Sebenarnya Makan Alpukat Bikin Gemuk Atau Kurus?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ketika Anda sedang ingin menurunkan atau menambah berat badan, segala jenis makanan tentu harus dipertimbangkan baik-baik. Jangan-jangan makanan yang selama ini Anda konsumsi bikin Anda semakin gemuk atau kurus. Nah, alpukat adalah salah satu jenis makanan yang sering disebut-sebut sebagai makanan orang diet. Akan tetapi, Anda mungkin juga pernah dengar bahwa alpukat bisa bikin gemuk. Lalu mana yang benar? Apakah alpukat bikin gemuk atau kurus? Simak saja jawabannya berikut ini.

Alpukat untuk menambah berat badan

Meskipun alpukat masuk dalam kategori buah-buahan, alpukat sebenarnya adalah sumber lemak nabati yang baik untuk dikonsumsi. Alpukat juga mengandung kalori yang padat. Menurut para ahli gizi yang tergabung dalam The Academy of Nutrition and Dietetics di Amerika Serikat, Anda yang ingin menambah berat badan perlu menambahkan sumber kalori padat setiap makan.

Namun, bukan berarti Anda boleh mengonsumsi makanan yang kaya kalori sembarangan, misalnya junk food. Sebaiknya, pilihlah sumber kalori dan lemak yang juga mengandung banyak nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh Anda. Alpukat bisa jadi jawaban yang tepat. Pasalnya, alpukat adalah sumber vitamin A, B-6, dan C. Selain itu, buah eksotis ini juga kaya akan mineral seperti kalium, magnesium, dan zat besi.   

Alpukat untuk menurunkan berat badan

Anda mungkin jadi ragu untuk mengonsumsi alpukat kalau Anda sedang berusaha untuk menurunkan angka timbangan. Namun, sebenarnya Anda tak perlu khawatir dengan kandungan lemak dalam alpukat. Ini karena jenis lemak dalam alpukat adalah lemak nabati tak jenuh tunggal. Jenis lemak ini disebut lemak baik karena sifatnya yang sangat mudah dibakar dan diubah menjadi energi. Berbeda dengan lemak jenuh (saturated fat) yang cenderung mengendap dalam tubuh.

Karena kandungan lemak baik dan kalori yang padat, mengonsumsi alpukat bisa membuat Anda kenyang lebih lama. Anda pun jadi bisa mengendalikan hasrat untuk mencari camilan atau makan lagi. Hal ini tentu baik jika Anda ingin menurunkan berat badan.

Akan tetapi, para ahli sepakat bahwa Anda harus hati-hati kalau mengonsumsi makanan yang tinggi kadar lemak tak jenuhnya. Meski memang sehat, khasiatnya untuk diet jelas tak seampuh makanan yang rendah lemak.  

Jadi sebenarnya alpukat bikin gemuk atau kurus?  

Alpukat adalah buah eksotis yang baik untuk mengendalikan berat badan, baik untuk menguruskan badan atau menambah berat badan. Kuncinya terletak pada bagaimana Anda mengonsumsinya.

Kalau Anda ingin menambah angka timbangan, sebaiknya tambahkan alpukat dalam menu harian Anda. Misalnya sebagai snack di sore hari. Anda juga bisa mengganti makanan tinggi kalori yang tidak sehat seperti gorengan dengan alpukat. Di pagi hari, Anda bisa minum jus alpukat untuk menambah energi dan asupan gizi.

Sementara kalau Anda ingin menguruskan badan, jangan makan alpukat secara berlebihan. Pasalnya, makan alpukat begitu saja tidak akan bisa bikin kurus dalam sekejap. Gantilah menu makan siang Anda, misalnya nasi goreng, dengan salad buah alpukat. Anda juga bisa sarapan dengan yogurt dan irisan alpukat daripada makan bubur ayam atau nasi uduk. Hindari untuk snacking dengan buah alpukat karena tanpa sadar bisa menambah asupan kalori dan lemak Anda dalam sehari. Jika memang ingin ngemil alpukat, imbangi dengan olahraga dan aktivitas fisik yang cukup. 

BACA JUGA:

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

11 Makanan dan Minuman Terbaik untuk Penderita Sakit Maag

Beberapa jenis makanan dan minuman ternyata bermanfaat untuk meringankan keluhan pada penderita sakit maag. Apa saja daftarnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Pencernaan, Gastritis & Maag 11 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Olahraga Kardio vs Angkat Beban: Mana yang Lebih Cepat Turunkan Berat Badan?

Olahraga adalah cara mendapatkan berat badan ideal yang paling efektif. Namun dari semua jenis, mana yang lebih manjur: olahraga kardio atau angkat beban?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Olahraga Kardio, Kebugaran 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Perlukah Melakukan Medical Check Up secara Rutin?

Medical check up dapat membantu Anda mengetahui kondisi kesehatan yang dimiliki. Tes pemeriksaan apa saja yang biasa dilakukan dalam medical check up?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan, Tes Kesehatan A-Z 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

4 Alternatif Sehat Pengganti Kopi di Pagi Hari

Tahukah Anda bahwa minum kopi sebaiknya tidak dilakukan di pagi hari? Lalu apa yang bisa jadi alternatifnya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Tips Makan Sehat, Nutrisi 5 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

diet alpukat

Mengenal Diet Alpukat, Betulkah Bermanfaat untuk Turun Berat Badan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
pilihan beras untuk menurunkan berat badan

Beras Merah vs Beras Shirataki, Mana yang Efektif untuk Diet?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
olahraga untuk mantan penderita sembuh dari pasien kanker survivor

Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit