home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

10 Makanan yang Aman Dikonsumsi Saat Perut Kosong

10 Makanan yang Aman Dikonsumsi Saat Perut Kosong

Saat perut keroncongan, rasa lapar mungkin membuat Anda tergoda untuk makan apa pun yang Anda lihat. Sayangnya, kebiasaan ini bisa merugikan kesehatan karena tidak semua makanan yang ada di sekitar Anda baik dikonsumsi saat perut kosong.

Makanan yang baik dikonsumsi saat perut kosong

makan sebelum lapar

Perut yang kosong biasanya lebih sensitif. Bukannya membuat Anda kenyang, pilihan makanan yang salah justru bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti sakit perut, perut kembung, dan sebagainya.

Untuk menghindari berbagai gangguan tersebut, berikut makanan yang sebaiknya Anda konsumsi.

1. Telur

Tak diragukan lagi, telur merupakan makanan yang baik bagi tubuh. Studi menunjukkan bahwa makan telur saat perut kosong bisa membuat Anda cepat kenyang, mengurangi asupan kalori pada waktu makan selanjutnya, serta menstabilkan gula darah.

Telur juga mengandung lemak dan kolesterol yang tubuh butuhkan, tapi bahan pangan ini tidak menyebabkan kenaikan kolesterol. Sebaliknya, makan telur justru membantu menurunkan kolesterol jahat sehingga bermanfaat bagi jantung.

2. Oatmeal

Oatmeal merupakan makanan yang baik dikonsumsi saat perut kosong, terutama ketika sarapan. Pasalnya, makanan yang terbuat dari gandum giling ini mengandung protein dan serat beta-glukan yang membuat Anda kenyang lebih lama.

Selain mengenyangkan perut, oatmeal juga membentuk lapisan yang melindungi dinding lambung dari iritasi. Iritasi biasanya terjadi karena lambung kosong dalam waktu lama. Tanpa makanan, asam lambung justru bisa mengikis dinding lambung.

3. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan mungkin lebih sering dikonsumsi sebagai camilan. Padahal, makanan ini sebetulnya bisa membuat Anda kenyang. Meski padat kalori, sifatnya yang mengenyangkan dan seratnya yang tinggi justru membantu menjaga berat badan.

Beberapa penelitian juga menunjukkan manfaat kacang, di antaranya mengurangi peradangan dalam tubuh, resistensi insulin, serta risiko penyakit jantung. Cukup konsumsi dua sendok makan kacang cincang untuk mendapatkan manfaat ini.

4. Pepaya

Bahan makanan yang satu ini cukup mengenyangkan, tapi tidak memberatkan kerja lambung sehingga baik dikonsumsi saat perut kosong. Buah juga mengandung karbohidrat, vitamin, dan mineral yang tubuh butuhkan untuk bisa bekerja dengan baik.

Salah satu buah yang paling bersahabat dengan perut Anda yaitu buah pepaya. Kandungan serat pepaya dapat melancarkan pencernaan, sedangkan enzim papain di dalamnya membuat proses penguraian protein menjadi lebih mudah.

5. Bubur nasi

Bukan tanpa alasan bubur nasi menjadi sarapan favorit banyak orang. Bubur memiliki tekstur yang lembut dan tidak begitu padat. Jadi, makanan ini tidak membuat “kaget” organ lambung, apalagi memperberat kerjanya dalam menggiling makanan.

Bubur juga sangat sederhana dan mudah diolah dengan bahan apa saja, termasuk untuk orang yang menjalani pola makan khusus. Anda bisa menambahkan protein dari potongan ayam, lemak dari telur, serat dari sayuran, dan masih banyak lagi.

6. Greek yogurt

Jika Anda mencari makanan yang baik dikonsumsi saat perut kosong, cobalah Greek yogurt. Menurut studi dalam jurnal Nutrition Reviews, protein pada yogurt terbukti dapat mengurangi rasa lapar dan lebih ampuh dalam meningkatkan metabolisme.

Produk olahan susu juga dapat menjaga berat badan dengan meningkatkan hormon yang membuat Anda kenyang. Selain itu, yogurt juga kaya akan bakteri baik yang menjaga kesehatan usus dan melancarkan pencernaan.

7. Madu

Madu rupanya bukanlah sekadar pemanis alami makanan dan minuman. Cairan kental ini juga mengandung zat gizi yang tubuh butuhkan, khususnya karbohidrat. Konsumsi madu bisa memberikan Anda energi sebelum waktunya makan berat.

Selain itu, madu juga kaya akan antioksidan. Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa kandungan antioksidan madu dapat menurunkan tekanan darah, menjaga kadar kolesterol, serta melindungi sel tubuh dari radikal bebas.

8. Biji chia

Dikenal sebagai salah satu superfood terbaik, biji chia (chia seed) mengandung serat, vitamin, dan mineral dalam jumlah yang tinggi. Biji chia juga ramah lambung sehingga dinilai sebagai makanan yang baik dikonsumsi saat perut kosong.

Di balik ukuran mungilnya, biji chia mengandung serat yang dapat memadatkan makanan sehingga membuat Anda kenyang lebih lama. Kandungan antioksidannya pun bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, tekanan darah, dan gula darah.

9. Semangka

Ada satu keunggulan semangka dibandingkan jenis buah-buahan lain, yaitu kandungan airnya yang sangat tinggi. Jadi, buah rendah serat ini tidak hanya mengisi perut Anda, tapi juga membantu mengembalikan cairan tubuh selama Anda tidak makan.

Buah semangka juga kaya akan sitrulin, yakni asam amino yang melancarkan aliran darah dan meningkatkan kadar nitrat oksida dalam tubuh. Nitrat oksida dapat melebarkan pembuluh darah sehingga tekanan darah menurun ke tingkat yang normal.

10. Kurma

Kurma merupakan buah yang kaya energi dan gizi. Sifatnya juga ringan bagi lambung sehingga makanan yang satu ini baik dikonsumsi saat perut kosong. Maka dari itu, tidak heran bila kurma menjadi salah satu buah yang baik untuk buka puasa.

Jika Anda tidak terbiasa makan berat ketika perut kosong, sediakanlah beberapa butir buah kurma sebagai camilan. Anda bisa memakannya langsung atau mengolahnya menjadi jus kurma, susu kurma, wedang kurma, dan lain-lain.

Makanan yang Anda konsumsi saat perut kosong bisa berguna bagi tubuh atau justru menyebabkan masalah pencernaan. Oleh sebab itu, pilihlah makanan yang ringan untuk menyehatkan lambung sekaligus tetap punya energi dan zat gizi yang baik.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Rains, T., Leidy, H., Sanoshy, K., Lawless, A., & Maki, K. (2015). A randomized, controlled, crossover trial to assess the acute appetitive and metabolic effects of sausage and egg-based convenience breakfast meals in overweight premenopausal women. Nutrition Journal, 14(1). doi: 10.1186/s12937-015-0002-7

Blesso, C., Andersen, C., Barona, J., Volek, J., & Fernandez, M. (2013). Whole egg consumption improves lipoprotein profiles and insulin sensitivity to a greater extent than yolk-free egg substitute in individuals with metabolic syndrome. Metabolism, 62(3), 400-410. doi: 10.1016/j.metabol.2012.08.014

Rebello, C., Johnson, W., Martin, C., Xie, W., O’Shea, M., & Kurilich, A. et al. (2013). Acute Effect of Oatmeal on Subjective Measures of Appetite and Satiety Compared to a Ready-to-Eat Breakfast Cereal: A Randomized Crossover Trial. Journal Of The American College Of Nutrition, 32(4), 272-279. doi: 10.1080/07315724.2013.816614

Nishi, S., Kendall, C., Bazinet, R., Bashyam, B., Ireland, C., & Augustin, L. et al. (2014). Nut consumption, serum fatty acid profile and estimated coronary heart disease risk in type 2 diabetes. Nutrition, Metabolism And Cardiovascular Diseases, 24(8), 845-852. doi: 10.1016/j.numecd.2014.04.001

C, M., W, M., & T, E. (2013). Papaya preparation (Caricol®) in digestive disorders. Neuro Endocrinology Letters, 34(1). Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23524622/

Tremblay, A., Doyon, C., & Sanchez, M. (2015). Impact of yogurt on appetite control, energy balance, and body composition. Nutrition Reviews, 73(suppl 1), 23-27. doi: 10.1093/nutrit/nuv015

Khalil, M., & Sulaiman, S. (2010). The potential role of honey and its polyphenols in preventing heart disease: a review. African Journal Of Traditional, Complementary And Alternative Medicines, 7(4). doi: 10.4314/ajtcam.v7i4.56693

Wanders, A., van den Borne, J., de Graaf, C., Hulshof, T., Jonathan, M., & Kristensen, M. et al. (2011). Effects of dietary fibre on subjective appetite, energy intake and body weight: a systematic review of randomized controlled trials. Obesity Reviews, no-no. doi: 10.1111/j.1467-789x.2011.00895.x

Collins, J., Wu, G., Perkins-Veazie, P., Spears, K., Claypool, P., Baker, R., & Clevidence, B. (2007). Watermelon consumption increases plasma arginine concentrations in adults. Nutrition, 23(3), 261-266. doi: 10.1016/j.nut.2007.01.005

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Diah Ayu Lestari Diperbarui 13/08/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan