Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Benarkah Berjemur Bisa Menurunkan Berat Badan?

    Benarkah Berjemur Bisa Menurunkan Berat Badan?

    Terpapar matahari bisa menyebabkan tubuh berkeringat, bahkan mungkin sebanyak saat olahraga. Oleh karena itu, sebagian orang beranggapan bahwa berjemur bisa menurunkan berat badan. Apakah itu benar? Simak jawabannya berikut ini.

    Apakah berjemur bisa menurunkan berat badan?

    sinar matahari membunuh coronavirus

    Sebuah studi baru dalam Journal of Scientific Reports (2017) mengungkapkan bahwa berjemur bisa menurunkan berat badan.

    Sinar matahari pagi dapat membakar sel lemak subkutan di jaringan adiposa (scWAT) atau sel lemak putih yang ada di bawah kulit.

    Sel scWAT merupakan tempat penyimpanan lemak utama dalam tubuh yang berperan penting membantu mengatur metabolisme tubuh dan memberikan energi untuk beraktivitas.

    Peneliti menemukan bahwa sel scWAT cenderung mengalami penyusutan akibat terkena paparan sinar matahari yang disebut sinar biru. Jadi, sel scWAT akan menyimpan lemak lebih sedikit.

    Sel ini sebenarnya merupakan cadangan energi yang berasal dari kalori yang tak terbakar akibat tubuh kurang melakukan aktivitas fisik.

    Meski demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan manfaat berjemur terhadap penurunan berat badan.

    Pasalnya, riset ini belum menemukan intensitas cahaya biru dan durasi berjemur yang diperlukan agar sel-sel scWAT menyusut dan membuat berat badan turun dalam jumlah yang signifikan.

    Berdasarkan temuan tersebut, berjemur belum tentu menjadi cara menurunkan berat badan yang efektif.

    Sinar matahari bantu memperbaiki jam biologis tubuh

    mengatur jam biologis tubuh mencegah kanker

    Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Plos One (2014) menemukan bahwa orang yang sering terkena sinar matahari di pagi hari memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang lebih lebih rendah bila dibandingkan orang yang lebih sedikit terpapar sinar matahari atau tidak sama sekali.

    Mengapa bisa begitu? Berjemur di bawah paparan sinar matahari pada pagi hari membantu mengatur jam biologis tubuh.

    Jadi, tubuh akan mengirimkan sinyal ke otak bahwa pagi hari adalah waktunya untuk bangun dan malam hari adalah waktunya untuk tidur.

    Pola tidur yang teratur akan membantu metabolisme tubuh berjalan lebih efisien. Oleh karena itu, berjemur bisa menurunkan berat badan meskipun tidak bekerja secara langsung.

    Selain itu, sinar matahari di pagi hari lebih kuat bila dibandingkan dengan sinar matahari pada sore hari.

    Pasalnya, sinar matahari pagi memiliki cahaya biru yang lebih kuat sehingga bisa memengaruhi jam biologis tubuh atau irama sirkadian Anda.

    Paparan sinar matahari yang cukup juga dapat membantu tubuh lebih banyak memproduksi hormon mood bahagia, yakni hormon serotonin.

    Hormon ini akan meningkatkan semangat dan motivasi Anda untuk hidup sehat, seperti menjaga berat badan agar tetap ideal.

    Harus berapa lama berjemur untuk menurunkan berat badan?

    apakah berjemur bisa menurunkan berat badan

    Berdasarkan riset sebelumnya, peneliti belum bisa menyimpulkan jumlah waktu yang diperlukan agar berjemur bisa menurunkan berat badan.

    Perlu diingat, terlalu banyak paparan sinar matahari justru akan membahayakan bagi tubuh. Pasalnya, sinar ultraviolet mampu meningkatkan risiko kanker kulit.

    Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (Perdoski) merekomendasikan untuk berjemur di pagi hari selama 5–15 menit pada pukul 09.00. Anda bisa rutin berjemur 2–3 kali seminggu.

    Jika Anda sensitif terhadap cahaya matahari, hindari kegiatan berjemur ini. Sudahi berjemur ketika kulit sudah terlihat kemerahan agar tidak meningkatkan risiko kulit terbakar.

    Kenapa tidak berjemur sambil berolahraga?

    manfaat berkebun

    Berjemur bukanlah cara yang tepat untuk memangkas angka di timbangan. Anda tetap harus mengatur pola makan dan setidaknya berolahraga ringan selama 30 menit setiap harinya.

    Keduanya melancarkan proses pembakaran kalori dari makanan yang Anda konsumsi. Hal ini tentu akan mengurangi risiko penumpukan lemak dan membantu panah timbangan bergerak ke kiri alias berat badan jadi turun.

    Guna lebih efektif menurunkan berat badan, sebaiknya Anda berjemur di pagi hari sambil berolahraga atau melakukan aktivitas lainnya.

    Inilah beberapa aktivitas fisik yang cocok dilakukan di pagi hari.

    • Berlari
    • Berkebun
    • Menyiram tanaman
    • Mencuci kendaraan
    • Menyapu halaman rumah
    • Mengajak peliharaan berjalan-jalan
    • Berjalan kaki
    • Bersepeda.

    Memang, ada beberapa bukti tentang berjemur bisa menurunkan berat badan, tapi masih memerlukan pembuktian lebih lanjut.

    Oleh karena itu, tetap imbangi asupan kalori yang dianjurkan saat diet dan kegiatan fisik agar program penurunan berat badan Anda menunjukkan hasil yang maksimal.

    health-tool-icon

    Kalkulator BMI (IMT)

    Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

    Laki-laki

    Wanita

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Ondrusova, K., Fatehi, M., Barr, A., Czarnecka, Z., Long, W., & Suzuki, K. et al. (2017). Subcutaneous white adipocytes express a light sensitive signaling pathway mediated via a melanopsin/TRPC channel axis. Scientific Reports, 7(1). doi: 10.1038/s41598-017-16689-4

    Torres, N., Vargas-Castillo, A., & Tovar, A. (2016). Adipose Tissue: White Adipose Tissue Structure and Function. Encyclopedia Of Food And Health, 35-42. doi: 10.1016/b978-0-12-384947-2.00006-4

    Trayhurn, P., & Beattie, J. (2001). Physiological role of adipose tissue: white adipose tissue as an endocrine and secretory organ. Proceedings Of The Nutrition Society, 60(3), 329-339. doi: 10.1079/pns200194

    Reid, K., Santostasi, G., Baron, K., Wilson, J., Kang, J., & Zee, P. (2014). Timing and Intensity of Light Correlate with Body Weight in Adults. Plos ONE, 9(4), e92251. doi: 10.1371/journal.pone.0092251

    Randy A. Sansone, L. (2021). Sunshine, Serotonin, and Skin: A Partial Explanation for Seasonal Patterns in Psychopathology?. Innovations In Clinical Neuroscience, 10(7-8), 20. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3779905/

    Jacoeb, T. N. A., Siswati, A. S., Budiyanto, A., Triwahyudi, D., Sirait, S. A. P., Mawardi, P., … & Tanojo, H. (2020). Pengaruh Sinar Ultra Violet Terhadap Kesehatan Kajian Terhadap Berjemur (Sun Exposures). Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit & Kelamin Indonesia (PERDOSKI), 1-15.

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Risky Candra Swari Diperbarui Dec 20, 2021
    Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan