Rekomendasi Aktivitas Lansia agar Tetap Aktif, Aman, dan Lebih Percaya Diri!

    DISPONSORI OLEH:

    Rekomendasi Aktivitas Lansia agar Tetap Aktif, Aman, dan Lebih Percaya Diri!

    Setelah menginjak usia lanjut, kebanyakan orang mengurangi aktivitas sehari-hari, karena stamina sudah jauh berkurang, punya kondisi kesehatan tertentu, atau tidak ada kesempatan. Padahal, orang lanjut usia (lansia) justru harus tetap aktif dengan melakukan beragam aktivitas yang berguna setiap hari agar lansia sehat dan bugar. Apa manfaat dari melakukan aktivitas bagi lansia dan aktivitas apa saja yang bisa dilakukan?

    Pentingnya melakukan aktivitas bagi lansia

    Aktivitas, baik fisik, sosial, maupun kegiatan berguna lainnya, bisa memberikan beragam manfaat pada kesehatan lansia. Berikut adalah ragam manfaat yang bisa lansia peroleh bila tetap aktif dan melakukan aktivitas.

    1. Melatih keseimbangan tubuh

    berat badan ideal lansia

    Lansia lebih rentan kehilangan keseimbangan dan terjatuh yang berakibat pada patah tulang atau masalah kesehatan lain. Hal ini membuat Anda perlu melakukan aktivitas fisik agar membantu melatih refleks keseimbangan tubuh.

    2. Menurunkan risiko penyakit

    Berbagai penelitian menunjukkan, lansia aktif memiliki sistem imun yang lebih baik, dan berisiko lebih rendah terhadap penyakit, seperti hipertensi, penyakit jantung, diabetes, hingga osteoporosis.

    3. Meningkatkan fungsi kognitif

    Aktivitas lansia, baik fisik, sosial, atau kegiatan mengasah otak, bisa membantu meningkatkan fungsi kognitif lansia yang perlahan menurun dan mencegah penyakit lain, seperti demensia atau penyakit Alzheimer.

    4. Menjaga kesehatan mental

    Aktivitas fisik, seperti olahraga, bisa melepaskan hormon endorfin yang bertindak sebagai pereda stres dan memunculkan perasaan bahagia.

    5. Memiliki tidur yang berkualitas

    Lansia yang aktif secara fisik maupun sosial pun cenderung memiliki kualitas tidur yang lebih baik atau nyenyak.

    6. Meningkatkan hubungan sosial

    Aktivitas lansia dalam bersosialisasi dapat menjaga suasana hati tetap positif dan terhindar dari rasa kesepian. Hal ini bisa membantu memperluas jejaring sosial serta mencegah gangguan mental pada lansia, termasuk depresi.

    Bagaimana memilih aktivitas yang tepat untuk lansia?

    peregangan untuk lansia

    Lansia dapat menentukan kegiatan yang cocok dengan mempertimbangkan hobi dan minat, menyadari kondisi fisiknya, serta memahami tuntutan fisik yang diperlukan.

    Ambil contoh, lansia tidak mungkin melakukan kegiatan pendakian jika memiliki sakit lutut. Sebaliknya, orang dengan kondisi ini mungkin masih dapat melakukan olahraga jalan kaki setiap pagi.

    Aktivitas fisik untuk lansia

    Aktivitas lansia, terutama fisik, sebaiknya dilakukan sesuai kemampuan dan tidak berlebihan.

    Bila perlu konsultasikan dengan dokter demi menjaga keselamatan lansia. Selain itu lansia juga bisa mempertimbangkan rekomendasi berikut.

    • Paling sedikit 150 menit aktivitas fisik berintensitas sedang atau 75 menit aktivitas fisik berintensitas berat selama seminggu.
    • Setiap beraktivitas fisik, pastikan durasinya berlangsung selama paling sebentar 10 menit.
    • Jika sudah terbiasa dengan anjuran minimal tersebut, biasakan untuk beraktivitas fisik sedang selama 300 menit atau beraktivitas fisik berat selama 150 menit dalam seminggu.
    • Lansia yang memiliki masalah koordinasi tubuh sebaiknya melakukan latihan keseimbangan paling sedikit 3 kali seminggu.
    • Latihan otot paling sedikit 2 kali seminggu.

    Ragam pilihan aktivitas untuk lansia

    Berdasarkan pertimbangan tersebut, berikut beragam pilihan aktivitas yang umumnya aman untuk lansia.

    1. Olahraga

    Olahraga untuk lansia, baik yang dilakukan sendiri atau bersama dengan orang lain bisa jadi pilihan, seperti:

    Lansia juga bisa ikut kelas olahraga bersama, seperti kelas yoga, komunitas gerak jalan, atau bersepeda.

    Kelas olahraga bersama bermanfaat agar lansia tidak merasa kesepian dan lebih bersemangat karena melakukan olahraga bersama-sama.

    2. Kerajinan tangan

    Lansia juga bisa melakukan kerajinan tangan untuk mengisi waktu luang agar tidak bosan dan kesepian.

    Beberapa aktivitas kerajinan tangannya seperti, melukis, menggambar, merajut, atau yang lebih kompleks, membuat tembikar.

    3. Berkebun

    Berkebun dengan kegiatan seperti, menanam, menyiram tanaman, dan membersihkan dedaunan kering, bisa memenuhi kebutuhan gizi lansia akan vitamin D dari sinar matahari.

    4. Membaca dan menulis

    Jika menyukai buku, membaca bisa menjadi pilihan kegiatan yang tepat. Kegiatan ini dapat dilakukan sendiri di rumah atau klub buku tertentu sambil meningkatkan hubungan sosial.

    Selain itu, menulis juga bisa menjadi alternatif lansia yang suka bercerita dan bermanfaat untuk mengasah kemampuan berpikir serta kreativitasnya.

    5. Memasak

    makanan untuk lansia atau orang tua lanjut usia

    Aktivitas masak bisa menjadi solusi yang menyenangkan, terlebih jika dapat berkreasi membuat berbagai menu makanan sehat lansia untuk menunjang kebutuhan gizinya.

    6. Menari dan bermain musik

    Musik telah terbukti dapat memberi dampak positif terhadap siapapun. Oleh sebab itu aktivitas lansia, seperti mendengarkan musik, memainkan alat musik, atau menari, cocok jadi pilihan yang tepat.

    7. Memelihara hewan

    Dilansir dari laman UMH, penelitian telah menunjukkan bahwa memelihara hewan bisa membantu meningkatkan kesehatan fisik dan mental secara keseluruhan. Memelihara kucing, anjing, burung, atau ikan pun bisa menjadi ragam opsi aktivitas lansia.

    8. Menjadi relawan

    Menjadi sukarelawan dapat mengatasi perasaan tidak lagi aktif berperan yang mungkin lansia rasakan, sehingga dengan bergabung dalam berbagai kegiatan, acara, atau komunitas sosial dapat menjadi pilihan aktivitas bagi lansia.

    9. Game mengasah otak

    Memainkan permainan atau game mengasah otak bisa menjadi solusi bagi lansia yang tak bisa bepergian keluar rumah.

    Contoh permainan yang bisa dicoba seperti catur atau kartu, yang bermanfaat untuk mencegah penurunan fungsi otak pada lansia.

    Dengan beragam pilihan aktivitas tersebut, tidak ada alasan bagi lansia untuk bermalas-malasan.

    Walaupun sudah tak seenergik dulu, aktivitas tetap perlu diterapkan sebagai salah satu gaya hidup sehat untuk lansia.

    Dalam beraktivitas sehari-hari terkadang lansia mengalami kendala akibat penyakit atau kondisi yang dialami. Salah satunya adalah inkontinensia urine atau disebut juga dengan kebocoran urine.

    Kebocoran urine adalah kondisi melemahnya otot kandung kemih yang mengakibatkan penderitanya tidak dapat menahan/mengontrol buang air kecil.

    Namun Anda tidak perlu khawatir! Anda bisa memilih popok dewasa yang didesain khusus untuk menanggulangi kebocoran urine dari merek Confidence.

    Confidence memiliki beberapa tipe produk yaitu Celana dan Perekat. Untuk lansia yang masih aktif, dapat menggunakan Popok Celana tipe Heavy Flow untuk kebocoran urine berat atau Medium Flow untuk kebocoran urine sedang.

    Confidence pants memiliki daya serap tinggi, berbahan Lycra yang elastis sehingga pas di badan seperti memakai celana dalam biasa.

    Selain itu, popok ini juga mengandung SAP antibakteri yang tidak menimbulkan iritasi dan nyaman digunakan seharian.

    Nah, perlu diingat juga bahwa lansia hanya perlu memilih aktivitas yang tepat sesuai kondisinya agar mendapat manfaat yang optimal.

    Tidak perlu malu untuk menjadi lansia aktif. Kalau Anda senang bergerak, aktif, dan masih menjalani hobi, ikuti kompetisi #BeraniLebihPede bersama Confidence!

    Caranya, upload foto atau video saat sedang aktif bergerak dengan menyertakan produk Confidence. Kemudian, ceritakan pengalaman aktif Anda di usia lansia dan mengapa memilih Confidence lewat caption di Instagram.

    Yuk, upload video dan fotonya sebelum 7 November 2022. Jangan lupa juga cek postingan ini, ya! Selamat mencoba.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Activity and Elder. Elderly.gov.hk. (2021). Retrieved 23 February 2021, from https://www.elderly.gov.hk/english/healthy_ageing/exe_leisure_travel/activity_and_elder.html.

    5 Benefits of Exercise for Seniors and Aging Adults | The GreenFields. The GreenFields Continuing Care Community | Lancaster, NY. (2021). Retrieved 23 February 2021, from https://thegreenfields.org/5-benefits-exercise-seniors-aging-adults/.

    Importance of Social Activities: Explore the Benefits of Community Activities for Older People | Silver Maples Blog. Silver Maples of Chelsea. (2021). Retrieved 23 February 2021, from https://silvermaples.org/importance-of-social-activities-for-seniors/.

    Guides, E., Life, G., & elderly, T. (2021). Ten activities you can do at home with the elderly. Elder. Retrieved 23 February 2021, from https://www.elder.org/care-guides/getting-out-and-about-in-later-life/ten-activities-at-home-with-elderly/.

    Homes, U. (2021). 10 Stimulating Activities for the Elderly. Umh.org. Retrieved 23 February 2021, from https://www.umh.org/assisted-independent-living-blog/stimulating-activities-for-the-elderly.

    Physical activity. Who.int. (2021). Retrieved 23 February 2021, from https://www.who.int/en/news-room/fact-sheets/detail/physical-activity.

    Physical activity guidelines for older adults. nhs.uk. (2021). Retrieved 23 February 2021, from https://www.nhs.uk/live-well/exercise/physical-activity-guidelines-older-adults/.

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Adelia Dwitasari Diperbarui 4 weeks ago
    Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto