7 Cara Menghilangkan Benjolan di Kelopak Mata (Kalazion)

    7 Cara Menghilangkan Benjolan di Kelopak Mata (Kalazion)

    Pernah mengalami benjolan di kelopak mata, tapi tidak ada rasa sakit? Itu adalah kalazion. Kondisi ini terjadi ketika kelenjar minyak atau sebum tersumbat di bawah kulit. Meski secara umum tidak berbahaya, Anda mungkin perlu ke dokter karena benjolan ini bisa menghalangi penglihatan. Lalu, bagaimana cara menghilangkan benjolan di kelopak mata atau kalazion?

    Cara menghilangkan benjolan di kelopak mata atau kalazion

    Ketika Anda berkonsultasi dengan dokter, biasanya, dokter akan memeriksa mata Anda yang dimulai dengan mencari benjolan di kelopak mata yang tidak terasa nyeri.

    Dokter juga akan memeriksa penyebab lain dari benjolan di kelopak mata ini, termasuk bila ada kemungkinan pertumbuhan tumor jinak atau ganas.

    Sebagai langkah awal, berikut cara menghilangkan benjolan di kelopak mata atau kalazion, mengutip dari American Academy of Ophthalmology.

    1. Membersihkan mata

    Kalazion terjadi karena adanya penyumbatan pada kelenjar minyak di kelopak mata (kelenjar meibom). Sumbatan tersebut dapat terjadi akibat kotoran di area mata.

    Oleh sebab itu, bersihkan mata untuk mengangkat kotoran yang tersumbat. Anda bisa membersihkan mata dengan air dan sabun yang lembut agar tidak perih di mata.

    2. Kompres air hangat

    kompres mata

    Mengompres area benjolan di kelopak mata bisa menjadi cara berikutnya untuk mengobati kalazion. Kompres air hangat bisa membuat kelenjar minyak yang tersumbat agar lebih lancar.

    Caranya, rendam kain bersih di dalam air hangat, lalu tempelkan di kelopak mata Anda selama 10-15 menit. Lakukan cara ini 3-5 kali dalam sehari.

    Jaga kain aga tetap hangat. Jadi, sebaiknya rendam kain di air hangat sesering mungkin ketika sudah dirasa mulai dingin.

    3. Melakukan pemijatan

    Memijat area kelopak mata secara lembut dengan memakai air hangat bisa membantu melancarkan saluran minyak yang tersumbat.

    Sebelum melakukan pemijatan, pastikan Anda membersihkan tangan untuk mengurangi risiko infeksi mata.

    Setelah kalazion atau benjolan di kelopak mata ini mulai mengering, jaga kebersihan area mata dengan tidak menyentuhnya. Selain bisa membuat benjolan kembali muncul, hal ini juga bisa memicu terjadinya infeksi.

    4. Hindari memencet benjolan

    Cara menghilangkan benjolan di kelopak mata atau kalazion yang tidak kalah penting adalah dengan menghindari memencet benjolan.

    Benjolan, terutama yang terlihat cukup besar, memang terasa sangat mengganggu dan tidak jarang membuat Anda ingin menyentuhnya.

    Akan tetapi, kalau dipencet dan cairan di dalam benjolan keluar, ini bisa menyebarkan infeksi di bagian kelopak mata lainnya.

    Bukan tidak mungkin, kalazion akan semakin meluas atau bahkan bertambah parah.

    5. Pemberian antibiotik

    aturan minum obat

    Dijelaskan dalam situs resmi American Academy of Ophthalmology, pemberian antibiotik perlu dilakukan ketika terjadi infeksi pada benjolan di kelopak mata.

    Perlu diketahui bahwa obat antibiotik merupakan jenis obat resep. Artinya, obat antibiotik baru bisa diperoleh ketika Anda sudah berkonsultasi dengan dokter.

    Anda sangat tidak disarankan untuk mengonsumsinya tanpa resep dokter.

    6. Suntik steroid

    Sama seperti antibiotik, suntik steroid perlu diberikan dengan resep dokter.

    Kalazion atau benjolan di kelopak mata perlu diberikan suntikan steroid ketika terjadi pembengkakan yang menghalangi penglihatan.

    Efek samping dari suntik steroid bisa sangat berbahaya. Maka dari itu, penggunaanya harus sesuai dengan anjuran dari dokter.

    7. Operasi pengangkatan benjolan

    Cara ini perlu dilakukan ketika benjolan di kelopak mata sudah mulai memengaruhi penglihatan, bahkan sampai membuat mata buram.

    Cara menghilangkan benjolan di kelopak mata ini tidak dianggap sebagai operasi besar sehingga dapat dilakukan di ruangan dokter (bukan di ruang operasi) dengan memakai bius lokal.

    Sebelum dilakukan tindakan operasi, pastikan untuk memberitahu dokter obat apa saja yang Anda konsumsi selama ini.

    Ini meliputi berbagai obat, misal vitamin dan suplemen, obat herbal, obat dengan resep dokter, sampai ‘obat warung’ yang mudah dibeli di pasaran.

    Anda juga perlu untuk menyebutkan kondisi kesehatan yang dimiliki, seperti sleep apnea yang bisa meningkatkan risiko efek samping dari anastesi atau bius yang akan diberikan.

    Jika penyakit mata ini terus-menerus mengalami kekambuhan, dokter mungkin juga akan melakukan biopsi.

    Prosedur ini dilakukan dengan mengambil sampel dari benjolan untuk kemudian diteliti di laboratorium. Tujuannya untuk memastikan penyebab benjolan tersebut, apakah terkait kanker atau tidak.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai cara mengobati kalazion ini, konsultasikan kepada dokter Anda.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    What Are Styes and Chalazia?. (2022). Retrieved 20 May 2022, from https://www.aao.org/eye-health/diseases/what-are-chalazia-styes

    Lindsley, K., Nichols, J. J., & Dickersin, K. (2013). Interventions for acute internal hordeolum. The Cochrane database of systematic reviews4(4), CD007742. https://doi.org/10.1002/14651858.CD007742.pub3

    Chalazion – Moorfields Eye Hospital. (2022). Retrieved 20 May 2022, from https://www.moorfields.nhs.uk/condition/chalazion-0

    Chalazion. (2022). Retrieved 20 May 2022, from https://www.aoa.org/healthy-eyes/eye-and-vision-conditions/chalazion?sso=y

    Eyelid problems. (2022). Retrieved 20 May 2022, from https://www.nhs.uk/conditions/eyelid-problems/

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Riska Herliafifah Diperbarui Jun 08
    Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto