Uji Bersihan Kreatinin (Pembersihan Kreatinin)

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu uji bersihan kreatinin (pembersihan kreatinin)?

Uji bersihan kreatinin akan memperlihatkan informasi penting seputar ginjal Anda. Kreatinin adalah limbah dalam darah yang dihasilkan oleh metabolisme otot Anda, dan sebagian kecil juga dihasilkan dari konsumsi daging. Ginjal yang sehat akan menyaring kreatinin dan limbah lainnya dari dalam darah Anda. Sejumlah limbah yang disaring akan dibuang melalui urin. Kemampuan ginjal untuk menyaring kreatinin disebut laju pembersihan kreatinin (creatinine clearance rate), membantu untuk memperkirakan laju filtrasi glomerular (GFR)—laju kecepatan darah yang mengalir ke dalam ginjal.

Jika ginjal Anda tidak berfungsi dengan baik, kadar kreatinin akan meningkat dan menumpuk dalam darah. Serum kreatinin mengukur kadar kreatinin dalam darah dan memberikan Anda kalkulasi seberapa baik ginjal Anda bekerja dengan baik dalam menyaring (GFR). Tes urin kreatinin dapat mengukur kadar kreatinin dalam urin.

Dua cara utama dokter menggunakan tes kreatinin untuk menilai fungsi ginjal:

  •  Creatinine Clearance. Atau pembersihan kreatinin. Uji fungsi ginjal dapat ditentukan dengan tepat menggunakan sample urin yang telah dikumpulkan setidaknya 24 jam sebelumnya. Dokter akan meminta Anda untuk mengumpulkan urin Anda dalam wadah plastik khusus selama sehari untuk kemudian diuji kadar kreatinin yang terdapat dalam sample tersebut. Walaupun metode ini dirasa kurang nyaman, namun tetap diperlukan untuk mendapatkan diagnosa beberapa kondisi ginjal.
  • GFR. Uji GFR dapat diperkirakan menggunakan kadar kreatinin dalam darah, yang dokter Anda akan masukkan ke dalam sebuah formula. Formula yang digunakan akan berbeda berdasarkan umur, jenis kelamin, kadang berat badan, dan etnis seseorang. Semakin tinggi kadar kreatinin dalam darah, akan semakin rendah laju filtrasi ginjal dan pembersihan kreatinin.

Untuk alasan tertentu, metode estimasi tes darah untuk GFR lebih umum digunakan dibanding dengan tes sample urin untuk pembersihan kreatinin.

Kapan saya harus menjalani uji bersihan kreatinin (pembersihan kreatinin)?

Uji serum kreatinin —yang mengukur kadar kreatinin dalam darah Anda— dapat menjelaskan apakah ginjal Anda bekerja dengan baik. Seberapa sering Anda membutuhkan uji kreatinin tergantung pada kondisi yang mendasari alasan Anda mengambil tes darah ini dan risiko kerusakan ginjal yang mungkin terjadi. Contohnya:

  • jika Anda memiliki diabetes tipe 1 atau 2, dokter mungkin akan merekomendasikan tes kreatinin setidaknya setahun sekali
  • jika Anda memiliki gangguan ginjal, dokter Anda akan menyarankan untuk secara rutin melakukan tes kreatinin untuk mengawasi kondisi Anda
  • jika Anda memiliki penyakit lain yang berhubungan dengan kinerja ginjal — seperti darah tinggi, atau diabetes — atau jika Anda sedang dalam pengobatan yang memengaruhi ginjal, dokter akan menyarankan Anda untuk menjalankan tes kreatinin

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani pembersihan kreatinin?

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani uji bersihan kreatinin (pembersihan kreatinin)?

Petugas medis mungkin akan meminta Anda untuk menghentikan sementara beberapa obat-obatan yang dapat memengaruhi tes ini, termasuk:

  •      Aminoglikosoda (contohnya, gentamicin)
  •      Cimetidine
  •      obat-obatan kemoterapi (contohnya, cisplatin)
  •      obat-obatan yang merusak ginjal, seperti cephalosporin (contohnya, cephalexin)
  •      nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs)
  •      Trimethoprim

Bagaimana proses uji bersihan kreatinin (pembersihan kreatinin)?

Tenaga medis yang bertugas mengambil darah Anda akan melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  • melilitkan sabuk elastis di sekitar lengan bagian atas Anda untuk menghentikan aliran darah. Hal ini membuat pembuluh darah di bawah ikatan membesar sehingga memudahkan untuk menyuntikkan jarum ke dalam pembuluh
  • membersihkan bagian yang akan disuntikkan dengan alkohol
  • menyuntikkan jarum ke dalam pembuluh darah. Mungkin diperlukan lebih dari satu jarum.
  • memasangkan tabung ke jarum suntik untuk diisi dengan darah
  • melepaskan ikatan dari lengan Anda ketika pengambilan darah dirasa sudah cukup
  • menempelkan kain kasa atau kapas pada bagian yang disuntik, setelah selesai disuntik
  • memberi tekanan pada bagian tersebut dan kemudian memasang perban

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani uji bersihan kreatinin (pembersihan kreatinin)?

Sabuk elastis yang direkatkan akan terasa ketat, namun Anda mungkin tidak akan merasakan apapun dari jarum suntik, selain rasa menyengat yang cepat menghilang. Anda dapat melepas perban setelah 20-30 menit setelah tes. Anda akan dijadwalkan untuk menerima dan mendiskusikan hasilnya. Dokter Anda kemudian akan menjelaskan  mengenai hasil yang ditemukan selama tes. Ikuti aturan dokter.

Penjelasan dari Hasil Tes

Apa arti hasil tes yang saya dapat?

Kadar normal

Hasil normal akan menunjukkan angka sekitar 0.7 – 1.3 mg/dL untuk pasien pria dan 0.6 – 1.1 mg/dL untuk pasien wanita.

Fungsi ginjal dan kemampuan pembersihan kreatinin akan berkurang mengikuti umur. Akan tetapi, ginjal memiliki kapasitas serap yang besar. Kebanyakan orang bisa kehilangan sebagian besar fungsi ginjal tanpa memperlihatkan tanda atau masalah signifikan. Wanita umumnya memiliki kadar kreatinin lebih rendah daripada pria. Hal ini disebabkan karena wanita biasanya memiliki massa otot yang lebih sedikit dari pria.

Contoh di atas adalah hasil umum dari tes kreatinin. Tergantung pada laboratorium pilihan Anda, jangkauan normal tes kreatinin dapat bervariasi. Diskusikan pertanyaan yang Anda miliki seputar hasil tes kesehatan Anda kepada dokter.

Kadar tinggi

Umumnya, kadar serum kreatinin tinggi berarti ginjal Anda tidak berfungsi dengan baik. Kadar kreatinin Anda akan meningkat sementara jika Anda memiliki dehidrasi, volume darah rendah, mengonsumsi daging dalam porsi besar, atau sedang dalam terapi obat-obatan tertentu. Suplemen kesehatan kreatinin akan menyebabkan hal serupa.

Jika kadar serum kreatinin Anda lebih tinggi daripada angka normal, dokter Anda mungkin akan meminta Anda untuk menjalani serangkaian tes tambahan, seperti tes darah atau tes urin lanjutan. Jika dicurigai adanya kerusakan ginjal, sangat penting untuk mengawasi kondisi-kondisi tertentu yang mungkin berhubungan dengan kerusakan tersebut. Anda tidak dapat memperbaiki kerusakan permanen, namun Anda bisa mencegah risiko kerusakan lebih lanjut.

Kadar rendah

Jika tes menunjukkan bahwa Anda memiliki laju GFR atau bersihan kreatinin yang rendah, dokter akan mendiskusikannya bersama Anda untuk merancang rencana aksi selanjutnya. Penyebab utama gangguan ginjal kronis adalah tekanan darah tinggi dan diabetes. Jika Anda mengidap salah satu kondisi tersebut, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengontrol tanda-tanda dengan pola makan sehat, olahraga ringan, dan terapi. Jika kedua kondisi di atas bukanlah faktor penyebab, uji lanjutan mungkin akan dibutuhkan untuk mengidentifikasi penyebab sebenarnya dari gangguan ginjal tersebut.

Kebanyakan orang tidak membutuhkan dialisis sampai GFR dan laju bersihan kreatinin dilaporkan sangat rendah. Akan tetapi, karena fungsi ginjal akan menurun seiring dengan pertambahan usia, penting bagi Anda untuk melakukan aksi pencegahan untuk menjaga fungsi ginjal tetap berjalan baik.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Tips Jitu Mengembalikan Nafsu Makan Anak Setelah Sakit

    Setelah sembuh dari sakit, anak biasanya masih tidak berselera untuk makan, ikuti beberapa cara ini untuk mengembalikan nafsu makan anak.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala

    Pentingnya Konsumsi EPA bagi Pasien Kanker

    Salah satu kondisi yang dihadapi pasien kanker adalah kondisi kaheksia. Konsumsi EPA bantu menjaga asupan nutrisi terpenuhi untuk pasien kanker.

    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Nutrisi, Hidup Sehat 03/06/2020

    Apakah Obat-obatan NSAID Bisa Digunakan untuk Penyakit Autoimun?

    Obat NSAID biasanya digunakan untuk mengatasi gejala seperti nyeri atau demam. Namun, bolehkah digunakan untuk penyakit autoimun?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Jalani 4 Rutinitas Sehat Ini di Pagi Hari Agar Lebih Produktif

    Salah satu kunci agar bisa bekerja lebih produktif seharian adalah dengan melakukan rutinitas pagi yang dapat meningkatkan kondisi kesehatan.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala

    Direkomendasikan untuk Anda

    SADARI kanker payudara

    Apakah Kamu Berisiko Terkena Kanker Payudara?

    Ditulis oleh: Luthfiya Rizki
    Dipublikasikan tanggal: 03/06/2020
    stres kerja di rumah

    Terlalu Lama Kerja di Rumah Bikin Stres? Ini Cara Mengatasinya

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 03/06/2020
    Apakah kandungan garam Himalaya lebih baik daripada garam dapur?

    Bahaya Terlalu Banyak Mengonsumsi Garam Himalaya

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 03/06/2020
    minyak jarak untuk bibir

    Plus Minus Pakai Minyak Jarak untuk Pelembap Bibir

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 03/06/2020