Sistometri

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu sistometri?

Sistometri adalah tes medis yang akan mengukur tekanan dalam kandung kemih untuk memeriksa seberapa baik kandung kemih Anda bekerja. Sistometri dilakukan saat salah satu otot atau saraf yang bermasalah menyebabkan gangguan pada kandung kemih dalam menahan atau mengalirkan urin.

Urinasi adalah sebuah proses yang rumit. Setelah kandung kemih terisi oleh limbah-limbah yang telah diproses ginjal, saraf di dinding kandung kemih akan mengirim sinyal untuk buang air kecil pada tulang belakang dan otak Anda. Sebagai balasan, tulang belakang Anda akan mengirim balik sinyal kepada kandung kemih untuk memulai kontraksi (voiding reflex). Saat Anda menahan buang air kecil, otak Anda akan menolak refleks ini. Saat Anda mengizinkan refleks ini terjadi, urinasi akan berlangsung. Gangguan yang memengaruhi jalur penerimaan sinyal atau otot di dinding kandung kemih akan menyebabkan disfungsi kandung kemih.

Selama sistometri, kandung kemih Anda akan terisi oleh air atau gas untuk mengukur kemampuannya untuk menahan dan mengeluarkan gas atau air tersebut. Obat-obatan juga mungkin akan diberikan untuk memeriksa apakah kandung kemih Anda akan berkontraksi atau mengendur dengan normal sebagai tanggapan dari obat tersebut. Selang kecil (kateter) akan dimasukkan ke dalam anus untuk mengukur tekanan selama kandung kemih diisi. Bantalan kecil atau jarum akan diletakkan dekat anus Anda untuk mengukur fungsi otot di area sekitar kandung kemih.

Kapan saya harus menjalani sistometri?

Disfungsi kandung kemih bisa sangat memalukan dan berdampak besar pada kualitas hidup Anda. Penelitian sistometri membantu untuk memeriksa kandung kemih Anda dan menganalisis bagaimana organ tersebut bekerja. Tes ini dapat membantu dokter Anda mengidentifikasi masalah spesifik dan merekomendasikan terapi yang akan memperbaiki kemampuan Anda untuk kembali beraktivitas dengan normal.

Gangguan kandung kemih, termasuk kandung kemih hiperaktif, penurunan kapasitasi kandung kemih, dan ketidakmampuan untuk mengosongkan kandung kemih umum dihubungkan dengan berbagai kondisi kesehatan, seperti:

  •      infeksi saluran kandung kemih
  •      cedera tulang belakang
  •      prostat membesar
  •      penyakit saraf, sperti multiple sclerosis (MS)
  •      stroke

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani sistometri?

Hasil dari sistometri kadang tidak jelas. Maka dari itu akan dibutuhkan beberapa tes lain, seperti cystourethrogram, intravenous pyelogram (IVP), ultrasound, atau sistoskopi, untuk membantu pembacaan diagnosis yang lebih akurat.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani sistometri?

Tidak ada persiapan khusus yang dibutuhkan untuk tes ini. Dokter mungkin akan meresepkan antibiotik sebelum atau sesudah prosedur untuk membantu mencegah infeksi. Pelaksanaan prosedur akan berbeda untuk setiap dokter, fasilitas laboratorium, dan kondisi medis Anda. Dokter Anda akan menjelaskan secara spesifik seputar prosedur Anda. Untuk anak-anak dan bayi, persiapan akan dilakukan berdasarkan umur, riwayat medis, dan tingkat kepercayaan.

Bagaimana proses sistometri?

Sebelum menjalani sistometri, Anda akan diminta untuk buang air kecil (void) ke dalam wadah khusus yang terhubung pada sebuah monitor. Jenis pemeriksaan ini disebut uroflow. Selama proses ini, monitor akan merekam:

  •      waktu yang Anda perlukan untuk mulai urinasi
  •      ukuran, kekuatan, dan kontinuitas aliran urin Anda
  •      jumlah urin yang dikeluarkan
  •      berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk Anda mengosongkan kandung kemih

Kemudian Anda akan diminta berbaring dan selang kateter akan dimasukkan ke dalam kandung kemih Anda. Kateter akan mengukur seberapa banyak urin yang tertingggal dalam kandung kemih. Selang lain yang lebih kecil biasanya akan dimasukkan lewat anus untuk mengukur tekanan abdominal. Bantalan elektroda, mirip dengan bantalan yang digunakan untuk EKG, akan ditempelkan di dekat rektum. Sebuah pipa kecil yang digunakan untuk mengawasi tekanan kandung kemih (cystometer) akan dipasangkan pada kateter. Air mengalir ke dalam kandung kemih dalam laju yang teratur. Anda akan diminta untuk memberi tahu petugas medis saat Anda merasa ingin buang air kecil dan saat kandung kemih Anda terasa penuh.

Umumnya, dokter Anda akan membutuhkan lebih banyak informasi dan akan memerintahkan sejumlah tes lainnya untuk mengevaluasi fungsi kandung kemih Anda. Rangkaian tes ini sering disebut sebagai urodynamics atau urodynamic komplit. Rangkaian tes termasuk:

  •      mengukur refleks pengosongan tanpa kateter (uroflow)
  •      sistometri (fase pengisian)
  •      fase voiding (pengosongan kembali)

Untuk urodynamic komplit, kateter dengan ukuran yang lebih kecil akan dimasukkan ke dalam kandung kemih. Anda akan dapat buang air kecil melalui alat ini. Kateter khusus ini memiliki sensor pada ujung selang yang dapat mengukur tekanan dan volume selama Anda mengisi kandung kemih dan selama Anda mengosongkannya kembali. Anda akan diminta untuk batuk atau mengejan agar petugas medis dapat memeriksa adanya kebocoran urinasi. Uji lengkap ini dapat mengungkap beragam informasi mengenai fungsi kandung kemih Anda. Untuk tambahan informasi lainnya, dokter mungkin akan melakukan x-ray selama tes berlangsung. Pada kasus ini, dokter akan menggunakan cairan khusus, menggantikan air, yang akan terlihat pada hasil pindai x-ray. Urodynamic jenis ini disebut videourodynamics.

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani sistometri?

Setelah tes, Anda akan merasa perlu buang air kecil lebih sering, diikuti dengan rasa panas saat urinasi maupun setelahnya, selama satu atau dua hari (terutama jika gas karbon dioksida yang digunakan). Minum banyak cairan untuk membantu meminimalisir sensasi terbakar tersebut dan mencegah infeksi saluran kandung kemih.

Urin yang berwarna agak kemerahmudaan dalam beberapa hari adalah efek umum setelah menjalani tes ini. Tetapi, segera hubungi dokter jika:

  •      urin Anda berwarna merah atau anda melihat adanya bercak darah setelah beberapa kali urinasi
  •      Anda kesulitan buang air kecil 8 jam setelah tes

Penjelasan dari Hasil Tes

Apa arti hasil tes yang saya dapat?

Beberapa hasil dapat diketahui langsung setelah tes. Hasil yang lebih menyeluruh biasanya akan tersedia dalam 1 – 2 hari.

Sistometri
Normal: Laju urin keluar dari kandung kemih dalam kecepatan normal
Jumlah urin yang tertinggal dalam kandung kemih Anda kurang dari 30 mL
Titik waktu saat Anda merasakan ingin buang air kecil berada dalam jangkauan waktu normal, saat jumlah urin dalam kandung kemih mencapai 175 – 250 mL
Titik waktu saat Anda akan buang air kecil berada dalam jangkauan waktu normal, saat jumlah urin dalam kandung kemih mencapai 350 – 450 mL
Jumlah urin maksimum yang dapat ditampung oleh kandung kemih Anda mencapai 400 – 500 mL (volume normal)
Fungsi-fungsi saraf yang mengontrol kandung kemih Anda berjalan baik
Urin tidak bocor dari kandung kemih saat stress test
Abnormal: Laju aliran urin mengalir keluar dari kandung kemih Anda saat Anda berurinasi lebih lambat dari laju normal, atau laju urin macet
Jumlah urin yang tertinggal dalam kandung kemih Anda lebih dari normal
Anda sulit memulai buang air kecil
Titik waktu saat Anda merasakan ingin buang air kecil lebih dari rentang waktu normal, atau tidak merasakan keinginan buang air kecil sama sekali
Jumlah urin maksimum yang dapat ditampung oleh kandung kemih Anda kurang dari jangkauan normal, atau Anda tidak dapat merasakan sama sekali
Sensasi umum dan reaksi tidak terlihat saat saraf yang mengontrol kandung kemih Anda diuji
Urin bocor dari kandung kemih saat stress test

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.