Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya
ask-doctor-icon

Tanya Dokter Gratis

Kirimkan pertanyaan atau pendapatmu di sini!

Kandungan dan Manfaat Nasi Jagung yang Kaya Serat

    Kandungan dan Manfaat Nasi Jagung yang Kaya Serat

    Sebagai masyarakat yang tak bisa lepas dari nasi, ada begitu banyak alternatif nasi putih yang ada di Indonesia. Salah satu pengganti nasi putih ini yaitu nasi jagung yang dianggap lebih sehat. Lantas, apa saja kandungan dan manfaat nasi jagung?

    Kandungan nasi jagung

    Nasi jagung merupakan makanan khas Indonesia Timur yang terbuat dari jagung sebagai bahan dasarnya. Hanya saja, nasi berwarna kuning ini memanfaatkan jagung yang sudah tua atau disebut jagung pipil.

    Jagung sendiri merupakan salah satu sumber karbohidrat yang baik bagi tubuh dan kaya akan serat.

    Selain itu, ada sederet kandungan nutrisi lainnya yang dimiliki dari nasi jagung hingga bisa menawarkan manfaat bagi kesehatan tubuh.

    Berikut adalah kandungan zat gizi yang terdapat dalam 100 gram nasi jagung.

    • Air: 11, 0 g
    • Energi: 357 kal
    • Protein: 8,8 g
    • Lemak: 0,5 g
    • Karbohidrat: 79,5 g
    • Serat: 6,2 g
    • Abu: 0,3 g
    • Kalsium: 5 mg
    • Fosfor: 43 mg
    • Besi: 0,6 mg
    • Natrium: 2 mg
    • Kalium: 30,4 mg
    • Tembaga: 0,10 mg
    • Seng: 0,3 mg
    • Tiamin (Vit. B1): 0,30 mg
    • Riboflavin (Vit. B2): 0,02 mg
    • Niasin: 0,1 mg

    Manfaat nasi jagung

    Bila dibandingkan nasi putih biasa, nasi jagung mengandung lebih banyak nutrisi. Berkat kandungan gizi di dalamnya ini, nasi jagung diklaim lebih sehat dan berkhasiat bagi kesehatan.

    Berikut manfaat yang ditawarkan nasi jagung.

    1. Mengontrol kadar gula darah

    pria dengan tulang sehat punya manfaat

    Salah satu manfaat nasi jagung yang paling populer yaitu mengontrol kadar gula darah.

    Pasalnya, nasi jagung mengandung serat yang ternyata bisa membantu mengendalikan kadar gula darah.

    Serat, terutama serat jenis larut air, dapat memperlambat pengosongan lambung dan penyerapan gula. Bila penyerapan gula dari makanan melambat, kadar gula mungkin tidak akan melonjak tiba-tiba.

    Maka dari itu, nasi jagung sering direkomendasikan sebagai pengganti nasi putih untuk para diabetesi. Konsumsi nasi jagung sewajarnya pun bisa menurunkan risiko diabetes tipe 2.

    2. Menjadi sumber energi

    Selain baik untuk diabetesi, nasi jagung ternyata memiliki manfaat lain berupa menghasilkan energi bagi tubuh.

    Bagaimana tidak, nasi jagung kaya akan karbohidrat, termasuk karbohidrat kompleks, yang menjadi sumber energi.

    Hal ini terjadi ketika tubuh memecah karbohidrat dari makanan menjadi glukosa. Glukosa atau gula darah merupakan sumber energi utama untuk sel, jaringan, dan organ tubuh.

    Nantinya, glukosa langsung digunakan atau disimpan di hati atau otot.

    Hal ini juga yang membuat nasi jagung dijadikan sebagai pengganti nasi putih karena sama-sama mengenyangkan, tetapi lebih sehat.

    Namun, jangan lupa konsumsi nasi jagung bersama dengan makanan bernutrisi lainnya, ya.

    3. Mencegah pembentukan ginjal

    Berkat kandungan kalium yang tinggi, nasi jagung berpotensi mencegah pembentukan batu ginjal bila dikonsumsi dalam batas wajar.

    Asupan kalium yang rendah dapat mengganggu penyerapan kalsium dalam ginjal. Akibatnya, ekskresi (pembuangan) kalsium urine meningkat dan berpotensi membentuk kristal pada ginjal.

    Nah, nasi jagung mengandung kalium yang dapat membantu menyerap zat sisa seperti kalsium urine sehingga mencegah batu ginjal.

    4. Menjaga kesehatan tulang

    Nasi jagung pun kaya akan fosfor yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang. Hal ini yang membuat konsumsi nasi jagung memiliki manfaat dalam mencegah masalah tulang.

    Begini, fosfor merupakan jenis mineral yang penting dan secara alami dijumpai pada makanan. Jenis mineral ini pun menjadi bagian dari komponen tulang, gigi, DNA, dan RNA.

    Jika tubuh kekurangan fosfor (hipofosfatemia), Anda berisiko mengalami kelemahan otot. Ini dapat terjadi mengingat fosfor menjadi komponen penting dalam pembentukan tulang.

    5. Membantu menjaga berat badan ideal

    Seperti yang dijelaskan sebelumnya, nasi jagung termasuk salah satu sumber serat yang baik bagi tubuh, terutama ketika ingin menjaga berat badan.

    Hal ini tidak mengherankan mengingat makanan berserat seperti nasi jagung cenderung lebih mengenyangkan. Alhasil, Anda akan makan lebih sedikit dan tetap kenyang lebih lama.

    Manfaat nasi jagung terhadap berat badan juga berkaitan dengan kesehatan pencernaan.

    Pasalnya, serat makanan meningkatkan berat dan ukuran feses sehingga lebih lembut dan mudah dikeluarkan. Hal ini bisa mengurangi risiko sembelit.

    Nah, bila ingin beralih mengonsumsi nasi jagung untuk mendapatkan manfaatnya, sebaiknya lakukan secara perlahan.

    Anda bisa mencampurkan nasi jagung dan nasi putih untuk pertama kali sehingga lidah akan lebih mudah menerimanya.

    Jika mempunyai pertanyaan lebih lanjut, silakan diskusikan dengan dokter atau ahli gizi guna memahami solusi yang tepat untuk Anda.

    health-tool-icon

    Kalkulator Kebutuhan Kalori

    Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

    Laki-laki

    Wanita

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Dietary fiber: Essential for a healthy diet. (2021). Mayo Clinic. Retrieved 1 September 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/fiber/art-20043983 

    Carbohydrates. (n.d). Medline Plus. Retrieved 1 September 2021, from https://medlineplus.gov/carbohydrates.html 

    Potassium. (2021). Office of Dietary Supplements. Retrieved 1 September 2021, from https://ods.od.nih.gov/factsheets/Potassium-Health%20Professional/ 

    Nasi Jagung. (n.d). Data Komposisi Pangan Indonesia. Retrieved 1 September 2021, from https://www.panganku.org/id-ID/view 

    Phosporus. (2021). Office of Dietary Supplements. Retrieved 1 September 2021, from

    Rouf Shah, T., Prasad, K., & Kumar, P. (2016). Maize���A potential source of human nutrition and health: A review. Cogent Food & Agriculture, 2(1). doi: 10.1080/23311932.2016.1166995. Retrieved 1 September 2021.

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Nabila Azmi Diperbarui Mar 10
    Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
    Next article: