Nasi Jagung Ternyata Lebih Sehat dari Nasi Putih, Tertarik Mencoba?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Nasi jagung merupakan salah satu makanan pokok penduduk Indonesia di wilayah tertentu, seperti di Nusa Tenggara Timur dan Jawa Timur, atau di wilayah lainnya yang banyak menghasilkan jagung, bukan beras. Nasi jagung bukan merupakan campuran antara nasi dan jagung. Tapi, merupakan olahan jagung dengan bentuk menyerupai nasi. Jadi, saat Anda makan nasi jagung, yang sebenarnya Anda makan adalah jagung.

Kata banyak orang, mengonsumsi nasi jagung bisa membantu mengontrol gula darah sehingga baik untuk orang dengan diabetes dibandingkan nasi putih. Apa benar?

Nasi jagung lebih baik untuk para diabetesi

Jagung merupakan salah satu sumber karbohidrat yang baik bagi tubuh. Jagung juga mengandung serat yang cukup, sehingga Anda yang mempunyai diabetes tidak perlu khawatir memakannya. Serat dapat membantu tubuh melepaskan glukosa sebagai sumber energi secara perlahan. Sehingga, gula darah tidak langsung naik setelah makan jagung. Jadi, tak heran jika banyak orang mengatakan bahwa nasi jagung bisa membantu mengontrol gula darah lebih baik dibandingkan makan nasi putih.

Tak hanya serat, jagung juga mengandung banyak nutrisi, seperti zat besi, vitamin A, vitamin B6, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, folat, fosfor, magnesium, mangan, dan selenium. Sehingga, jagung bisa menjadi makanan pokok yang bergizi. Namun, sebaiknya tetap perhatikan porsi makan Anda, jangan berlebihan makan jagung atau jagung. Serta, konsumsilah jagung dengan mengombinasikannya dengan makanan sumber protein dan sayuran. Sehingga, Anda mendapatkan nutrisi yang lengkap saat makan.

Jika dibandingkan dengan nasi putih, jagung memiliki kalori yang lebih sedikit. Dalam 100 gram jagung terkandung 140 kalori, sedangkan 100 gram nasi putih memiliki kalori sebanyak 175 kalori. Jadi, Anda bisa makan nasi jagung dengan porsi lebih banyak tapi dengan kalori yang sama banyaknya dengan nasi putih yang porsinya lebih sedikit. Dengan begitu, asupan kalori dan nafsu makan Anda akan lebih terkontrol.

Ternyata, inilah hasil penelitian yang ditemukan para ahli

Penelitian medis saat ini mengatakan bahwa makan jagung secara teratur dapat membantu tubuh mengontrol gula darah lebih baik. Ini tentunya harus diimbangi dengan mengontrol makanan lain, terutama yang banyak mengandung gula.

Dilansir dari Bussines Diary Philippines, profesor dari University of Philippines Los Banos, Dr. Artemio Salazar menjelaskan bahwa jagung bisa menjadi makanan pokok yang baik bagi pasien diabetes. Hal ini karena jagung memiliki kandungan amilosa yang lebih tinggi dibandingkan beras. Membuat jagung akan dicerna lebih lambat oleh tubuh, sehingga gula darah akan lebih terkontrol.

Baiknya lagi, jagung mempunyai protein, serat makanan, mineral, dan antioksidan yang jauh lebih tinggi dibandingkan makanan pokok lainnya. Namun, walaupun nasi putih dengan nasi jagung terlihat hampir mirip, tapi membiasakan konsumsi nasi jagung tampaknya agak sulit.

Untuk itu, jika Anda ingin beralih makan nasi jagung (yang mungkin terasa asing bagi Anda), sebaiknya beralihlah secara perlahan. Anda mungkin bisa mencampurkan nasi jagung dan nasi putih terlebih dahulu saat mencobanya pertama kali, sehingga akan lebih mudah bagi lidah Anda untuk menerimanya.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

9 Bahaya yang Bisa Terjadi Jika Nekat Bikin Tato di Mata

Tertarik ingin mata Anda berwarna tidak hanya warna putih saja? Tato mata bisa jadi jawabannya. Sebelum lakukan, cari tahu dulu bahayanya di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Mata, Penyakit Mata 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Langkah untuk Berhenti Merokok

Berhenti merokok memang bukan perkara mudah. Mulailah dengan 5 langkah berikut.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Apakah Produk Pembersih di Rumah Anda Sebabkan Masalah Pernapasan?

Kandungan dalam berbagai produk pembersih rumah bisa menimbulkan masalah kesehatan. Bagaimana cara memilih dan mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 3 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Selain Mempercantik Kamar, 7 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Tidur Nyenyak

Beberapa jenis tanaman untuk kamar membawa efek menenangkan dan mampu membersihkan udara dari polusi, bau, dan jamur. Apa saja jenisnya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit


Direkomendasikan untuk Anda

berhenti minum pil kb

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
gaya pengasuhan

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
mudah dihipnotis

Mengapa Sebagian Orang Mudah Dihipnotis, Sementara yang Lain Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
manfaat buah mangga

7 Manfaat Kesehatan yang Bisa Anda Dapat dari Buah Mangga

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit