home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

7 Makanan untuk Orang Sakit agar Cepat Pulih

7 Makanan untuk Orang Sakit agar Cepat Pulih

Makanan berfungsi untuk memenuhi kebutuhan gizi dan membantu proses pemulihan pada orang yang sakit. Namun, saat badan sedang tidak fit, seseorang biasanya makan lebih sedikit akibat mual atau nafsu makan yang berkurang.

Kabar baiknya, ada beberapa jenis makanan yang bisa membantu Anda pulih dari sakit sekalipun sedang tidak nafsu makan. Apa saja contohnya?

Berbagai jenis makanan untuk orang sakit

Sakit saat batuk

Makanan untuk masa pemulihan haruslah mengandung berbagai zat gizi penting yang tubuh perlukan. Pada kasus penyakit berat, seorang pasien bahkan perlu mendapatkan asupan makanan cair dalam bentuk formula.

Namun, jika yang Anda alami saat ini yaitu penyakit ringan seperti sakit tenggorokan, pilek, atau gangguan pencernaan, beberapa makanan di bawah ini mungkin bisa membantu Anda menjalani masa pemulihan.

1. Sup ayam

Sup ayam cocok dikonsumsi ketika Anda pilek atau demam. Makanan ini mengandung kalori, protein, vitamin, dan mineral. Selain itu, kandungan air dan elektrolitnya juga bisa mencegah dehidrasi karena keseimbangan cairan tubuh Anda tetap terjaga.

Sebuah penelitian pada 2014 bahkan menunjukkan bahwa sup ayam bisa melegakan hidung yang mampet akibat pilek. Manfaat ini diduga berasal dari sistein, yaitu sejenis asam amino yang mampu melawan virus dan meredakan peradangan pada tubuh.

2. Madu

Madu termasuk salah satu makanan terbaik untuk orang yang sakit, terutama bila Anda sedang sakit tenggorokan akibat infeksi bakteri. Ini disebabkan karena madu memiliki sifat antibakteri yang cukup kuat.

Beberapa laporan ilmiah pun mengungkapkan bahwa madu dapat meningkatkan fungsi sistem imun. Untuk mendapatkan manfaat ini, coba minum satu sendok teh madu atau campurkan dengan air, teh, atau susu hangat.

3. Oatmeal

Orang yang terkena gangguan pencernaan biasanya dianjurkan untuk makan makanan tawar. Salah satu jenis makanan tawar yang menyediakan cukup banyak kalori, vitamin, dan mineral untuk masa pemulihan yaitu oatmeal.

Selain itu, penelitian terhadap hewan menunjukkan bahwa serat beta-glukan pada oatmeal dapat membantu meredakan peradangan pada usus. Dengan berkurangnya peradangan, gejala seperti sakit perut, kembung, dan diare akan berangsur hilang.

4. Pisang

Makanan lainnya yang bermanfaat untuk orang sakit yaitu buah pisang. Buah ini gampang dicerna dan bisa membuat Anda kenyang lebih lama. Dengan mengonsumsinya, Anda juga bisa memenuhi kebutuhan kalori, karbohidrat, dan vitamin.

Jika Anda sedang mengalami diare, kandungan serat pada pisang bisa membantu memadatkan feses dan mengurangi gejalanya. Jadi, bila makanan yang Anda konsumsi tampaknya justru membuat perut terasa tak nyaman, coba gantilah dengan pisang.

5. Yogurt

Saat Anda sedang tidak nafsu makan, cobalah mengonsumsi beberapa sendok makan yogurt. Produk susu ini mungkin tidak begitu padat, tapi kalori dan kandungan gizinya bisa membantu memenuhi kebutuhan harian Anda selama masa pemulihan.

Kandungan probiotik pada yogurt juga baik untuk pencernaan dan dapat mempercepat proses penyembuhan. Ini karena bakteri baik pada probiotik bisa meningkatkan fungsi sistem imun dan meredakan peradangan yang terjadi di dalam tubuh.

6. Buah berry

Sudah bukan rahasia lagi bahwa buah bermanfaat untuk orang sakit. Dari banyaknya jenis buah-buahan, buah berry termasuk yang terbaik. Ini karena berry kaya akan serat, vitamin, dan mineral yang meningkatkan fungsi imun.

Berry berwarna gelap seperti blueberry dan blackberry juga punya kandungan antioksidan kuat berupa antosianin dan flavonoid. Kedua zat ini terbukti mampu melindungi sistem pernapasan dari bakteri serta virus yang umum menyebabkan pilek.

7. Sayuran berdaun hijau

Orang yang sakit perlu banyak asupan vitamin dan mineral untuk mempercepat proses pemulihannya. Sebelum memilih meminum suplemen, Anda bisa mendapatkan zat gizi ini dari sayuran hijau seperti bayam, kangkung, dan selada.

Selain vitamin dan mineral, sayuran hijau mengandung zat khas tumbuhan yang bersifat sebagai antioksidan. Jika Anda bosan dengan olahan sayuran yang biasanya, coba tambahkan sayuran ini ke dalam sepiring omelet untuk tambahan protein.

Rasa mual dan penurunan nafsu makan mungkin membuat Anda lebih susah makan ketika sakit. Sebagai solusinya, Anda dapat mencoba berbagai makanan dari daftar di atas, baik sebagai hidangan utama maupun sebagai camilan sehat.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

The 15 Best Foods to Eat When You’re Sick. (2016). Retrieved 16 March 2021, from https://www.healthline.com/nutrition/15-best-foods-when-sick#TOC_TITLE_HDR_2

What should you eat when you are sick?. (2020). Retrieved 16 March 2021, from https://www.medicalnewstoday.com/articles/321786

Rushworth, G. F., & Megson, I. L. (2014). Existing and potential therapeutic uses for N-acetylcysteine: the need for conversion to intracellular glutathione for antioxidant benefits. Pharmacology & therapeutics, 141(2), 150–159. https://doi.org/10.1016/j.pharmthera.2013.09.006

Molan, P., & Rhodes, T. (2015). Honey: A Biologic Wound Dressing. Wounds : a compendium of clinical research and practice, 27(6), 141–151.

King, S., Glanville, J., Sanders, M. E., Fitzgerald, A., & Varley, D. (2014). Effectiveness of probiotics on the duration of illness in healthy children and adults who develop common acute respiratory infectious conditions: a systematic review and meta-analysis. The British journal of nutrition, 112(1), 41–54. https://doi.org/10.1017/S0007114514000075

Somerville, V. S., Braakhuis, A. J., & Hopkins, W. G. (2016). Effect of Flavonoids on Upper Respiratory Tract Infections and Immune Function: A Systematic Review and Meta-Analysis. Advances in nutrition (Bethesda, Md.), 7(3), 488–497. https://doi.org/10.3945/an.115.010538

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Diah Ayu Lestari Diperbarui 3 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x