home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

6 Khasiat Baik yang Bisa Anda Peroleh dari Daun Selada Air

6 Khasiat Baik yang Bisa Anda Peroleh dari Daun Selada Air

Daun selada biasanya disantap mentah sebagai lalapan, dijadikan isian roti, atau dicampur dalam salad. Namun, sudahkah Anda tahu kalau masih ada jenis daun selada lainnya? Atau bahkan sudah pernah mencobanya? Ya, dia adalah selada air yang bisa dimakan langsung ebagai lalapan mentah maupun direbus terlebih dulu.

Tidak mau kalah dengan daun selada pada umumnya, ada beragam manfaat selada air yang baik untuk menunjang kesehatan Anda, lho. Mari simak selengkapnya dalam ulasan berikut ini.

Kenali kandungan nutrisi dalam selada air

Sumber: COOP Stronger Together

Jika daun selada biasanya dikenal dengan ukuran daun lebar yang berwarna hijau muda, maka daun selada air memiliki diameter daun yang lebih kecil dengan warna hijau tua. Sama halnya dengan jenis sayuran lain yang menyimpan segudang khasiat baik, Anda juga bisa memperoleh manfaat selada air secara cuma-cuma.

Selada air dilengkapi dengan berbagai nutrisi penting yang akan semakin menambah kecukupan zat gizi dalam tubuh. Menguti dari Data Komposisi Pangan Indonesia milik Kementerian Kesehatan RI, dalam 100 gram (gr) daun selada dapat menyumbang sebanyak 17 kalori energi, 2,2, gr karbohidrat, 3,1 gr protein, dan 0,7 gr serat.

Tidak cukup sampai di situ saja, Anda tentu akan memperoleh beragam vitamin dan mineral saat makan daun selada yang satu ini. Mineral seperti kalsium, fosfor, zat besi, natrium, kalium, tembaga, seng dan tambahan vitamin B, vitamin C, serta vitamin K turut membuat daun selada ini semakin kaya nutrisi.

Jadi mulai sekarang, jangan ragu lagi untuk makan daun selada air yang tidak hanya segar tapi juga menyehatkan tubuh ini.

Sederet manfaat selada air untuk kesehatan

Selain membangkitkan selera makan, selada air juga turut menawarkan beragam manfaat baik yang sebaiknya tidak Anda lewatkan begitu saja.

1. Tinggi kandungan antioksidan

Sumber: Reader’s Digest

Setiap kali memakan selada air, Anda telah menambah sejumlah antioksidan yang ada di dalamnya. Antoksidan adalah senyawa yang bertugas untuk melindungi tubuh dari serangan buruk radikal bebas. Terlalu banyak terpapar radikal bebas, berisiko menimbulkan berbagai penyakit kronis yang berbahaya.

Meski antioksidan sebenarnya diproduksi sendiri oleh tubuh, tapi tidak ada salahnya untuk mengoptimalkan jumlahnya melalui sumber makanan harian. Terlebih karena jumlah antioksidan yang dihasilkan tubuh hanya sedikit.

Lebih khususnya lagi, selada air punya lebih dari 40 jenis flavonoid, yakni antioksidan yang umumnya terkandung dalam tumbuhan. Jumlahnya pun tergolong tinggi dibandingkan jenis sayuran lainnya, sehingga dinilai ampuh untuk menetralisir efek dari radikal bebas.

2. Mencegah serangan kanker

menolak pengobatan kanker

Manfaat selada air lainnya yang tak kalah menarik karena mengandung senyawa phytochemical dan isothicyanate. Kedua senyawa ini telah lama dikenal dapat membantu mengurangi risiko penyakit kanker dengan cara menjaga sel-sel tubuh, menghalangi senyawa karsinogenik penyebab penyakit, serta mencegah pertumbuhan dan penyebaran tumor.

Bahkan, beberapa penelitian yang dilansir dari laman Healthline, telah membuktikan bahwa senyawa isothiocyanates dalam daun selada air ini mampu mencegah terjadinya kanker usus, prostat, paru, dan kulit.

Diperkuat dengan penelitian lain dalam Toxicology and Applied Pharmacology, bahwa senyawa isothiocyanates dan sulforaphane yang sama-sama ada dalam daun selada air bisa menekan kemunculan sel kanker payudara.

3. Menurunkan tekanan darah

tekanan darah tinggi boleh donor darah

Sebuah penelitian di tahun 2013 yang diterbitkan oleh British Journal of Clinical Pharmacology, menemukan bahwa makanan yang mengandung nitrat, seperti selada air, terbukti dapat melebarkan pembuluh darah sekaligus melancarkan kerja pembuluh darah yang kaku.

Disamping itu, kandungan nitrat dalam daun selada yang satu ini juga mampu meningkatkan jumlah oksida nitrat dalam darah. Itu sebabnya, tekanan darah yang tinggi nantinya akan menurun secara berangsur-angsur.

4. Melindungi kesehatan jantung

mencegah penyakit jantung keturunan

Berbagai nutrisi penting dalam sayur-sayuran diyakini bagus untuk menjaga kesehatan jantung, tak terkecuali dengan selada air. Beta karoten, zeaxanthin, dan lutein adalah beberapa senyawa antioksidan keluarga karotenoid yang terkandung dalam selada air.

Konsumsi ketiga senyawa ini kerap kali dihubungkan dengan pencegahan penyakit jantung dan tekanan darah tinggi. Lebih dari itu, jumlah senyawa karotenoid yang tinggi juga bisa menurunkan risiko serangan jantung dan stroke, menurut Mediators of Inflammation Journal.

Bagi Anda yang sedang berusaha untuk menjaga kesehatan jantung, jenis selada yang satu ini bisa menjadi pilihan makanan yang tepat karena biasa membantu menurunkan kolesterol tubuh, yang secara langsung memengaruhi fungsi jantung.

5. Menjaga kesehatan tulang

penyebab demensia

Faktanya, jenis selada yang satu ini mengandung sejumlah vitamin dan mineral yang disinyalir mampu memperkuat dan mempertahankan fungsi tulang. Mulai dari vitamin K, kalsium, magnesium, kalium, hingga fosfor.

Disini, vitamin K bertugas untuk mempercepat penyerapan kalsium, mengurangi ekskresi kalsium dalam urin, serta sebagai salah satu komponen osteocalcin yang merupakan protein pembentuk jaringan tulang sehat.

Ditambah dengan peran dari mineral lainnya yang semakin memperkuat kemampuan dan kesehatan tulang sebagai anggota gerak tubuh.

6. Menyehatkan mata

merawat kulit sekitar mata

Bukan hanya vitamin A saja yang bisa menjaga kesehatan mata, vitamin C pun punya andil yang sama. Penelitian yang dimuat dalam Acta Ophthalmologica Journal, menjelaskan bahwa kandungan vitamin C dalam selada air bisa menurunkan risiko seseorang mengalami katarak.

Selain katarak, senyawa antioksidan lutein dan zeaxanthin yang ada di selada air akan mencegah perkembangan penyakit degenerasi makula. Degenerasi makula adalah munculnya gangguan pada mata yang dapat memengaruhi kemampuan untuk melihat.

Penyakit ini dapat menyerang seiring bertambahnya usia, yang kebanyakan dialami ketika seseorang sudah menginjak usia lebih dari 60 tahun.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

10 Impressive Health Benefits of Watercress. https://www.healthline.com/nutrition/watercress-benefits#section2 Diakses pada 11 Oktober 2018.

All You Need to Know About Watercress. https://www.medicalnewstoday.com/articles/285412.php Diakses pada 11 Oktober 2018.

Selada Air. Data Komposisi Pangan Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. http://www.panganku.org/id-ID/beranda Diakses pada 27 Februari 2019.

Toxicology and Applied Pharmacology. Broccoli and Watercress Suppress Matrix Metalloproteinase-9 Activity and Invsiveness of Human MDA-MB-231 Breast Cancer Cells. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15953625 Diakses pada 11 Oktober 2018.

British Journal of Clinical Pharmacology. Vascular Effects of Dietary Nitrate (As Found in Green Leafy Vegetables and Beetroot) Via the Nitrate-Nitrite-Nitric Oxide Pathway. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22882425 Diakses pada 11 Oktober 2018.

Mediators of Inflammation Journal. Dietary Intake of Carotenoids and Their Antioxidant and Anti-Inflammatory Effects in Cardiovascular Care. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/24489447 Diakses pada 11 Oktober 2018.

Acta Ophthalmologica. Association of Vitamin C with the Risk of Age-Related Cataract: A Meta-Analysis. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/25735187 Diakses pada 11 Oktober 2018.

Foto Penulis
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri Diperbarui 18/12/2020
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus