Degenerasi Makula Terkait Usia

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu degenerasi makula terkait usia?

Degenerasi makula terkait usia, alias age-related macular degeneration (ARMD) dikenal sebagai penyebab utama kebutaan di Amerika Serikat. Penyakit ini ditandai dengan gejala-gejala umum, seperti penglihatan kabur, gambar terdistorsi, dan kesulitan beradaptasi dengan kondisi cahaya yang kurang.

ARMD (degenerasi makula ) tipe kering maupun basah disebabkan oleh berbagai faktor seperti faktor lingkungan (rokok), faktor keturunan (jenis kelamin, ras) dan faktor proteksi (antioksidan). Penelitian menemukan bahwa setidaknya dua bentuk gen penyakit (Y402H dan A69S) berhubungan dengan peningkatan risiko degenerasi makula. Jika seseorang memiliki kedua gen mutan yang mengandung Y402H dan A69S, mereka akan cenderung mengalami degenerasi makula  hampir lebih dari 60 kali. Jumlah ini tentunya bukan jumlah yang sedikit. Hal tersebut membuat ARMD tidak asing lagi di tengah-tengah masyarakat.

Informasi mengenai ARMD mungkin berguna bagi pasien yang akan menjalani pemeriksaan fisik sebelum mengambil keputusan pengobatan. Informasi ini juga menekankan efek positif dari menghindari rokok dan menjalani pola hidup sehat. Dalam beberapa kasus, informasi dari gen dapat mendukung pemeriksaan fisik.

Kapan saya harus menjalani degenerasi makula terkait usia?

Tes ini dilakukan untuk:

  • memperkirakan risiko terserang penyakit
  • mendiagnosis gejala degenerasi makula

Gejala-gejala degenerasi makula   di antaranya:

  • tidak dapat membaca buku dengan intensitas cahaya yang sedikit
  • tidak dapat melihat dengan jelas ketika cahaya kurang, misalnya restoran dengan lampu redup
  • ketika membaca buku, kata-kata dalam buku terlihat kabur
  • kesulitan dalam melihat dan mengenali wajah seseorang

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani degenerasi makula terkait usia?

Selain tes ini, dokter mungkin menyarankan tes lain untuk menemukan faktor risiko penyakit, misalnya:

  • tes mata: dokter akan memberikan beberapa tetes homatropine hydrobomide ke mata pasien. Kemudian dengan menggunakan kacamata khusus, dokter akan melihat bagian belakang mata dan memeriksa apakah ada bintik-bintik kuning di bawah retina sebagai tanda penyakit degenerasi retina
  • memeriksa pandangan mata pasien
  • menggunakan bantuan tomografi koherensi optik. Tes ini membantu dokter untuk mendeteksi gangguan pembuluh darah yang biasanya berhubungan dengan degenerasi makula  tipe basah

Perhatikan peringatan dan tindakan pencegahan sebelum menjalani perawatan ini. Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan berkonsultasi dengan dokter untuk informasi dan instruksi lebih lanjut.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani degenerasi makula terkait usia?

Tidak ada persiapan khusus sebelum menjalani tes ini. Namun, dokter mungkin akan memeriksa kondisi kesehatan Anda terlebih dahulu. Konsultasikan pada dokter Anda mengenai persiapan tertentu sebelum menjalani tes.

Anda disarankan untuk menggunakan pakaian lengan pendek untuk mempermudah proses pengambilan sampel darah dari tangan Anda.

Bagaimana proses degenerasi makula terkait usia?

Tenaga medis yang bertugas mengambil darah Anda akan melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  • melilitkan sabuk elastis di sekitar lengan bagian atas Anda untuk menghentikan aliran darah. Hal ini membuat pembuluh darah di bawah ikatan membesar sehingga memudahkan untuk menyuntikkan jarum ke dalam pembuluh
  • membersihkan bagian yang akan disuntikkan dengan alkohol
  • menyuntikkan jarum ke dalam pembuluh darah. Mungkin diperlukan lebih dari satu jarum.
  • memasangkan tabung ke jarum suntik untuk diisi dengan darah
  • melepaskan ikatan dari lengan Anda ketika pengambilan darah dirasa sudah cukup
  • menempelkan kain kasa atau kapas pada bagian yang disuntik, setelah selesai disuntik
  • memberi tekanan pada bagian tersebut dan kemudian memasang perban

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani degenerasi makula terkait usia?

Sebagian orang mungkin akan merasakan sakit ketika jarum suntik ditusukkan ke kulit. Namun bagi kebanyakan orang, rasa sakit tersebut akan berangsur hilang ketika jarum sudah berada tepat di pembuluh darah. Umumnya, tingkat nyeri yang dialami tergantung pada keahlian perawat, kondisi pembuluh darah, dan sensitivitas seseorang terhadap rasa sakit.

Setelah melalui proses pengambilan darah, balut tangan Anda dengan perban. Tekan vena perlahan untuk menghentikan pendarahan. Setelah melakukan tes, Anda dapat melakukan aktivitas seperti biasa.
Jika Anda memiliki pertanyaan seputar proses tes, silakan berkonsultasi dengan dokter untuk instruksi lebih lanjut

Penjelasan dari Hasil Tes

Apa arti hasil tes yang saya dapat?

Kisaran normal untuk setiap tes mungkin berbeda-beda, tergantung pada laboratorium yang Anda pilih. Biasanya, kisaran normal tersebut akan ditulis di kertas hasil tes. Diskusikan dengan dokter atau ahli kesehatan kami sebelum tes dan setelah menerima hasil tes untuk hasil yang akurat.

Normal

Tidak ditemukan adanya mutasi

Abnormal

Adanya peningkatan risiko ARMD

Hasil tes ini akan digabungkan dengan hasil tes lain termasuk tes fisik. Anda dapat  berdiskusi langsung dengan dokter sebelum dan sesudah mendapatkan hasil tes untuk diagnosis yang lebih akurat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Meski Tampak Sama, Ini Beda Oral Trush, Lidah Peta, dan Oral Hairy Leukoplakia (OHL)

Sekilas ketiganya tampak sama dan sulit dibedakan. Agar tak keliru, berikut beda oral thrush, lidah peta, dan OHL yang penting diketahui. 

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 17 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Berbagai Posisi Tidur yang Baik dan Buruk untuk Kesehatan

Posisi tidur yang buruk akan menyebabkan pada kelelahan, gangguan tidur, hingga nyeri punggung. Lalu, bagaimana posisi tidur yang baik?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Pola Tidur Sehat 15 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Pura-pura Sakit? Bisa Jadi Anda Mengidap Sindrom Munchausen

Tanpa Anda sadari, sering berpura-pura sakit ternyata bisa menandakan gangguan jiwa. Cari tahu tanda-tanda dan penyebab sindrom pura-pura sakit berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 13 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

13 Komplikasi yang Mungkin Terjadi Akibat Stroke, Apa Saja?

Konsekuensi paling umum akibat stroke adalah lumpuh, biasanya merupakan kelumpuhan hemiplegia atau hemiparesis. Ketahui informasi lebih lanjut di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Stroke, Kesehatan Otak dan Saraf 12 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Berbagai Tes Medis yang Digunakan Dalam Evaluasi Stroke

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
minyak kelapa untuk bayi

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
posisi bab yang baik

Jongkok atau Duduk: Mana Posisi BAB yang Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 28 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
perut bunyi saat lapar

5 Gejala Umum Gangguan Pencernaan dan Kemungkinan Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit