Lansia Uring-uringan di Malam Hari? Bisa Jadi Karena Sindrom Sundowning!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bila Anda tinggal dengan lansia yang memiliki penyakit Alzheimer, Anda pasti menyadari adanya perubahan perilaku pada sore hari atau menjelang malam. Kondisi ini disebut dengan sundown syndrome atau sindrom sundowning, yang berarti sindrom menjelang malam. Meskipun tidak dapat dihentikan sepenuhnya, sindrom ini bisa dikelola. Simak ulasan berikut mengenai sindrom sundowning dan cara mengatasinya.

Sekilas mengenai sindrom sundowning

Dilansir dari WebMD, satu dari lima orang dengan Alzheimer atau demensia bisa mengalami sindrom ini, tapi bisa juga terjadi pada lansia yang tidak memiliki Alzheimer ataupun demensia. Penyebab terjadinya sindrom ini belum dipastikan, tapi beberapa ilmuwan berpendapat bahwa perubahan ini dipengaruhi oleh kemampuan otak dan jam biologis tubuh pada lansia yang sudah mulai terganggu.

Beberapa gejala yang muncul pada sindrom ini adalah perubahan suasana hati menjadi gelisah, kesal, bingung, merasa curiga terhadap sesuatu, ataupun bisa juga berteriak dan berhalusinasi. Pemicu munculnya kondisi ini biasanya terjadi saat area di sekeliling pasien lebih gelap atau redup, merasa lelah atau frustrasi, bosan, memiliki gangguan tidur, kelaparan atau haus, dan kesulitan memisahkan mimpi dari kenyataan (disorientasi) sehingga merasa linglung.

Bagaimana cara menghadapi lansia dengan sindrom sundowning?

Saat kondisi ini terjadi, Anda harus tetap tenang, jangan tunjukkan rasa cemas Anda yang bisa memperburuk kondisinya. Kemudian, cobalah menenangkannya dengan beberapa hal berikut ini:

  • Dekati pasien dan tanyakan apa yang dibutuhkan
  • Ingatkan pasien bahwa waktu sudah malam dan lebih baik beristirahat
  • Yakinkan pasien bahwa semuanya baik-baik saja
  • Temani pasien, jangan biarkan sendirian

Bila tips di atas tidak berpengaruh sama sekali, konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan pengobatan dan saran terbaik supaya gejala tidak semakin bertambah buruk.

Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi lansia dengan sindrom sundowning?

Gejala sundowning syndrome bisa terjadi sangat parah tapi akan membaik di pagi harinya. Namun, kondisi ini dapat menganggu orang lain yang harus beristirahat dan tentunya mengganggu kualitas tidur lansia sendiri. Berikut beberapa tips untuk menghadapi dan mengatasi lansia dengan sundowning syndrome, seperti:

1. Pahami pemicunya

Setiap lansia dengan sundowning memiliki pemicu yang berbeda. Untuk itu, mulailah memerhatikan dan mengawasi aktivitasnya tepatnya ketika menjelang sore. Dengan cara ini, Anda bisa menemukan pemicunya dan bisa mengurangi atau membatasi lansia dengan paparan pemicu tersebut.

2. Atur aktivitas dan kebiasaannya

Cobalah untuk membuat jadwal kegiatan untuk pasien, agar rutinitasnya tetap berjalan normal dan pasien tidak merasa kebingungan ataupun merasa terancam dengan hal-hal yang tidak bisa ia prediksi.

Bila ada perubahan, maka terapkan secara perlahan untuk memberi waktu pasien beradaptasi. Bukan hanya aktivitas di rumah, tetapi biarkan lansia memiliki waktu untuk sekadar mengobrol dengan tetangga atau jalan-jalan di sore hari mungkin membantu memperbaiki suasana hati dan mengurangi stres.

Kemudian, jangan biarkan pasien merokok atau minum alkohol yang akan menganggu kesehatannya. Bila pemicunya akibat rasa haus atau lapar, mungkin Anda harus kembali mengecek pola makan lansia, misalnya menyediakan camilan kecil di sore hari dan sediakan segelas air di  atas laci dekat tempat tidurnya.

3. Ciptakan suasana yang nyaman

Karena sindrom terjadi ketika matahari mulai terbenam, Anda bisa memberikan suasana nyaman di kamar tidurnya dengan menutup tirai dan tidak membiarkan daerah sekitarnya menjadi sangat gelap. Siapkan selimut favoritnya dan taruh foto keluarga di kamarnya, agar pasien tidak merasa sendiri. Mungkin Anda bisa membacakan cerita, membuka obrolan ringan, atau menyalakan musik yang bisa menenangkan hatinya sehingaa pasien dapat tidur dengan nyenyak nantinya.

Meski harus merawat lansia, Anda juga tidak boleh lupa dengan kesehatan tubuh

Kondisi lansia dengan sindrom ini mungkin membuat Anda memiliki waktu tidur atau beristirahat lebih sedikit. Namun, Anda harus tetap sehat supaya bisa memantau dan merawat kesehatannya.  Jadi, sebaik mungkin tetap terjaga pola hidup sehat. Konsumsi makanan sehat seimbang, rutin berolahraga, dan tidur cukup. Mungkin Anda membutuhkan bantuan pasangan atau orang lain untuk menjaga pasien secara bergantian sehingga Anda tetap bisa melakukan rutinitas dan hobi yang Anda sukai.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Tips Perawatan Setelah Sunat Agar Cepat Sembuh

Anda perlu memberikan perawatan yang tepat untuk mencegah infeksi atau timbulnya komplikasi setelah sunat. Perhatikan panduannya berikut ini, ya.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Sering Dijadikan Wedang, Jangan Lewatkan 4 Manfaat Hebat Kayu Secang

Kayu secang sering diolah menjadi minuman wedang secang oleh orang-orang Jawa. Penasaran apa manfaat kayu secang untuk kesehatan? Klik di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Pasangan Anda belum cukup luwes dan percaya diri saat berhubungan intim? Tenang, ini dia berbagai cara merangsang istri yang ampuh dan penuh kehangatan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Seksual, Tips Seks 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Telat haid memang bisa jadi ciri hamil, tapi bisa juga tidak. Jadi berapa lama sejak telat datang bulan bisa menjadi pertanda kehamilan. Cek di sini ya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Wanita, Menstruasi 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

arti desahan wanita

Mengapa Wanita Lebih Sering Mendesah di Ranjang Dibanding Pria?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
lemon dan madu

5 Manfaat Minum Campuran Lemon dan Madu untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
obat cacing kremi

Obat Paling Ampuh untuk Menghilangkan Cacing Kremi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
apa itu kalori adalah

Mengenal Kalori: Pengertian, Sumber, Kebutuhan Harian, dan Jenis-Jenisnya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Brigitta Maharani
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit