Kelapa Muda vs Kelapa Tua: Beda Umurnya, Beda Pula Manfaatnya Bagi Tubuh

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Es kelapa muda merupakan salah satu minuman pelepas dahaga yang banyak disukai orang. Selain segar, katanya kelapa muda memiliki banyak manfaat kesehatan dibanding yang sudah tua. Hmm… Apakah benar? Eits, tapi sebelum mengetahui perbedaan manfaat kelapa muda dengan yang tua, ada baiknya ketahui dulu masing-masing nutrisi yang terkandung di kedua jenis buah ini.

Kandungan nutrisi dalam kelapa muda

minum air kelapa

Buah kelapa memiliki nama latin Cocos nucifera. Secara umum, air buah ini mengandung 16 kalori dan 4,1 gram gula. Sedangkan daging yang terkandung di dalamnya mengandung 77 kalori, 1,4 gram protein, 3.6 gram lemak, 10 gram gula, 257 gram kalium, dan 6 miligram vitamin C.

Cocos nucifera ternyata juga mengandung kalium yang lebih tinggi ketimbang minuman olahraga. Bahkan lebih tinggi dibandingkan apabila Anda memakan empat buah pisang.

Jika Anda ingin memenuhi kebutuhan cairan Anda, konsumsilah Cocos nucifera yang muda. Pasalnya, air yang terkandung pada kelapa muda jauh lebih banyak dibandingkan dengan yang tua. Sayangnya, kandungan daging buah yang muda lebih sedikit dibanding yang tua. Hal ini karena lebih dari 95 persen isi kelapa muda adalah air.

Meski begitu, tidak semua kelapa muda mengandung air yang berlimpah. Pasalnya, jumlah air per butir buah sangat bervariasi tergantung pada dari ukuran buahnya. Komposisi gizinya pun juga sangat bervariasi, tergantung dari varietas kelapa dan umur buahnya.

Kandungan nutrisi dalam kelapa tua

Di sisi lain, kandungan nutrisi dari air maupun daging buah yang sudah tua secara umum lebih tinggi dibanding dengan yang muda. Sebab, seiring berjalannya waktu di atas pohon, Cocos nucifera akan secara terus menerus mengalami kenaikan berat dan ukuran. Nah semakin tua umur buah, maka jumlah kandungan air dan dagingnya akan semakin lengkap dan maksimal.

Biasanya daging buah Cocos nucifera yang tua lebih tebal, bertekstur kasar karena mengandung banyak serat, serta memiki rasa yang lebih gurih. Daging buah yang tua juga mengandung 30% minyak nabati lebih banyak ketimbang yang muda. Jika kebutuhan Anda adalah untuk membuat santan, ada baiknya Anda menggunakan buah yang sudah tua karena biasanya daging buahnya sudah berlimpah.

Sebaliknya, daging buah yang muda umumnya jauh lebih sedikit, teksturnya lebih halus dan lembut, dan rasanya pun tidak sekuat daging buah yang sudah tua.

Lantas, apa bedanya manfaat kelapa muda dan kelapa tua bagi kesehatan?

minyak kelapa untuk rambut

Pada dasarnnya, baik itu Cocos nucifera yang muda maupun yang tua sama-sama memiliki banyak manfaat kesehatan. Namun, manfaat kesehatan yang terkandung di dalam buah ini tergantung pada jenis kebutuhan dan metabolisme tubuh Anda. Itu sebabnya, penting untuk memahami kebutuhan Anda terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mengonsumsi buah satu ini. 

Secara umum, berikut segudang manfaat kelapa untuk kesehatan yang perlu Anda ketahui.

1. Memenuhi asupan cairan tubuh

Tak hanya enak dikonsumsi pada saat cuaca sedang panas atau sedang berkeringat, air buah ini juga bisa dikonsumsi saat seseorang sedang kehilangan banyak cairan akibat diare. Manfaat kelapa yang satu ini bisa jadi alternatif menghidrasi tubuh selain dari air putih

Air Cocos nucifera juga bisa dijadikan sebagai minuman isotonik alami yang memberi banyak manfaat seperti minuman olahraga yang telah diformulasi. Ya, kandungan elektrolit dalam air buah ini dapat menggantikan cairan tubuh yang hilang saat olahraga.

Namun, untuk mendapatkan manfaat tersebut, Anda harus minum air buah ini yang masih muda dan minumlah dalam jumlah banyak, saran seorang ahli gizi olahraga, Nancy Clark, dikutip dari WebMD.

2. Menurunkan tekanan darah tinggi

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa air buah kelapa dapat melancarkan sirkulasi darah serta menurunkan tekanan darah tinggi, yang pada akhirnya membantu menurunkan risiko terkena serangan jantung dan stroke. Kandungan kalium tinggi dan natrium rendah dalam airnyalah yang berperan penting untuk menciptakan manfaat satu ini. 

Tak berhenti di situ, air buah ini juga dapat membantu meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik) dan penyerapan gula darah dalam tubuh. 

3. Obat kumur alami

Semua bagian buah ini bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan Anda sehari-hari, salah satunya dijadikan minyak. Selain digunakan untuk memasak, minyak buah ini juga bisa dijadikan sebagai obat kumur alami. Penggunaan minyak kelapa sebagai obat kumur alami sebenarnya udah dikenal sejak bertahun-tahun lalu.

Studi melaporkan bahwa minyak buah ini hampir sama efektifnya dengan chlorhexidine, larutan antiseptik yang biasa terkandung dalam obat kumur. Tak hanya itu, minyak buah ini juga bisa membantu mengobati dan mencegah radang gusi (gingivitis).

4. Membakar lemak perut

Minyak buah ini juga dapat dapat mengurangi nafsu makan dan meningkatkan pembakaran lemak perut, sehingga bisa membantu Anda menurunkan berat badan. Lemak perut sendiri merupakan lemak paling berbahaya dan sering dikaitkan sebagai penyebab berbagai penyakit kronis.

Dalam sebuah penelitian pada wanita yang mengalami obesitas perut, mengonsumsi 2 sendok makan minyak kelapa selama 12 minggu diketahui dapat membantu menurunkan BMI dan lingkar pinggang secara drastis. Tak hanya pada wanita, manfaat satu ini juga dirasakan oleh pria.

Mulai sekarang, Anda bisa mengganti minyak goreng yang Anda gunakan sehari-hari dengan minyak kelapa. Selain baik untuk yang sedang menjalani diet, minyak ini juga baik untuk kesehatan Anda. Namun ingat, minyak ini tinggi kalori. Jadi, gunakanlah minyak ini secara bijak

5. Mencegah batu ginjal

Memastikan tubuh Anda mendapatkan cairan yang cukup setiap hari sangat baik untuk pencegahan batu ginjal. Penelitian menunjukkan bahwa air Cocos nucifera mungkin bisa jadi pilihan yang lebih baik untuk memenuhi asupan cairan sekaligus membantu Anda terhindar dari penyakit batu ginjal (kencing batu).

Hal ini berdasarkan studi yang dilakukan pada tikus dengan batu ginjal. Dari penelitian tersebut diketahui bahwa air Cocos nucifera mampu mencegah kristal menempel pada ginjal dan bagian lain dari saluran kemih.

Tak hanya itu, air kelapa juga mampu mengurangi jumlah kristal yang terbentuk dalam urin. Para peneliti percaya bahwa air kelapa membantu mengurangi produksi radikal bebas yang terjadi sebagai respons terhadap kadar oksalat yang tinggi dalam urin.

Sayangnya, ini merupakan penelitian pertama yang meniliti efek air buah ini pada batu ginjal. Alhasil, masih dibutuhkan banyak penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat satu ini.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kaki Terasa Lemas Tiba-Tiba? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Apakah Anda pernah merasakan tiba-tiba kaki lemas? Cari tahu penyebabnya, apakah karena penyakit berbahaya atau hanya sekadar kelelahan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Otak dan Saraf 14 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Enzim SGOT dan SGPT

Salah satu tes yang dianjurkan untuk dilakukan ketika Anda sakit adalah pemeriksaan SGOT dan SGPT. Pemeriksan apa itu dan apa artinya kalau tinggi?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Pencernaan, Penyakit Hati (Liver) 12 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Gangguan Kesehatan Akibat Duduk Terlalu Lama

Di mobil duduk, di kantor duduk, sampai rumah duduk lagi. Apa kira-kira efeknya pada kesehatan kita?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Terlalu Sering Minum Obat Pereda Nyeri, Bikin Obat Jadi Tak Mempan Lagi

Seberapa sering Anda minum obat pereda nyeri untuk menghilangkan rasa sakit Anda? Hati-hati jika terlalu sering, malah rasa sakit tidak hilang. Mengapa?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 12 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengatasi sakit punggung

Saraf Kejepit, Apa Penyebab dan Bagaimana Gejalanya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
zat aditif adalah msg

Zat Aditif pada Makanan Ternyata Tak Selalu Berbahaya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
obat mimisan alami

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
bercak putih di puting

5 Penyebab Bercak Putih di Puting Susu dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit