5 Manfaat Berkebun Bagi Kesehatan Fisik dan Mental

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 31 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Masih ingat dengan lagu anak-anak ciptaan Ibu Sud yang berbunyi, “cangkul, cangkul, aku gembira menanam jagung di kebun kita”? Berkebun nyatanya memang bisa membuat hati gembira. Hal ini  dibuktikan melalui berbagai penelitian medis. Tidak cuma itu, berkebun juga bermanfaat bagi kesehatan fisik Anda. Apa saja manfaat berkebun untuk kesehatan Anda? Cari tahu di artikel ini.

Apa saja manfaat berkebun untuk kesehatan tubuh?

Tak jarang area taman atau lahan hijau yang dimiliki kurang dimaksimalkan oleh pemiliknya. Tak ada waktu, takut serangan, atau tidak memiliki bakat berkebun, merupakan salah satu dari sekian alasan lahan tersebut dibiarkan. Padahal merawat taman, sekecil apapun, dapat meningkatkan kualitas hidup.

Banyak yang tidak menyadari bahwa berkebun merupakan aktivitas fisik yang memiliki intensitas setara dengan lari di atas treadmil berkecepatan 5 km/jam. Selain mempercantik halaman rumah, dengan menyisihkan beberapa menit sehari untuk merawat tanaman, Anda juga telah meningkatkan kesehatan jantung. Berikut lima manfaat berkebun lain yang sama baiknya untuk kesehatan Anda.

1. Menurunkan berat badan

Dengan berkebun, tubuh Anda akan bergerak sehingga dapat membakar kalori tubuh. Bila selama ini Anda merasa kesulitan untuk menurunkan berat badan, cobalah untuk berkebun.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh American Journal of Public Health, berkebun dapat membantu menurunkan berat badan sebanyak 5-7 kilogram. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Westminster University, Inggris, seseorang yang rutin mengurus tanaman di kebun maupun pot memiliki angka BMI (Body Mass Index) yang lebih rendah dibanding mereka yang tidak suka berkebun.

2. Menurunkan risiko penyakit jantung

Meski bukan tergolong aktivitas kardio, berkebun juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Berdasarkan penelitian dalam the British Journal of Sports Medicine, berkebun dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke hingga 30 persen.

3. Meningkatkan daya tahan tubuh

Berkebun memang membuat tangan Anda kotor. Namun, bakteri yang terdapat di dalam tanah justru dapat meningkatkan daya tahan tubuh Anda. Dengan begitu Anda tidak akan mudah jatuh sakit dan dapat melawan infeksi dengan lebih mudah. Hal tersebut terungkap dari sebuah penelitian dalam jurnal Science. Penelitian yang dilakukan oleh University of Copenhagen juga menemukan bahwa berkebun dapat mencegah terjadinya alergi.

4. Menjaga kesehatan otak

Berkebun bukan hanya baik untuk fisik, tetapi juga untuk kesehatan otak. Penelitian yang ada dalam Journal of Alzheimer’s Disease, mengatakan bahwa berkebun bermanfaat dalam melindungi kesehatan kognitif, meningkatkan volume otak, dan menurunkan risiko alzheimer hingga 50 persen.

5. Meningkatkan koordinasi dan kekuatan tangan

Kekuatan tangan, fleksibilitas, dan koordinasi, merupakan hal yang penting untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Berkebun merupakan cara yang efektif dan bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan tersebut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Olahraga Kardio vs Angkat Beban: Mana yang Lebih Cepat Turunkan Berat Badan?

Olahraga adalah cara mendapatkan berat badan ideal yang paling efektif. Namun dari semua jenis, mana yang lebih manjur: olahraga kardio atau angkat beban?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Olahraga Kardio, Kebugaran 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Metode Pemeriksaan untuk Cek Kesehatan Jantung

Tidak hanya penderita penyakit jantung yang boleh melakukan cek jantung, namun juga termasuk yang memiliki faktor risiko. Berikut informasi lengkapnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Jantung 9 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

10 Fakta Unik tentang Jantung Manusia

Tahukah Anda bahwa banyak serangan jantung terjadi di hari Senin pagi? Simak berbagai fakta jantung lainnya yang mungkin belum Anda tahu.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Jantung 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Perlukah Melakukan Medical Check Up secara Rutin?

Medical check up dapat membantu Anda mengetahui kondisi kesehatan yang dimiliki. Tes pemeriksaan apa saja yang biasa dilakukan dalam medical check up?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan, Tes Kesehatan A-Z 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

diet alpukat

Mengenal Diet Alpukat, Betulkah Bermanfaat untuk Turun Berat Badan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
pilihan beras untuk menurunkan berat badan

Beras Merah vs Beras Shirataki, Mana yang Efektif untuk Diet?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit
ablasi jantung

Ablasi Jantung, Prosedur Medis untuk Mengatasi Detak Jantung yang Tidak Normal

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit