Ayo, Makan Kerang! Ini 5 Manfaat Mujarabnya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Anda mungkin sudah sering menyantap makanan laut seperti udang dan cumi. Namun, bagaimana dengan kerang? Jangan salah, makanan laut yang satu ini banyak sekali khasiatnya bagi kesehatan. Selain itu, rasanya yang khas dan gurih bisa membuat banyak orang ketagihan. Yuk, simak lebih dekat apa saja nutrisi dan manfaat kerang berikut ini.

Kandungan nutrisi di dalam kerang

Ada beberapa jenis kerang yang banyak tersedia di Indonesia. Jenis kerang yang banyak ditemui di antaranya adalah kerang dara dan kerang hijau. Keduanya sama-sama bernutrisi selama Anda memilih kerang yang segar.

Berikut adalah kandungan zat gizi yang bisa Anda dapatkan dari kira-kira 85 gram kerang.

  • Protein: 11 gram atau 22 persen dari angka kecukupan gizi (AKG) harian
  • Lemak: 1 gram atau 1 persen dari AKG
  • Asam lemak omega-3: 168 miligram
  • Zat besi: 12 miligram atau 66 persen dari AKG
  • Vitamin A: 10 mikrogram atau 9 persen dari AKG
  • Vitamin B12: 42 mikrogram atau 700 persen dari AKG
  • Vitamin C: 11,1 miligram atau 18 persen dari AKG
  • Kalsium: 78,2 miligram atau 7 persen dari AKG
  • Kalium: 533,8 miligram atau 15 persen dari AKG
  • Mangan: 0,4 miligram atau 21 persen dari AKG
  • Selenium: 20,7 mikrogram atau 30 persen dari AKG
  • Karbohidrat: 2 gram atau 1 persen dari AKG
  • Kalori: 63 kkal

Manfaat kerang untuk kesehatan

Kerang ternyata punya berbagai manfaat yang sayang sekali kalau dilewatkan. Tertarik untuk mencoba makan kerang? Ini dia khasiatnya.  

1. Mengatasi anemia

Kerang kaya akan kandungan zat besi. Zat besi sendiri sangat penting untuk membentuk hemoglobin, yaitu protein khusus yang bertugas untuk membawa oksigen dalam darah Anda ke seluruh tubuh.

Tanpa hemoglobin dalam darah, organ-organ tubuh Anda tidak akan berfungsi dengan baik karena kurang oksigen.

Nah, makan kerang bisa membantu meningkatkan hemoglobin dalam darah. Dengan begitu, Anda yang punya penyakit anemia defisiensi zat besi bisa mendapatkan asupan zat besi yang cukup untuk membentuk hemoglobin.   

2. Menjaga kesehatan jantung

Anda bisa mendapatkan asupan asam lemak omega-3 yang tinggi dalam satu porsi kerang segar. Asam lemak omega-3 sendiri mampu menurunkan kadar trigliserida yang terlalu tinggi.

Kadar trigliserida yang tinggi berisiko menyebabkan berbagai masalah jantung seperti pengerasan pembuluh arteri dan serangan jantung.  

Akan tetapi, jangan makan kerang secara berlebihan. Pasalnya, kerang mengandung kolesterol. Kadar kolesterol yang terlalu tinggi juga berisiko buat kesehatan jantung Anda.

3. Membentuk dan merawat otot

Protein adalah zat gizi yang berperan penting dalam membentuk massa otot sekaligus merawatnya dari kerusakan jaringan atau sel. Buat Anda yang sering mengalami nyeri otot, protein juga bisa mempercepat proses pemulihan otot-otot yang kaku dan nyeri.

Seperti makanan laut lainnya, kerang juga kaya akan protein. Kerang bahkan jadi sumber protein yang lebih sehat dari daging sapi atau ayam karena kandungan lemak dan kalorinya lebih rendah.

4. Menjaga fungsi sistem saraf

Agar bisa menjalankan tugasnya dengan baik, sistem saraf dalam tubuh Anda memerlukan vitamin B kompleks. Salah satunya yaitu vitamin B12. Kekurangan vitamin B12 berisiko menyebabkan kerusakan saraf hingga penurunan fungsi otak.

Tentunya sayang bila Anda melewatkan manfaat vitamin B12 yang terkandung dalam kerang. Makan kerang bisa membantu menjaga fungsi sistem saraf Anda, terutama pada bagian otak.

5. Membantu menjaga sistem imun

Ternyata, kerang juga mengandung zinc di dalamnya. Mineral ini sangat penting untuk mengembangkan sel yang membentuk sistem kekebalan tubuh Anda.

Zinc dapat bertindak sebagai antioksidan yang melindungi tubuh Anda dari kerusakan akibat peradangan. Selain itu, mengonsumsi makanan yang mengandung zinc juga bisa membantu penyembuhan luka.

Tips aman mengonsumsi kerang

Beberapa orang mengidap alergi terhadap kerang. Jika muncul gejala-gejala alergi seperti gatal, muncul ruam, biduran, mual, muntah, diare, sulit bernapas, atau pembengkakan, berhenti makan dan segera minum obat alergi.

Anda juga sebaiknya tidak mengonsumsi kerang yang masih mentah karena risikonya sangat besar buat kesehatan. Untuk memasaknya, rebus terlebih dahulu selama kira-kira lima menit atau kukus selama empat sampai sembilan menit.

Jangan memakan kerang yang cangkangnya tidak bisa terbuka. Ini berarti kerangnya sudah mati sebelum dimasak. Kerang yang sudah mati sangat cepat membusuk dan rasanya tidak nikmat lagi.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Belum Banyak Diketahui, Inilah Manfaat Daging Angsa dan Kandungan Gizinya

Pernah coba makan daging angsa? Jangan salah, kandungan gizinya tak kalah dengan daging ayam atau bebek, lho! Intip faktanya di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Fakta Gizi, Nutrisi 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Ragam Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Walaupun digoreng, Anda bisa membuat bakwan yang enak, gurih, dan lebih sehat. Simak beragam resep membuat bakwan yang mudah berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Resep Sehat, Nutrisi 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Kelainan Jantung Ada di Sebelah Kanan (Dekstrokardia), Apa Bahayanya?

Dekstrokardia adalah kelainan jantung langka yang menyebabkan letak jantung bergeser ke sebelah kanan. Apa saja bahayanya?

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 23 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Daftar Makanan Penambah Darah untuk Orang Anemia (Plus Pantangannya)

Anemia umumnya bisa diatasi dengan mudah. Anda bisa mengonsumsi makanan penambah darah ataupun menjauhi pantangan untuk anemia. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 22 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

alergi pada telur

Serba-serbi Alergi Telur yang Harus Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
gula darah turun

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
bakteri asam laktat

5 Makanan dan Minuman Sehat yang Mengandung Bakteri Asam Laktat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
manfaat belimbing

9 Manfaat Kesehatan dari Makan Buah Belimbing

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit