8 Aturan Diet yang Salah Besar dan Tak Perlu Anda Percaya Lagi

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Anda mungkin pernah mendengar beberapa aturan diet yang aneh dan tetap memilih untuk mengikutinya, karena hal tersebut adalah bagian dari program diet yang banyak dilakukan orang-orang. Padahal, tak semua aturan diet harus Anda ikuti. Ya, ternyata ada beberapa aturan diet yang dibuat untuk dilanggar!

Mari kita lihat beberapa aturan diet paling umum, yang mungkin sering Anda dengar, dan lihatlah apakah aturan tersebut ada benarnya atau tidak.

Berbagai aturan diet yang ternyata salah

Aturan diet yang sering didengar sebenarnya tidak sepenuhnya membantu Anda mengurangi berat badan maupun mempermudah diet yang sedang Anda lakukan. Berikut adalah 8 aturan makanan yang tidak perlu Anda hiraukan:

1. Makan di malam hari bikin gemuk

Katanya, dilarang makan di malam hari bagi Anda yang sedang melakukan program diet penurunan berat badan. Padahal aturan diet satu ini tidak selalu benar. Pasalnya, waktu makan tidak memiliki pengaruh terhadap apa yang Anda makan dan berapa banyak porsinya, bila dibandingkan dengan aktivitas yang sudah Anda lakukan.

Apabila Anda menggemuk, hal ini disebabkan oleh total kalori harian yang dikonsumsi dalam jangka waktu lebih dari seminggu. Jadi, Anda boleh saja makan di malam hari. Dengan catatan asupan kalori yang didapatkan dari mengonsumsi makanan tertentu seimbang dengan kalori yang dibakar saat melakukan aktivitas fisik.

2. Biasakan makan sedikit-sedikit tapi sering

Metabolisme setiap orang berbeda dari satu dengan lainnya dan tidak ada aturan ketat yang dapat diikuti. Daripada Anda menjalani diet ketat yang hanya boleh makan dua kali sehari tapi kemudian Anda malah jadi kalap makan kebanyakan, lebih baik makan sedikit-sedikit tapi sering. Anda pun jadi lebih mudah mengendalikan porsinya.

3. Lemak bikin kenyang lebih lama, jadi Anda akan makan lebih sedikit

Aturan ini ada karena kenyataannya lemak lebih lama dicerna dalam tubuh. Meski begitu, hal ini tidak dapat membantu Anda mengontrol nafsu makan. Apabila Anda ingin menahan rasa lapar, perbanyaklah makanan yang mengandung protein dan serat, bukan lemak.

4. Saat diet Anda hari ini gagal, mulai lagi saja besok

Sebaiknya justru langsung perbaiki di jam makan berikutnya. Tak perlu menunggu besok. Ingat, semakin cepat semakin baik. Menunggu esok hari justru akan menumpuk kalori di dalam tubuh dan semakin sulit pula bagi Anda untuk membakarnya.

5. Tidak sopan untuk menolak makanan saat pesta atau saat berkunjung ke rumah kerabat

Cara pikir seperti ini sangat ketinggalan zaman. Sekarang ini menolak makanan yang tidak sehat atau yang menghambat program diet guna menurunkan berat badan merupakan alasan yang sangat dapat diterima. Jadi, jangan ragu untuk menolak makanan yang tidak sehat saat Anda sedang diet.

6. Menunda makan dapat membantu Anda menurunkan berat badan

Menunda atau bahkan tidak makan justru semakin membuat Anda lebih lapar pada waktu makan berikutnya. Hal ini menyebabkan Anda cenderung makan berlebihan. Tak hanya itu, tidak makan juga dapat mempengaruhi metabolisme menjadi lebih lambat.

7. Lemak bikin gemuk

Kuncinya adalah memilih lemak tidak jenuh atau yang sering disebut lemak baik. Lemak adalah bagian penting dari pola makan Anda dan mengandung vitamin-vitamin esensial dan gizi yang diperlukan untuk menjaga kesehatan. Terlebih lagi, beberapa lemak baik justru menonaktifkan gen penyimpan lemak dan mengaktifkan gen pembakar lemak.

8. Semua kalori sama saja

Para ahli telah membuktikan bahwa pernyataan ini rupanya salah. Kita harus memindahkan fokus dari kalori menuju kepadatan gizi (kualitas gizi). Makanan yang berbeda memengaruhi tubuh dengan cara yang berbeda pula, tergantung dari kandungan gizi yang ada, atau kurangnya kandungan gizi yang dikonsumsi dengan kalori tersebut.

Misalnya, sebaiknya Anda hindari makanan yang terbuat dari makanan yang diproses, gula yang terafinasi, makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans, serta makanan yang mengandung indeks glikemik tinggi.

Pada akhirnya, ahli gizi akan berkata, banyak aturan makan dan diet yang kita jalani dibuat untuk dilanggar. Hanya satu aturan yang kita harus coba terapkan. Yaitu untuk selalu makan makanan yang sehat dan menghindari makanan olahan yang sudah banyak diproses.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Was this article helpful for you ?
Sumber

Artikel dari ahli Phil Kelly

8 Aturan Diet yang Salah Besar dan Tak Perlu Anda Percaya Lagi

Tak semua aturan diet harus Anda ikuti. Ya, ternyata ada beberapa aturan diet yang dibuat untuk dilanggar! Aturan diet yang seperti apa? Cari tahu di sini.

Ditulis oleh: Phil Kelly
aturan diet yang salah
Diet, Nutrisi 19 Desember 2016

6 Vitamin yang Bisa Membantu Menghilangkan Lemak di Tubuh Anda

Olahraga bukanlah satu-satunya cara untuk menghilangkan lemak dan membentuk tubuh. Anda juga butuh asupan vitamin yang tepat. Lantas, vitamin apa saja?

Ditulis oleh: Phil Kelly
menghilangkan lemak

Apakah Olahraga Kardio Menyebabkan Lemak di Perut?

Latihan kardio memang memiliki banyak manfaat. Sayangnya, jika dilakukan secara berlebihan, latihan ini justru dapat menyebabkan penumpukkan lemak di perut.

Ditulis oleh: Phil Kelly
lemak di perut
Olahraga Kardio, Kebugaran 19 Oktober 2016

Yang juga perlu Anda baca

Leher Hitam? Atasi dengan Cara Mudah Ini

Jika memiliki kulit leher hitam, ketahui dulu apa penyebabnya. Setelah itu, cari tahu cara menghilangkan hitam di leher. SImak di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Kulit 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

Tidak hanya bermanfaat bagi orang yang sehat, olahraga juga harus dilakukan oleh mantan penderita kanker. Apa saja manfaatnya? Olahraga apa yang dianjurkan?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kebugaran 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Zat Aditif pada Makanan Ternyata Tak Selalu Berbahaya

Zat aditif ada dalam setiap makanan kemasan. Biasanya sengaja ditambahkan untuk tujuan tertentu. Namun, apakah berbahaya bila dikonsumsi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Fakta Gizi, Nutrisi 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Kaki Terasa Lemas Tiba-Tiba? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Apakah Anda pernah merasakan tiba-tiba kaki lemas? Cari tahu penyebabnya, apakah karena penyakit berbahaya atau hanya sekadar kelelahan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Otak dan Saraf 14 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pertolongan pertama keracunan makanan

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
apa itu kalori adalah

Mengenal Kalori: Pengertian, Sumber, Kebutuhan Harian, dan Jenis-Jenisnya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Brigitta Maharani
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
makanan penyubur sperma

10 Makanan Penyubur Sperma agar Pasangan Cepat Hamil

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
pilihan beras untuk menurunkan berat badan

Beras Merah vs Beras Shirataki, Mana yang Efektif untuk Diet?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit