Tinea Corporis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24/02/2020 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu tinea corporis (kurap badan)?

Tinea corporis atau juga disebut kurap badan (kurap tubuh) merupakan penyakit yang menyerang kulit. Penyakit dengan istilah asing bernama ringworm ini bentuknya seperti ruam merah kecil berbentuk cincin atau bulat melingkar pada tubuh yang kena infeksi. 

Selain di tubuh, ruam kurap juga dapat muncul di kulit kepala, pangkal paha, telapak tangan, dan telapak kaki.

Kondisi tinea corporis ini umum terjadi masyarakat dan penyakitnya bisa menular. Kondisi ini bukan termasuk penyakit yang serius, tapi juga dapat menimbulkan komplikasi kesehatan lainnya. 

Infeksi kurap lainya memiliki nama yang disesuaikan dengan letak terjadinya infeksi, termasuk:

  • Tinea pedis, umumnya disebut athlete’s foot
  • Tinea cruris, juga dikenal dengan jock itch
  • Tinea capitis, juga dikenal sebagai kurap kulit kepala. 

Seberapa umumkah tinea corporis (kurap badan)?

Infeksi tinea corporis umumnya dapat menyerang siapa saja, terutama orang yang tidak menjaga kebersihan kulit badannya. Namun, tinea corporis diduga lebih sering terjadi pada pria daripada wanita. 

Pria memiliki lipatan kulit lebih banyak di daerah selangkangan mereka, di mana kondisi banyaknya lipatan ini bisa berisiko terinfeksi. 

Seseorang yang sering memakai pakaian ketat, banyak berkeringat, atau memiliki gangguan sistem kekebalan tubuh berisiko lebih tinggi terkena tinea corporis atau kurap.

Tanda dan Gejala

Apa saja tanda dan gejala tinea corporis (kurap badan)?

Tanda dan gejala tinea corporis yang bisa diamati adalah munculnya bercak merah, bersisik,  atau benjolan merah yang gatal di kulit. Seiring waktu, benjolan tersebut berubah menjadi tebal berbentuk cincin atau lingkaran. 

Bagian dalam lingkaran kurap biasanya berwarna putih bersisik. Bagian luar kurap kemungkinan bisa bergelombang atau bergaris dengan sisik kulit.  

Pada kasus kurap di kulit kepala, umumnya gejala mulai dirasakan dengan adanya benjolan di kepala yang sakit dan cenderung berukuran kecil.  Benjolan di kulit kepala ini bisa berubah bersisik lama kelamaan. 

Selain itu, kulit kepala Anda mungkin akan terasa lunak dan sakit saat disentuh. Anda juga harus waspada apabila rambut sekitar benjolan sudah mulai rontok.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala tinea corporis di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. 

Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab terkena tinea corporis (kurap badan)?

Tinea corporis muncul di kulit disebabkan karena sekelompok jamur yang disebut dermatofita. Dermatofita adalah jamur yang hidup dari zat yang disebut keratin, jaringan yang ditemukan di banyak bagian tubuh seseorang, termasuk kuku, kulit, dan rambut. Dalam kurap tubuh, jamur ini menginfeksi kulit.

Tinea corporis dapat menjadi akut (kondisi mendadak dan penyebaran cepat) atau kronis (pertumbuhan lambat, ruam ringan dan nyaris tidak meradang). Ini biasanya terjadi pada area terpapar, atau menyebar ke bagian lain. 

Tinea corporis akut timbul dalam bentuk bercak merah meradang yang gatal. Seringnya, penyebab kondisi itu adalah infeksi jamur hewan (zoophilic) seperti M. canis.

Tinea corporis kronis cenderung paling menonjol pada lipatan tubuh. Penyebab umumnya adalah T. rubrum. 

Jika meluas, kondisi tinea corporis kronis cenderung sulit dirawat dan mudah kambuh. Dikutip dari DermaNet NZ, tinea corporis kronis mungkin disebabkan oleh penurunan ketahanan kulit terhadap jamur atau karena infeksi ulang dari lingkungan. 

Tinea corporis sangat menular. Anda juga dapat terkena apabila mengalami hal berikut ini:

  • Ditularkan dari orang lain. Kurap sering menyebar melalui kontak kulit ke kulit.
  • Ditularkan hewan peliharaan Anda. Cuci tangan Anda setelah selesai mengusap atau menggaruk hewan peliharan ataupun hewan lainnya.
  • Lewat benda. Jamur dermatofita dapat menempel dan berpindah di permukaan benda,  pakaian, handuk, dan di sisir dan kuas makeup.
  • Dari tanah. Jika berjalan atau tidak pakai sandal saat berjalan di tanah yang terinfeksi jamur penyebab kurap, Anda juga bisa berisiko terkena kurap.

Faktor Risiko

Apa yang menjadi faktor risiko saya terkena tinea corporis (kurap badan)?

Anak-anak lebih rentan terhadap infeksi tinea corporis dibandingkan dengan orang dewasa. Namun, hampir semua orang memiliki risiko tersebut. 

Menurut National Health Service of the United Kingdom, seperti yang dilansir dari Healthline, sekitar 10 hingga 20 persen orang akan terinfeksi oleh jamur di beberapa titik dalam kehidupan mereka.

Ada banyak faktor risiko yang bisa membuat Anda terkena tinea corporis. Antara lain seperti:

  • Kondisi cuaca yang panas dan lembap
  • Tubuh Anda banyak berkeringat
  • Anda mengalami obesitas
  • Sering pakai pakaian ketat
  • Jarang ganti baju atau pakaian dalam
  • Sering pakai baju yang belum dicuci
  • Jarang mandi
  • Berbagi handuk atau pakaian dengan orang lain
  • Anda pernah menggunakan kamar mandi umum atau kamar ganti
  • Adanya gangguan sistem kekebalan tubuh

Apa saja komplikasi yang bisa terjadi akibat tinea corporis (kurap badan)?

Sebetulnya kurap bukalah infeksi serius yang dapat membahayakan nyawa. Namun, pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti orang HIV atau AIDS, kemungkinan akan sulit menyembuhkan penyakit tinea corporis ini. 

Seperti jenis infeksi dan kondisi kulit lainnya, kulit yang gatal, teriritasi, atau rusak dapat menyebabkan infeksi bakteri sekunder yang mungkin memerlukan perawatan dengan antibiotik.

Pengobatan

Bagaimana dokter mendiagnosis tinea corporis (kurap badan)?

Saat dokter mendiagnosis ada atau tidaknya kurap pada tubuh Anda, umumnya dokter akan melakukan pemeriksaan pada kulit yang terinfeksi. Dokter juga akan melakukan beberapa tes kulit lain untuk mendiagnosis adanya penyakit kulit lain seperti  dermatitis atopik atau psoriasis. 

Nantinya dokter juga mengamati kerokan kulit bersisik di daerah yang terkena menggunakan mikroskop untuk mencari jamur. Sampel dapat dikirim ke laboratorium untuk dikonfirmasi kurap atau bukan. 

Apa saja obat untuk tinea corporis (kurap badan)?

Pengobatan tinea corporis akan dilakukan tergantung dimana letak tinea corporis atau kurap dan seberapa parah kondisinya. Dalam banyak kasus, dokter dapat merekomendasikan obat bebas yang dapat Anda beli di apotek. 

Umumnya obat yang akan digunakan adalah krim antijamur, lotion, atau bubuk antijamur yang dapat menghilangkan kurap. Beberapa obat yang biasa digunakan untuk mengatasi kurap adalah:

Dalam kebanyakan kasus, Anda harus menggunakan obat-obatan pada kulit Anda selama 2 hingga 4 minggu untuk memastikan Anda membunuh jamur yang menyebabkan tinea corporis . Ini juga akan menurunkan peluang untuk kembali. 

Jika kurap badan telah tersebar dengan luas dan parah, sehingga tidak merespon obat-obatan di atas, dokter mungkin akan meresepkan obat-obatan lain yang lebih kuat. Griseofulvin adalah pengobatan oral yang umum diresepkan untuk infeksi jamur, termasuk tinea corporis . 

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi tinea corporis (kurap badan)?

Kurap tubuh sulit untuk dicegah. Hal ini karena jamur adalah penyebab utama kondisi ini. Tinea corporis dapat menular sebelum gejala muncul.

Berikut gaya hidup dan pengobatan rumah yang dapat membantu Anda mengatasi kurap atau tinea corporis :

Sadarlah tentang risiko kurap badan

Sadarlah risiko Anda tertular kurap badan dari orang lain atau hewan peliharaan Anda. Beri tahu anak-anak Anda soal hal ini, termasuk soal bagaimana menghindari infeksi. 

Tetaplah bersih

Cuci tangan Anda dengan bersih. Pastikan lingkungan Anda tetap bersih,  khususnya di sekolah, tempat penitipan anak, hingga pusat kebugaran. 

Jika Anda terlibat dalam olahraga yang membutuhkan kontak fisik, mandilah setelah Anda melakukan aktivitas tersebut. Pastikan pakaian dan peralatan olahraga Anda bersih. 

Kenakan pakaian yang kering

Jangan kenakan pakaian yang terlalu tebal dalam waktu yang lama dan di cuaca yang hangat. Hindari mengenakan sweater dengan bahan berlebihan. 

Hindari hewan yang terinfeksi

Infeksi sering terlihat pada bagian kulit hewan yang tidak terdapat bulunya. Jika Anda memiliki hewan peliharaan, periksakan ke dokter secara rutin tentang risiko kurap di badan hewan tersebut. 

Jangan berbagi peralatan pribadi

Jangan biarkan orang lain mengenakan pakaian, handuk, sisir, peralatan olahraga Anda. Anda pun tidak disarankan meminjam barang pribadi milik orang lain. 

Selain hal-hal di atas, Anda juga dapat melakukan tips mudah di bawah ini:

  • Jaga agar area yang terkena bersih dan kering.
  • Oleskan lotion antijamur, krim, atau salep yang dijual bebas, sesuai petunjuk pada kemasan.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.
Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

    Hampir semua orang pernah mengalami mata atau tangan kedutan. Namun, apakah Anda tahu arti kedutan dan risikonya bagi kesehatan?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Fakta Unik 15/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Penyebab Bau Kaki Tidak Sedap (dan Cara Mengusirnya)

    Masalah bau kaki tak sedap tentu sangat mengganggu. Untuk mengusir masalah ini, ikuti tips-tips dari para ahli dan bebaskan diri Anda dari bau kaki.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Tips Sehat 15/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    6 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

    Masalah pencernaan bisa sangat mengganggu dan menyusahkan. Berbagai pengobatan pun Anda coba. Nah, sudahkah Anda menggunakan minyak esensial?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Tips Sehat 13/06/2020 . Waktu baca 4 menit

    Pura-pura Sakit? Bisa Jadi Anda Mengidap Sindrom Munchausen

    Tanpa Anda sadari, sering berpura-pura sakit ternyata bisa menandakan gangguan jiwa. Cari tahu tanda-tanda dan penyebab sindrom pura-pura sakit berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Psikologi 13/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    sering buang air kecil

    8 Kondisi yang Menjadi Penyebab Sering Buang Air Kecil

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
    Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
    botol plastik hangat

    Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
    menjaga kebersihan diri

    Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit
    frozen yogurt vs es krim sehat mana

    Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . Waktu baca 5 menit