Tinea Corporis

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu tinea corporis?

Tinea corporis adalah penyakit kulit yang menimbulkan ruam merah di kulit berbentuk lingkaran cincin atau bulat melingkar. Penyakit kulit ini juga akrab disebut ringworms atau kurap oleh orang Indonesia

Selain di tubuh, ruam kurap juga dapat muncul di kulit kepala, pangkal paha, telapak tangan, dan telapak kaki.

Kurap mudah menular dan merupakan salah satu penyakit kulit yang umum terjadi di Indonesia. Kondisi ini bukan termasuk penyakit yang serius, tapi juga dapat menimbulkan komplikasi kesehatan lainnya.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Infeksi tinea corporis umumnya dapat menyerang siapa saja, terutama orang yang tidak menjaga kebersihan kulit badannya. Namun penyakit ini diduga lebih sering terjadi pada pria daripada wanita.

Pria memiliki lipatan kulit lebih banyak di daerah selangkangan mereka, dimana kondisi banyaknya lipatan ini bisa berisiko terinfeksi.

Seseorang yang sering memakai pakaian ketat, banyak berkeringat, atau memiliki gangguan sistem kekebalan tubuh berisiko lebih tinggi terkena tinea corporis atau kurap.

Tanda dan Gejala

Apa saja tanda dan gejala kurap?

Tanda dan gejala tinea corporis yang bisa diamati adalah munculnya bercak merah bersisik,  atau benjolan merah yang gatal di kulit.

Seiring waktu, benjolan tersebut berubah menebal berbentuk cincin atau lingkaran. Bagian dalam lingkaran kurap biasanya berwarna putih bersisik. Bagian luar kurap kemungkinan bisa bergelombang atau bergaris dengan sisik kulit.  

Pada kasus kurap di kulit kepala, umumnya gejala mulai dirasakan dengan adanya benjolan di kepala yang sakit dan cenderung berukuran kecil.  Benjolan di kulit kepala ini bisa berubah bersisik lama kelamaan.

Selain itu, kulit kepala Anda mungkin akan terasa lunak dan sakit saat disentuh. Anda juga harus waspada apabila rambut sekitar benjolan sudah mulai rontok.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab terkena tinea corporis?

Tinea corporis muncul di kulit disebabkan karena infeksi jamur yang disebut dermatofita. Dermatofita adalah jamur yang hidup dari zat yang disebut keratin, jaringan yang ditemukan di banyak bagian tubuh seseorang, termasuk kuku, kulit, dan rambut. Dalam kurap tubuh, jamur ini menginfeksi kulit.

Kurap sangat menular. Anda juga dapat terkena apabila mengalami hal berikut ini:

  • Ditularkan dari orang lain. Kurap sering menyebar melalui kontak kulit ke kulit.
  • Ditularkan hewan peliharaan Anda. Cuci tangan Anda setelah selesai mengusap atau menggaruk hewan peliharan ataupun hewan lainnya.
  • Lewat benda. Jamur dermatofita dapat menempel dan berpindah di permukaan benda,  pakaian, handuk, dan di sisir dan kuas makeup.
  • Dari tanah. Jika berjalan atau tidak pakai sendal saat berjalan di tanah yang terinfeksi jamur penyebab kurap, Anda juga bisa berisiko terkena kurap

Faktor Risiko

Apa yang menjadi faktor risiko saya terkena tinea corporis?

Ada banyak faktor risiko yang bisa membuat Anda terkena Tinea corporis. Antara lain seperti:

  • Kondisi cuaca yang panas dan lembap
  • Tubuh Anda banyak berkeringat
  • Anda mengalami obesitas
  • Sering pakai pakaian ketat
  • Jarang ganti baju atau pakaian dalam
  • Sering pakai baju yang belum dicuci
  • Jarang mandi
  • Berbagi handuk atau pakaian dengan orang lain
  • Anda pernah menggunakan kamar mandi umum atau kamar ganti
  • Adanya gangguan sistem kekebalan tubuh

Komplikasi

Apa saja komplikasi yang bisa terjadi akibat tinea corporis?

Sebetulnya kurap bukanlah infeksi serius yang dapat membahayakan nyawa. Namun pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti orang HIV atau AIDS, kemungkinan infeksi tinea corporis akan lebih sulit disembuhkan.

Pengobatan

Bagaimana dokter mendiagnosis penyakit ini?

Saat dokter mendiagnosis ada atau tidaknya kurap pada tubuh Anda, umumnya dokter akan melakukan pemeriksaan pada kulit yang terinfeksi. Dokter juga akan melakukan beberapa tes kulit lain untuk mendiagnosis adanya penyakit kulit lain seperti  dermatitis atopik atau psoriasis.

Nantinya dokter juga mengamati kerokan kulit bersisik di daerah yang terkena menggunakan mikroskop untuk mencari jamur. Sampel dapat dikirim ke laboratorium untuk dikonfirmasi kurap atau bukan.

Apa saja obat untuk penyakit ini?

Pengobatan infeksi jamur ini akan dilakukan tergantung dimana letak tinea corporis atau kurap dan seberapa parah kondisinya. Dalam banyak kasus, dokter dapat merekomendasikan obat bebas yang dapat Anda beli di apotek.

Umumnya obat yang akan digunakan adalah krim antijamur, lotion, atau bubuk anti jamut yang dapat menghilangkan kurap. Beberapa obat yang biasa digunakan untuk mengatasi kurap adalah yang paling populer adalah clotrimazole dan  miconazole.

Pengobatan di Rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi tinea corporis?
Berikut gaya hidup dan pengobatan rumah yang dapat membantu Anda mengatasi kurap atau tinea corporis :

  • Mandi secara teratur agar kebersihan badan tetap terjaga
  • Mandi setelah berolahraga atau berkeringat.
  • Keringkan area genital secara menyeluruh setelah dibilas sehabis buang air
  • Pakai bedak khusus bagian sensitif sehabis mandi untuk membantu menjaga daerah selangkangan agar tetap kering.
  • Kenakan pakaian yang longgar, disarangkan yang berbahan katun. Hindari memakai pakaian yang ketat di bagian pangkal paha Anda. Rajin cuci pakaian dalam dan pakaian olahraga jangan lupa juga jemur di bawah sinar matahari.
  • Jangan berbagi handuk atau pakaian dengan orang lain.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.


Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca