home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Manfaat Gula Merah, Si Manis yang Menyehatkan

Manfaat Gula Merah, Si Manis yang Menyehatkan

Gula manis gula jawa, habis nangis ketawa.” Zaman kecil dulu, Anda mungkin sering mendengar slogan konyol seperti itu. Ya, selain berguna sebagai bahan masakan tradisional dengan cita rasanya yang manis, katanya, makan gula jawa juga bisa membuat badan lebih berenergi. Benarkah? Baiknya, Anda simak dulu penjelasan mengenai manfaat gula merah.

Asal usul dan manfaat gula merah

Gula merah adalah gula yang dibuat dari pohon palma. Gula ini berwarna kekuningan atau kecokelatan dengan rasa manis nira kelapa.

Terkenal juga dengan nama gula jawa karena banyak dibuat oleh para pengrajin yang kebanyakan berasal dari pulau Jawa. Bentuknya bermacam-macam, ada yang seperti setengah lingkaran, batok, atau tabung, seperti yang sudah biasa Anda lihat.

Gula ini terbuat dari jenis pohon kelapa palma (dalam bahasa Inggris disebut palm sugar) yang disadap getahnya dari kuncup bunga pohon kelapa tersebut. Setelah getah didapat, cairan tersebut dimasak hingga mengental lalu dicetak ke dalam batok kelapa atau cetakan kecil bentuk bulat.

Gula jawa dikenal sebagai gula alami karena pengolahannya yang masih dibuat secara tradisional, khususnya di Indonesia, tanpa campuran bahan kimia di dalamnya.

Gizi yang terkandung dalam gula merah

Gula jawa tak bisa jadi sumber gizi yang utama bagi tubuh. Tetapi, dibandingkan pemanis lainnya, gula jawa tidak kalah sehat dan bermanfaat daripada pemanis lain, contohnya dibandingkan dengan gula pasir.

Manfaat gula jawa di dapat dari kandungan vitamin C, kalium, fosfor, magnesium, kalsium, dan zat besi di dalamnya.

Selain itu, gula jawa juga mengandung sejumlah zat yang tak kalah penting, misalnya fitonutrien seperti polifenol, flavonoid dan antosianin.

Apa saja manfaat gula merah?

Berbagai zat gizi yang terkandung dalam gula jawa tentunya dapat memberikan Anda sejumlah manfaat kesehatan. Berikut manfaatnya.

1. Membuat tubuh lebih berenergi

Gula sendiri dikenal sebagai sumber energi untuk tubuh. Terutama ketika Anda melakukan aktivitas fisik yang intens, gula dapat menjadi sumber energi utama.

Selama proses pencernaan, gula seperti sukrosa dan glukosa pada gula merah nantinya akan terurai menjadi gula sederhana. Kemudian, gula tersebut mengalir melalui aliran darah ke seluruh sel-sel tubuh.

Di sanalah gula akan diubah menjadi energi dan membantu pembentukan protein atau disimpan untuk digunakan setiap tubuh memerlukannya.

2. Meningkatkan kekebalan tubuh

Manfaat ini bisa Anda dapatkan karena kandungan fitonutriennya. Fitonutrien merupakan komponen yang banyak ditemukan pada sayur-sayuran dan juga berfungsi sebagai pemberi warna.

Bersifat sebagai antioksidan, fitonutrien dalam gula merah dapat melindungi tubuh dari bahaya radikal bebas serta karsinogen dengan meningkatkan enzim-enzim lain yang juga bekerja seperti antioksidan.

Selain itu, fitonutrien juga berpotensi untuk mencegah kanker melalui perbaikan DNA yang nantinya akan berefek pada perkembangan sel-sel kanker.

3. Bantu menjaga tingkat gula darah

Setiap pemanis yang diserap tubuh pastinya memiliki indeks glikemik. Indeks glikemik adalah skala untuk mengukur seberapa cepat karbohidrat yang dikonsumsi meningkatkan glukosa dalam darah Anda.

Makanan yang indeks glikemiknya tinggi akan berdampak lebih besar pada meningkatnya gula darah Anda. Rentang skala yang digunakan untuk mengukur indeks glikemik adalah 1-100.

Indeks yang berada di bawah 55 dianggap tidak begitu memengaruhi gula darah tubuh, namun jika lebih tinggi kemungkinan lebih tidak sehat.

Mengenai indeks glikemik gula jawa, ternyata gula kelapa merah atau gula jawa memiliki indeks glikemik rendah sebesar 35.

Hal ini tentunya merupakan kabar baik bagi Anda yang sedang menjaga kadar gula darah. Gula merah bisa menjadi alternatif ketika Anda ingin mengonsumsi makanan manis.

Namun ingat, gula merah tetaplah seperti gula yang bisa saja meningkatkan risiko Anda terhadap meningkatnya gula darah. Jadi, konsumsilah dengan bijak.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Benefit of Palm Sugar. (n.d.). Health Guidance. Retrieved 12 April 2021, from http://www.healthguidance.org/entry/17580/1/Benefits-of-Palm-Sugar.html

Question and Answers About Sugar. (2009). Food Insight. Retrieved 12 April 2021, from https://foodinsight.org/questions-and-answers-about-sugars/

Phytochemicals in cancer prevention and management? (2015). British Journal of Medical Practitioners. Retrieved 12 April 2021, from https://www.bjmp.org/files/2015-8-2/bjmp-2015-8-2-a815.pdf

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Novita Joseph
Tanggal diperbarui 15/02/2017
x