Semua yang Perlu Anda Ketahui Seputar Whey Protein

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Protein merupakan salah satu nutrisi yang dibutuhkan manusia, yng berfungsi untuk membangun otot dan jaringan tubuh. Tapi protein itu sendiri ada banyak jenisnya. Salah satunya adalah whey protein. Whey protein banyak digunakan oleh atlet dan orang-orang yang ingin meningkatkan massa otot.Berikut semua yang perlu Anda ketahui seputar whey protein.

Berbagai fakta menarik seputar whey protein

1. Punya bentuk dan fungsi yang berbeda

Ada 3 bentuk whey protein: powder, concentrate, dan isolate. Whey powder sering digunakan dalam industri makanan, contohnya daging, roti dan makanan kecil. Whey protein jenis ini lebih sering digunakan pada makanan dibanding suplemen olahraga.

Whey concentrate adalah jenis whey yang telah melewati proses pemisahan air, laktosa, dan sedikit mineral. Whey jenis ini banyak mengandung komponen aktif sehingga sering digunakan oleh atlet sebagai suplemen olahraga.

Sementara itu whey isolate adalah sumber protein murni karena mengandung konsentrasi protein hingga 90% bahkan lebih. Pada whey ini lemak dan laktosa dipisahkan seluruhnya sehingga dapat dikonsumsi oleh orang yang mengidap intoleransi laktosa. Namun walaupun kadar proteinnya tinggi, whey jenis ini banyak mengandung protein yang telah terdenaturasi dalam proses pengolahannya sehingga kurang efektif untuk membentuk otot.

2. Dapat meningkatkan kekebalan tubuh

Whey mengandung sistein, salah satu asam amino yang mengandung antioksidan. Sistein dapat membantu tubuh melawan berbagai penyakit. Beberapa penelitian juga membuktikan bahwa orang yang mengonsumsi whey protein lebih jarang terinfeksi bakteri atau virus

3. Menghambat pemecahan protein tubuh

Whey protein mengandung BCAA, yaitu sekelompok asam amino yang memiliki peran penting dalam meningkatkan sintesis protein dan menghambat pemecahan protein dalam tubuh. Oleh karena itu, BCAA dapat menjaga kadar protein dalam tubuh.

4. Lebih efektif dibanding protein kasein

Kasein merupakan jenis komponen protein yang dapat ditemukan pada susu dan memberikan warna putih pada susu. Kasein diserap oleh tubuh lebih lama dan perlahan dibanding whey protein. Selain itu, penelitian membuktikan bahwa konsumsi whey meningkatkan pembentukan protein sebesar 68% dibanding kasein yang hanya sebesar 31%

5. Paling baik dikonsumsi sebelum, sesudah, atau saat olahraga

Konsumsi whey segera sebelum, sesudah, atau saat olahraga akan meningkatkan massa otot dan pemulihan otot secara maksimal pada atlet.

6. Membantu pemulihan otot sesudah olahraga

BCAA yang terkandung dalam whey juga dapat membantu proses pemulihan otot setelah olahraga. Selain itu rasa pegal karena olahraga juga akan hilang lebih cepat dengan mengonsumsi whey protein.

7. Mapat meningkatkan performa olahraga

Selain sistein, whey mengandung asam amino triptofan. Pada saat olahraga, asam amino ini dikonsumsi oleh otak sehingga akan menghasilkan serotonin, yaitu zat yang menyebabkan perasaan lelah. Bila kadar triptofan meningkat, maka hal ini dapat menurunkan produksi serotonin sehingga dapat mengurangi rasa lelah.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berapa Kali Berhubungan Intim agar Anda Bisa Cepat Hamil?

Banyak pasangan yang mencoba berbagai cara agar bisa berhubungan seks setiap hari agar cepat. Tapi, apakah benar sering seks bisa hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

3 Kebiasaan Buruk di Masa Muda yang Bisa Picu Sarkopenia Saat Tua Nanti

Sarkopenia adalah hilangnya massa otot yang umum terjadi di usia senja. Usut punya usut, sarkopenia bisa disebabkan oleh gaya hidup tak sehat semasa muda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 19 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Permen Karet yang Mengandung Xylitol Bisa Cegah Gigi Berlubang?

Kandungan xylitol dalam permen karet bebas gula diklaim dapat membantu mencegah gigi berlubang. Berikut penjelasannya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Perawatan Oral, Gigi dan Mulut 17 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

7 Cara yang Bisa Dicoba Agar Hamil Anak Laki-laki

Katanya, berhubungan intim di hari ovulasi dan dibarengi dengan posisi seks tertentu jadi salah satu cara agar bisa hamil anak laki-laki. Benarkah begitu?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Program Hamil, Kesuburan, Kehamilan 17 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

alergi pada telur

Serba-serbi Alergi Telur yang Harus Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
gejala asam lambung

9 Cara Sederhana untuk Memelihara Kesehatan Lambung

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
Olahraga di tempat tidur

8 Olahraga yang Bisa Dilakukan di Tempat Tidur

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
obat vertigo

Berbagai Pilihan Obat Vertigo: Mana yang Paling Efektif?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 12 menit