Berbagai Penyakit yang Mulai Mengancam di Usia Tua

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Usia tua merupakan usia yang rentan terhadap penyakit. Hal itu disebabkan karena sistem imun (kekebalan tubuh) pada manusia semakin melemah seiring bertambahnya usia. Sistem kekebalan tubuh sangat penting untuk membantu melindungi tubuh Anda dari unsur-unsur asing atau berbahaya, contohnya bakteri, virus, racun, sel-sel kanker, dan darah atau jaringan dari orang lain.

Perubahan yang terjadi pada tubuh seiring bertambahnya usia

Ketika Anda berada di usia tua, sistem kekebalan tubuh Anda tidak bekerja dengan baik. Berikut ini adalah beberapa perubahan sistem kekebalan tubuh yang terjadi seiring bertambahnya usia:

  • Sistem kekebalan tubuh menjadi lebih lambat untuk merespon dan hal ini akan meningkatkan risiko munculnya berbagai penyakit. Meskipun Anda telah mendapatkan vaksin untuk melindungi tubuh Anda, namun vaksin tidak akan dapat melindungi Anda selamanya.
  • Gangguan autoimun akan semakin berkembang. Ini adalah penyakit yang disebabkan oleh kekeliruan sistem imun yang menyerang jaringan tubuh sehat.
  • Tubuh akan lebih lambat dalam pemulihan. Hal ini disebabkan oleh sedikitnya sel-sel imun dalam tubuh yang dapat melakukan penyembuhan.
  • Kemampuan sistem imun untuk mendeteksi dan memulihkan sel-sel yang cacat semakin menurun. Hal ini akan menyebabkan peningkatan risiko kanker.

Penyakit yang sering menyerang di usia tua

Dari berbagai penurunan kemampuan sistem imun dalam melakukan fungsinya di usia tua, para manula akan mengalami beberapa kondisi atau penyakit sebagai berikut:

1. Arthritis (radang sendi)

Arthritis mempengaruhi hampir separuh kelompok manula. Selain itu, penyakit ini juga merupakan penyebab utama kecacatan. “Cedera lama dari bermain sepak bola semasa sekolah dan dari memakai sepatu hak tinggi akan menghantui kita di usia tua. Dan arthritis di lutut adalah salah satunya,” ujar Sharon Brangman, MD, AGSF. Cara mencegahnya ialah dengan melakukan olahraga secara teratur dan berhenti berolahraga ketika terasa sakit.

2. Gangguan mental

Menurut World Health Organization (WHO). lebih dari 15% orang dewasa di atas usia 60 tahun menderita gangguan mental. Gangguan mental yang umum di kalangan manula adalah depresi. Sayangnya, gangguan mental ini sering tidak terdiagnosis dan tertangani. Karena depresi dapat berakibat buruk, maka akan sangat baik jika Anda menjalani gaya hidup sehat, seperti perbaikan kondisi hidup dan dukungan sosial dari keluarga, teman, atau kelompok pendukung lainnya yang dapat membantu mengobati depresi.

3. Osteoporosis

Osteoporosis dan massa tulang yang rendah mempengaruhi hampir 44 juta orang dewasa di usia 50 tahun ke atas dan kebanyakan dari mereka adalah perempuan. Penuaan menyebabkan tulang menyusut, serta kehilangan kekuatan dan fleksibilitas pada otot. Oleh karena itu, para manula rentan terhadap kehilangan keseimbangan, memar, dan patah tulang. Untuk mencegah osteoporosis, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut:

  • Berhenti merokok
  • Mengonsumsi cukup kalsium
  • Membatasi makanan yang mengandung asam
  • Menghindari soda
  • Mengonsumsi vitamin D (bisa didapat dari suplemen atau sinar matahari)
  • Melakukan olahraga angkat beban

4. Kanker

Risiko untuk terkena beberapa jenis kanker semakin meningkat seiring bertambahnya usia. “Seiring wanita bertambah tua, risiko kanker serviks akan menurun, namun risiko kanker rahim semakin meningkat,” kata Brangman. Dan yang paling mengejutkan adalah kanker paru-paru menyumbang lebih banyak kematian di usia tua dibandingkan dengan kanker payudara, kanker prostat, dan kanker usus besar gabungan, oleh karena itu Brangman menyarankan Anda untuk berhenti merokok.

5. Gangguan kognitif

Kesehatan kognitif difokuskan pada kemampuan seseorang untuk berpikir, belajar, dan mengingat. Masalah kognitif yang paling umum dialami oleh kaum manula adalah demensia (gangguan kehilangan fungsi-fungsi kognitif). Sekitar 45,7 juta orang di seluruh dunia mengidap demensia, dan diperkirakan akan meningkat sebanyak tiga kali lipat pada tahun 2050. Bentuk demensia yang paling populer adalah gangguan Alzheimer.

6. Gangguan pendengaran dan penglihatan

Penyakit pada usia tua yang banyak berhubungan dengan mata adalah degenerasi makula, katarak, retinopati diabetes, dan glaukoma. Kehilangan pendengaran frekuensi tinggi adalah hal yang umum di usia tua, dan hal itu akan diperparah oleh gaya hidup yang meliputi paparan suara keras (contohnya seperti bekerja di bandara atau pabrik).

7. Malnutrisi

Penyebab malnutrisi dapat berasal dari masalah kesehatan lainnya, seperti demensia (penderita demensia terkadang lupa untuk makan), depresi, alkoholik, membatasi diet, berkurangnya kontak sosial, dan terbatasnya pendapatan. Melakukan perubahan kecil pada diet, seperti peningkatan konsumsi buah-buahan dan sayuran, serta mengurangi konsumsi lemak jenuh dan garam dapat membantu masalah gizi pada kaum manula.

8. Gangguan kesehatan mulut

Kesehatan mulut merupakan isu yang paling penting di usia tua, dan hal ini sering kali diabaikan. CDC’s Division of Oral Health menemukan bahwa 25% manula di atas usia 65 tahun sudah tidak lagi memiliki gigi alami mereka. Masalah mulut yang berkaitan dengan manula adalah mulut kering, penyakit gusi, dan kanker mulut. Kondisi ini dapat dicegah atau dikelola dengan melakukan pemeriksaan gigi dan perawatan gigi secara berkala. Namun, terkadang hal ini tidak dapat dilakukan karena tidak adanya asuransi kesehatan gigi setelah pensiun dan kesulitan ekonomi di masa tua.

BACA JUGA:

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Makan Telur Mentah, Sehat atau Malah Berbahaya?

Telur mentah bisa ditemukan dalam berbagai minuman dan masakan. Tapi ternyata ada banyak risiko makan telur mentah, apalagi untuk orang-orang tertentu.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

5 Gangguan Kesehatan Akibat Duduk Terlalu Lama

Di mobil duduk, di kantor duduk, sampai rumah duduk lagi. Apa kira-kira efeknya pada kesehatan kita?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Alfa-Amilase

Alfa-amilase adalah test kadar enzim amilase dalam darah dan dapat digunakan untuk mendiagnosis pankreatitis akut. Baca proses dan penjelasan hasil tes.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Pencernaan, Gangguan Pencernaan Lainnya 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Inilah Fungsi 4 Hormon Penting untuk Manusia Bertahan Hidup

Anda mungkin sudah tahu kalau hormon yang tak seimbang bisa menimbulkan masalah kesehatan. Tapi, tahukah Anda apa saja fungsi hormon esensial dalam tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Kesehatan, Informasi Kesehatan 11 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
payudara sakit tanda hamil

Payudara Terasa Sakit, Apa Penyebabnya Selalu Kanker?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
gemetar setelah minum kopi

Gemetar Setelah Minum Kopi? Mungkin Anda Overdosis Kafein

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
viagra

5 Fakta Unik Viagra, Bukan Sekadar Obat Kuat Pria

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Sarmoko, Apt.
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit