backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

3

Tanya Dokter
Simpan

7 Efek Samping Akibat Kebanyakan Makan Alpukat

Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan · General Practitioner · None


Ditulis oleh Ilham Fariq Maulana · Tanggal diperbarui 16/11/2022

7 Efek Samping Akibat Kebanyakan Makan Alpukat

Buah alpukat banyak manfaatnya, mulai dari menjaga kesehatan jantung, mengatur gula darah, sampai mencegah cacat lahir pada janin. Namun, jangan jadi berlebihan mengonsumsinya. Ketahui sejumlah efek samping makan buah alpukat terlalu sering.

Efek kebanyakan makan buah alpukat

Alpukat salah satu pilihan buah yang baik untuk diet karena tinggi serat dan kaya lemak baik. Buah ini membantu Anda merasa kenyang lebih lama.

Meskipun begitu, Anda tetap perlu membatasi konsumsinya agar tidak mengalami masalah kesehatan berikut. 

1. Meningkatkan berat badan

Meskipun alpukat masuk dalam kategori buah-buahan, alpukat sebenarnya padat lemak. 

Kabar baiknya adalah lemak dalam alpukat tergolong lemak tak jenuh yang sehat untuk tubuh. 

Namun, lemak sehat pun tetap dapat menyebabkan kenaikan berat badan Anda apabila dikonsumsi secara berlebihan.

Satu buah alpukat ukuran sedang (150 gr) memiliki total kalori sekitar 240 kkal dan 22 gram lemak.

2. Kekurangan nutrisi

anemia

Jika menjadikan alpukat sebagai pengganti makanan utama, sehingga makan makanan yang sama hampir setiap hari, Anda bisa mengalami kekurangan zat gizi.

Zat gizi yang terkandung dalam alpukat tidaklah cukup untuk memenuhi nutrisi sehari-hari. 

Buah alpukat minim kandungan protein dan kalsium.

Kekurangan protein akan melemahkan jaringan dan massa otot, sedangkan kekurangan kalsium meningkatkan risiko penyakit tulang.

Alpukat juga tak mengandung cukup zat besi, sehingga Anda lebih rentan mengalami anemia.

3. Alergi

Meskipun jarang terjadi, beberapa orang bisa saja lama-lama mengembangkan alergi buah alpukat apabila mengonsumsinya secara berlebihan.

Menurut ulasan artikel dalam jurnal Allergy, Asthma, and Clinical Immunology (2011) alergi alpukat dapat menyebabkan bersin, batuk, pembengkakan, dan hidung tersumbat. 

Jika reaksi alergi ini Anda alami setelah mengonsumsi alpukat, coba hindari dulu buah alpukat dalam menu makan harian.

Kemudian lihat apakah gejala-gejala tersebut masih muncul atau tidak.

4. Merusak hati

Salah satu efek samping dari mengonsumsi buah alpukat terlalu banyak adalah membahayakan kesehatan organ hati

Terdapat kandungan senyawa kimia dalam minyak alpukat yang dapat membahayakan organ hati. Kandungan tersebut adalah estragole dan anethole

Berdasarkan beberapa penelitian lama terhadap hewan (in vivo), kedua senyawa kimia tersebut menunjukkan sifat karsinogenik atau pemicu kanker pada liver tikus. 

Meskipun begitu, belum diketahui efek samping pasti kedua senyawa tersebut pada manusia. 

5. Menimbulkan interaksi obat

Jika Anda mengonsumsi obat golongan Angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitor atau penurun tekanan darah, hindari makan alpukat dalam jumlah banyak. 

Makanan kaya kalium, seperti alpukat, akan menimbulkan interaksi obat terhadap obat golongan jenis tersebut. 

Anda berpotensi mengalami kadar kalium tinggi (hiperkalemia) dalam tubuh yang dapat memicu terjadinya aritmia, detak jantung tidak beraturan.

Anda sebaiknya makan alpukat satu jam sebelum atau empat jam setelah meminum ACE inhibitor.

6. Iritasi saluran pencernaan

gambar sistem pencernaan manusia

Sebuah penelitian dalam The Journal of Nutrition (2021) mengevaluasi dampak konsumsi alpukat pada mikrobiota (bakteri dalam usus).

Riset dilakukan pada 163 orang yang mengalami berat badan berlebih dan obesitas selama 12 minggu. Hasil riset menunjukkan mengonsumsi alpukat dalam jumlah yang banyak dapat mengiritasi saluran pencernaan. 

Iritasi saluran cerna rentan menyebabkan perut kembung, begah, kram, buang gas terus menerus, hingga diare.

Dalam jangka panjang, iritasi bisa memicu infeksi.

7. Menurunkan kolesterol baik

Buah alpukat dapat menurunkan kadar kolesterol jahat, low-density lipoprotein (LDL), yang dapat menyebabkan masalah pada jantung. 

Namun di samping keuntungannya, terdapat efek samping dari kebanyakan makan buah alpukat. 

Alpukat kaya akan beta-sitosterol, senyawa ini menyerap kolesterol jahat jika jumlahnya berlebih.

Namun, senyawa ini juga menyerap kolesterol high-density lipoprotein (HDL), jenis kolesterol baik yang bermanfaat. 

Salah satu fungsi kolesterol baik HDL adalah menjaga kekuatan dan kesehatan dinding dalam pembuluh darah, sehingga mencegah terjadinya stroke.

Selain lezat dan bergizi, alpukat menyehatkan karena sumber lemak sehat, vitamin, mineral, dan antioksidan.

Namun, terlalu banyak makan alpukat dapat menimbulkan sejumlah efek samping yang merugikan bagi kesehatan Anda.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Andreas Wilson Setiawan

General Practitioner · None


Ditulis oleh Ilham Fariq Maulana · Tanggal diperbarui 16/11/2022

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan