Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya
ask-doctor-icon

Tanya Dokter Gratis

Kirimkan pertanyaan atau pendapatmu di sini!

6 Langkah Rutin Merawat Kesehatan Mulut dan Gigi Lansia

    6 Langkah Rutin Merawat Kesehatan Mulut dan Gigi Lansia

    Menjaga kondisi kesehatan mulut gigi penting bagi Anda memasuki usia lanjut, sebagaimana anak dan dewasa yang lebih muda. Apalagi, gigi sangat penting untuk membantu Anda mengonsumsi berbagai jenis makanan. Belum lagi, mungkin timbul masalah kesehatan mulut dan gigi pada lansia jika malas merawat. Lalu apa saja masalah kesehatan gigi pada lansia, dan bagaimana cara merawatnya? Simak penjelasannya di bawah ini, yuk!

    Risiko mengalami masalah kesehatan gigi pada lansiamental lansia

    Saat memasuki masa lansia, salah satu penyakit lansia yang umum timbul yaitu gangguan kesehatan gigi dan mulut memang. Beberapa kondisi kesehatan gigi dan mulut yang umumnya terjadi pada lansia adalah:

    Namun, dari sekian banyak masalah yang mungkin muncul, gigi berlubang memang salah satu yang paling sering terjadi. Memang benar, risiko mengalami kondisi tersebut semakin bertambah seiring dengan pertambahan usia.

    Biasanya, para lanjut usia mengalami gigi berlubang karena mulut yang kering. Tetapi jangan salah, mulut kering bukan bagian dari proses penuaan. Kondisi tersebut sering kali terjadi pada lansia karena efek samping pengobatan.

    Ya, memang ada beberapa jenis pengobatan untuk kondisi tertentu yang dapat menyebabkan mulut kering. Sebagai contoh asma, tekanan darah tinggi (hipertensi), kolesterol tinggi, gangguan kecemasan, depresi, penyakit Parkinson, dan Alzheimer.

    Oleh sebab itu, demi menghindari berbagai masalah kesehatan pada lansia, dokter gigi perlu tahu jenis obat-obatan yang Anda gunakan. Dengan begitu, dokter dapat membantu merekomendasikan cara untuk meredakan efek samping mulut kering dan mencegah gigi lansia menjadi berlubang.

    Tips merawat mulut dan gigi lansia

    tips bersepeda untuk lansia

    Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), sebanyak 23% lansia berusia 65-74 tahun memiliki gangguan mulut dan gigi yang parah. Hal ini terjadi sebagai akibat dari lansia yang tidak merawat kesehatan gigi dan mulut dengan baik.

    Nah, berikut ini adalah beberapa tips untuk mencegah masalah gigi dan mulut lansia:

    1. Batasi makanan manis dan mengandung pati

    Perawat lansia bisa membantu mencegah gangguan gigi dan mulut pada lansia dengan mengurangi atau membatasi makanan dan minuman manis atau mengandung pati. Keduanya merupakan makanan dan minuman yang dapat merusak gigi, berapapun usia Anda, baik anak-anak maupun saat memasuki usia lanjut.

    Gula menciptakan asam yang dapat mengikis gigi Anda. Sementara, makanan yang mengandung pati menempel ke gigi dan membentuk plak, sehingga membuat bakteri menumpuk pada gigi.

    Selain itu, hindari makanan atau minuman yang mengandung pemanis buatan seperti aspartam. Pasalnya, pemanis buatan ini cenderung membuat Anda ingin mengonsumsi lebih banyak gula. Belum lagi, mengonsumsinya dapat menambah berat badan, meningkatkan risiko diabetes, tekanan darah tinggi serta penyakit jantung.

    2. Sikat dan flossing gigi setiap hari

    Pastikan orang lanjut usia untuk terus menggosok gigi sebanyak dua kali sehari. Tak hanya itu, flossing gigi juga penting untuk dilakukan setelahnya. Ingat, kedua hal ini termasuk cara merawat gigi dan mulut yang paling mendasar, bagaimana pun kondisi kesehatan lansia.

    Sikat gigi secara rutin dapat melindungi dari penumpukan plak, pembusukan, dan penyakit gusi. Nah, selain melakukan kedua aktivitas tersebut, lansia juga perlu membersihkan gigi dengan berkumur cairan antiseptik sebanyak 1-2 kali dalam sehari.

    Menurut American Denral Association, rutin berkumur dengan cairan antiseptik dapat membantu lansia mencegah penumpukan plak pada gigi dan penyakit gusi.

    3. Kunjungi dokter gigi secara teratur

    Selain melakukan perawatan gigi di rumah, Anda tetap harus rutin memeriksa gigi dokter gigi. Pasalnya, mengunjungi dokter gigi dengan teratur dapat membantu Anda mendeteksi masalah gigi yang mungkin terjadi. Dengan begitu dokter akan lebih mudah melakukan penanganan segera terhadap masalah gigi tersebut.

    Masalahnya, jika orang tua menunda perawatan terhadap gigi yang bermasalah, kerusakan yang terjadi bisa bersifat permanen. Ini artinya, kondisi tersebut sudah terlalu parah sehingga tidak bisa ditangani oleh dokter.

    Saat pergi ke klinik gigi, dokter akan memeriksa dan membantu membersihkan secara menyeluruh, Bahkan, dokter akan melakukan perawatan sampai pada titik yang tidak dapat Anda capai saat membersihkannya sendiri. Ini akan membuat gigi, gusi, dan mulut lansia menjadi lebih sehat.

    4. Berhenti merokok

    Kebiasaan merokok memang lebih banyak memberikan dampak buruk pada kesehatan. Salah satunya, kebiasaan ini dapat mempercepat kerusakan gigi dan mulut. Ya, merokok dapat menurunkan sistem kekebalan dan mengurangi jumlah oksigen dalam darah.

    Belum lagi, perokok sangat rentan terhadap penyakit gusi. Oleh karena itu, lebih baik segera berhenti merokok agar kondisi gigi dan mulut lansia tidak menjadi semakin parah. Tak hanya itu, merokok juga menjadi faktor risiko dalam penyakit kanker mulut.

    Berhenti merokok dapat menurunkan secara perlahan segala faktor risiko kesehatan yang Anda miliki akibat kebiasaan tersebut. Dengan begitu, lansia bisa menjalani hidup dengan lebih sehat dan bahagia.

    Memahami Kunci Hidup Bahagia dan Sehat untuk Para Lansia

    5. Menjaga pola makan sehat

    Pola makan sehat bagi lansia akan membantu merawat gigi dan mulut orang lanjut usia. Pastikan untuk menambahkan makanan hasil fermentasi dalam diet untuk membantu menyeimbangkan bakteri yang hidup dalam mulut.

    Beberapa jenis makanan hasil fermentasi misalnya keju, mentega, kefir, dan yogurt. Anda juga bisa menambahkan makanan fermentasi lainnya seperti kimchi, kombucha, atau miso dalam menu harian Anda.

    Selain itu, konsumsi makanan yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh lansia. Ini akan membantu melindungi Anda dari infeksi dan penyakit pada mulut, saat Anda bertambah usia.

    Beberapa makanan yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh adalah bawang putih, minyak kelapa, sayuran hijau, spirulina, buah pepaya, kiwi, dan jeruk.

    6. Merawat gigi lansia sesuai anjuran dokter

    Jika pernah melakukan implan gigi atau tambal gigi, lansia perlu melakukan perawatan yang sesuai. Tujuannya, agar Anda memiliki kesehatan gigi dan mulut yang baik saat memasuki usia lanjut. Sebaiknya, lakukan perawatan sesuai dengan anjuran dokter untuk mempertahankan perbaikan gigi yang Anda miliki.

    Jika Anda memakai gigi palsu, pastikan Anda menjaganya tetap bersih dan ikuti panduan perawatan khusus dokter gigi Anda. Sama seperti gigi alami, gigi palsu bisa bertahan lama jika Anda merawatnya dengan baik.

    Jika Anda mengalami tanda-tanda gigi yang mulai tidak sehat, bau mulut, atau ketidaknyamanan pada gigi dan mulut, segera kunjungi dokter gigi Anda.

    health-tool-icon

    Kalkulator BMI (IMT)

    Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

    Laki-laki

    Wanita

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Improving the oral health of older people: the approach of the WHO Global Oral Health Programme. Retrieved 25 March 2021, from https://www.who.int/oral_health/publications/orh_cdoe05_vol33.pdf

    Oral Health Topics. Retrieved 25 March 2021, from https://www.ada.org/en/member-center/oral-health-topics/aging-and-dental-health

    Concerns. Retrieved 25 March 2021, from https://www.mouthhealthy.org/en/adults-over-60/concerns?utm_source=mouthhealthyorg&utm_medium=mhover60rotator&utm_content=cavities

    Older Adults Oral Health. Retrieved 25 March 2021, from https://www.cdc.gov/oralhealth/basics/adult-oral-health/adult_older.htm

    5 Common Oral Health Problems Among Older Adult. Retrieved 25 March 2021, from https://www.kendalathome.org/blog/oral-health-problems-among-older-adults

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Annisa Hapsari Diperbarui Apr 19, 2021
    Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri
    Next article: