Agar Tak Layu, Begini Cara Mencuci dan Menyimpan Selada di Kulkas

    Agar Tak Layu, Begini Cara Mencuci dan Menyimpan Selada di Kulkas

    Bagi Anda pecinta lalapan, mungkin terpikir membeli banyak selada untuk disimpan. Namun, Anda perlu tahu cara mencuci dan menyimpan stok selada yang tepat di kulkas.

    Lantas, bagaimana cara mencuci dan menyimpan selada agar awet? Temukan jawabannya dalam penjelasan berikut!

    Cara mencuci selada

    Daun selada memiliki banyak kandungan air yang bisa cepat layu bila tidak dibersihkan dan disimpan dengan cara yang tepat.

    Selain itu, sebagaimana sayuran hijau lainnya, selada juga bisa terkontaminasi patogen atau bakteri seperti Salmonella selama proses pengemasan, distribusi, hingga sampai ke tangan Anda.

    Studi dalam jurnal Food Protection Trends (2012) menyebutkan bakteri Salmonella merupakan penyebab paling umum terjadinya keracunan makanan yang menimbulkan masalah pencernaan.

    Selain itu, sisa pestisida yang masih menempel juga berisiko tertelan dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

    Untuk itu, Anda perlu memperhatikan sejumlah cara mencuci selada berikut sebelum nanti menyimpannya di kulkas.

    1. Cuci tangan hingga bersih menggunakan sabun dan air mengalir, setidaknya 20 detik sebelum memegang bahan makanan.
    2. Jika membeli daun selada utuh, potong bagian akar, batang yang keras, dan bagian daun yang layu dengan menggunakan pisau bersih.
    3. Cuci daun-daunnya dengan air mengalir untuk merontokkan sisa-sisa kotoran dan membersihkan pestisida yang mungkin masih menempel.
    4. Gosok-gosok perlahan setiap helai daun, dari sisi depan dan belakang.
    5. Jangan cuci pakai sabun karena residu sabun bisa tertinggal di daun dan justru bisa mengkontaminasi sayuran.
    6. Periksa seluruh permukaan daun hingga ke sela-selanya, terutama pada area daun di dekat batang.
    7. Bila dirasa sudah cukup bersih, tepuk-tepuk daun secara perlahan untuk menghilangkan sisa-sisa air.
    8. Tiriskan daun selada di atas saringan selama 5 – 10 menit sebelum disimpan.

    Untuk menghindari daun selada atau sayuran lainnya cepat layu, hindari menggunakan pisau logam saat memotong bagian akar dan batang keras daun selada.

    Gunakan pisau plastik atau tangan untuk mencegah perubahan warna menjadi kecokelatan yang biasa terjadi pada sayuran.

    Cara menyimpan selada di kulkas

    manfaat daun selada

    Setelah melakukan rentetan cara mencuci selada di atas, selanjutnya Anda bisa menyimpannya di kulkas agar lebih awet.

    Sebelum itu, Anda perlu memastikan suhu di dalam kulkas cukup dingin, yaitu di bawah 5 °C untuk mencegah perkembangbiakan bakteri dalam makanan yang Anda simpan.

    Agar stok yang Anda siapkan lebih awet, perhatikan cara menyimpan selada di kulkas yang tepat berikut ini.

  • Pastikan selada yang Anda cuci sudah kering. Bila belum, bantu dengan alat pengering atau tepuk-nepuk daun dengan handuk bersih.
  • Pastikan seluruh bagian selada kering menyeluruh untuk menjaga kelembapannya.
  • Siapkan wadah bersih untuk menyimpan selada.
  • Letakkan daun selada di atas tisu hingga menutupi seluruh bagiannya, lalu gulung dengan rapi.
  • Masukkan gulungan tisu berisi selada ke dalam wadah yang sudah Anda siapkan.
  • Simpan di dalam rak sayuran pada kulkas dengan suhu mendekati 0 °Celsius.
  • Selada akan bertahan selama 5 sampai 10 hari.
  • Situs Centers for Disease Control and Prevention menyarankan untuk menyimpan sayur yang sudah dibersihkan ke dalam kulkas sebelum 2 jam guna mencegah perkembangbiakan bakteri.

    Tidak hanya untuk daun selada, cara ini juga bisa Anda lakukan untuk menyimpan jenis sayuran hijau lainnya, seperti selada air, kol, bayam, sawi, dan sebagainya.

    Hal yang perlu diperhatikan saat mencuci dan menyimpan sayuran

    cara menyimpan selada di kulkas

    Membersihkan dan menyimpan makanan agar siap konsumsi, atau disebut juga food preparation, tak bisa dilakukan sembarangan.

    Pasalnya, kontaminasi silang sangat rentan terjadi selama proses mencuci dan menyimpan sayuran, termasuk pada daun selada.

    Kontaminasi silang atau cross contamination adalah perpindahan bakteri berbahaya dari satu makanan ke makanan lainnya.

    Kontaminasi silang dapat menyebabkan gangguan pencernaan hingga keracunan.

    Untuk itu, perhatikan hal berikut saat mencuci dan menyimpan selada agar terhindar dari kontaminasi silang.

    • Jauhkan selada dari bahan makanan lain saat mencuci.
    • Pisahkan peralatan seperti talenan, pisau, hingga wadah untuk mencuci selada dengan makanan mentah, seperti daging, ikan, dan telur.
    • Saat menyimpan, pastikan tertutup rapat dan bagian penyimpanan sayuran dengan bahan mentah lainnya tidak disatukan.

    Dengan memperhatikan cara mencuci dan menyimpan daun selada , barulah Anda bisa mengolah selada menjadi sajian yang lebih sehat untuk keluarga.

    Kesimpulan

    Cara mencuci dan menyimpan selada di kulkas dengan tepat tak hanya dapat membersihkan bakteri dan pestisida, tapi juga membuat selada menjadi lebih awet.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Andreas Wilson Setiawan

    General Practitioner · None


    Ditulis oleh Dwi Ratih Ramadhany · Tanggal diperbarui 05/12/2022

    Iklan
    Iklan
    Iklan
    Iklan