Faktor Genetik Dapat Memengaruhi Risiko Terjadinya Skizofrenia

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 28 Juli 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Terdapat banyak penyakit yang terjadi akibat diturunkan secara genetik. Salah satu yang ramai dibicarakan adalah skizofrenia. Ya, beberapa orang menganggap bahwa skizofrenia terjadi karena faktor keturunan alias genetik. Lantas, apakah ini benar? Simak penjelasannya di bawah ini. 

Skizofrenia bisa karena keturunan, tetapi tidak langsung 

perbedaan skizofrenia dan bipolar disorder

Skizofrenia adalah penyakit mental kronis yang dapat memengaruhi proses berpikir seseorang. Umumnya, penderita skizofrenia tidak dapat membedakan antara khayalan dan kenyataan. 

Penyebab dari salah satu penyakit mental yang hanya dialami oleh 1% dari populasi dunia ini dan belum jelas penyebabnya. Walaupun demikian, terdapat beberapa faktor yang mungkin memicu terjadinya gangguan mental ini, faktor genetik salah satunya. 

Banyak orang yang mengira jika salah satu anggota keluarga mengidap skizofrenia, kemungkinan besar anak atau cucu mereka pun akan mengalaminya.

Akan tetapi, seperti yang dikutip dari MedicineNet, Roxanne Dryden-Edwards, MD, menyatakan bahwa penyakit skizofrenia memang dapat terjadi karena keturunan, namun tidak secara langsung. Ada faktor psikologis dan lingkungan yang juga berperan dalam menyebabkan skizofrenia. 

Selain itu, skizofrenia karena keturunan biasanya terjadi pada anggota yang memiliki hubungan darah yang cukup dekat. Namun, pola genetiknya belum diketahui dengan pasti. 

Anak kembar lebih rentan terhadap skizofrenia akibat faktor genetik

menyusui bayi kembar

Pada tahun 2017 dilakukan sebuah penelitian di Denmark terhadap anak kembar untuk melihat apakah skizofrenia memang benar dapat menurun karena faktor genetik.

Lebih dari 30.000 anak kembar yang lahir pada tahun 1951 sampai 2000, diteliti sampai tanggal 1 Juni 2011. Baik anak kembar identik maupun non identik.

Hal ini bertujuan agar para peneliti dapat memperkirakan seberapa besar kemungkinan faktor keturunan menyebabkan skizofrenia. 

Pada penelitian tersebut, para peneliti memperkirakan bahwa ada kemungkinan sebesar 79% bahwa skizofrenia akan diturunkan ke anak kembar.

Kesimpulannya, faktor keturunan atau genetik memang dapat menjadi salah satu penyebab seseorang memiliki skizofrenia.

Akan tetapi, jika Anda memiliki saudara saudara yang cukup jauh dan menderita skizofrenia, risiko terkena skizofrenia pun akan menjadi semakin kecil. 

Skizofrenia dapat terjadi bahkan sebelum lahir

fakta tentang skizofrenia

Menurut Dr. Dryden-Edwards, skizofrenia juga dapat terjadi sebelum seorang anak lahir. Faktor lingkungan menjadi penyebabnya.

Risiko skizofrenia biasanya lebih banyak terjadi pada ibu yang hamil dalam usia tua, kekurangan gizi saat hamil, atau mengalami infeksi selama kehamilan. 

Selain itu, kehidupan yang sulit, korban pelecehan secara emosional, dan pernah menyaksikan kekerasan dalam rumah tangga juga dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap kemungkinan skizofrenia.

Oleh karena itu, faktor lingkungan memiliki peran penting pula sebagai penyebab skizofrenia, selain keturunan. 

Faktor penyebab skizofrenia lainnya

gejala skizofrenia

Seperti yang dilansir dari National Alliance on Mental Illness, selain karena keturunan dan lingkungan, skizofrenia pun dapat terjadi akibat beberapa faktor. Beberapa penyebab yang bisa membuat Anda berisiko terkena skizofrenia, antara lain

  • Senyawa kimia di otak, yaitu serotonin dan dopamine yang tidak seimbang dapat memicu munculnya gejala skizofrenia. 
  • Struktur otak yang berbeda juga dapat menyebabkan skizofrenia.
  • Penyalahgunaan obat-obatan tertentu dan rokok selama remaja dapat memengaruhi pola pikir selama masa remaja hingga dewasa.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Jangan Sampai Tertukar, Ini Perbedaan Skizofrenia dan Bipolar Disorder

Meski sama-sama termasuk penyakit kejiwaan, nyatanya ada banyak perbedaan skizofrenia dan bipolar disorder yang kerap sulit dibedakan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Mental, Gangguan Mood 15 Desember 2018 . Waktu baca 5 menit

4 Kiat Andalan untuk Mencegah Kambuhnya Skizofrenia

Skizofrenia tidak terjadi setiap saat, melainkan bisa sembuh dan kambuh kapan pun. Sebelum terulang, masih ada kesempatan untuk mencegah skizofrenia kambuh.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 5 Desember 2018 . Waktu baca 4 menit

Apakah Orang dengan Skizofrenia Punya Kepribadian Ganda?

Banyak yang mengira bahwa orang dengan skizofrenia punya dua kepribadian. Namun, kenyataannya tak sesederhana itu. Begini penjelasannya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 12 November 2018 . Waktu baca 3 menit

Semakin Tua, Gejala Skizofrenia Bisa Makin Memburuk, Ini Kata Peneliti

Skizofrenia termasuk salah satu gangguan mental yang perlu segera diobati. Jika tidak, gejala skizofrenia bisa terus memburuk seiring bertambahnya usia.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 10 November 2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

skizofrenia adalah, skizofrenia paranoid, penyakit skizofrenia, obat skizofrenia, gejala skizofrenia

Skizofrenia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit
sikzonoate

Sikzonoate

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 1 Agustus 2019 . Waktu baca 9 menit
pola asuh orangtua memengaruhi anak

Sering Memiliki Kemiripan, Ini 4 Hal yang Diwariskan Oleh Orangtua ke Anaknya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 9 Juni 2019 . Waktu baca 5 menit
fakta tentang skizofrenia

Bukan Penyakit Gila, Ini 5 Fakta Penting Skizofrenia yang Masih Disalahpahami

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 23 Desember 2018 . Waktu baca 4 menit