. (2017). Anesthesiology, 126(3), 376-393. doi: 10.1097/aln.0000000000001452

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Ajeng Quamila Diperbarui 12/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro