Sifilis (Raja Singa)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 12 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu sifilis (raja singa)?

Sifilis (kadang dieja sipilis) merupakan penyakit/infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri yang dapat menginfeksi kulit, mulut, alat kelamin, serta sistem saraf. Penyakit ini disebut juga dengan raja singa. Sipilis biasanya dimulai dengan luka yang tidak menyakitkan pada alat kelamin, dubur, atau mulut Anda. 

Sipilis menular dari orang ke orang lewat kontak kulit atau selaput lendir (mukosa) dengan luka.  Setelah infeksi awal, bakteri penyebab penyakit raja singa ini dapat menetap dan tidak aktif di dalam tubuh selama beberapa dekade sampai akhirnya aktif kembali. 

Jika terdeteksi lebih awal, sifilis akan lebih mudah disembuhkan dan tidak akan menyebabkan kerusakan permanen. Namun demikian, raja singa yang tidak diobati bisa menyebabkan kerusakan serius pada otak atau sistem saraf serta organ lainnya, termasuk jantung. Kondisi ini dapat mengancam jiwa.

Tak hanya dari kontak orang ke orang, sifilis juga diketahui dapat menular dari ibu yang terinfeksi ke anaknya yang berada di dalam kandungan. 

Seberapa umumkah raja singa?

Jumlah pengidap sifilis alias raja singa mengalami penurunan pada wanita sejak 2010. Meski begitu, tidak dengan laki-laki, terutama mereka yang melakukan hubungan seksual dengan sesama pria.

Gejala

Apa tanda dan gejala sifilis?

Sifilis dapat berkembang dalam beberapa tahap dan gejala yang muncul bergantung pada tahapan tersebut. Namun, tahap-tahap ini dapat tumpang tindih dan gejala yang terjadi tidak selalu berurutan. 

Anda mungkin terinfeksi sifilis dan tidak merasakan gejala apa pun selama bertahun-tahun. Empat tahap tersebut adalah: 

  • Primer
  • Sekunder
  • Laten atau tersembunyi
  • Tersier

Penyakit sifilis yang paling menular berada di dalam dua tahap pertama. Ketika dalam tahap laten atau tersembunyi, penyakit raja singa ini tetap aktif, tapi tanpa gejala.

Sementara itu, tahap tersier adalah tahap yang paling merusak kesehatan.

Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai tahapan penyakit sifilis atau raja singa:

Sifilis primer

Seseorang dengan sifilis primer umumnya mengalami luka di tempat infeksi awal. Luka ini biasanya terdapat di sekitar alat kelamin, sekitar anus, atau mulut. Luka ini biasanya berbentuk bulat dan dinamakan chancre

Gejala raja singa akan muncul 2-4 hari setelah infeksi terjadi, termasuk chancre, yaitu saat bakteri masuk ke dalam tubuh.

Sipilis jenis ini sering terasa pada alat kelamin, tapi juga bisa dilihat di mulut atau rektum jika kedua bagian tersebut terlibat dalam aktivitas seksual. 

Umumnya, gejala ini akan sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu 1 hingga 5 minggu.

Sifilis sekunder

Dalam beberapa minggu setelah penyembuhan chancre yang asli, Anda mungkin akan mengalami ruam yang di sekujur tubuh Anda, termasuk telapak tangan dan kaki. Ruam ini biasanya tidak gatal dan dapat disertai kutil di mulut atau area kelamin Anda. 

Beberapa orang dengan sifilis sekunder juga mengalami rambut rontok, nyeri otot, demam, sakit tenggorokan, hingga pembengkakan kelenjar getah bening. Seperti tahap pertama (primer), gejala-gejala di atas dapat hilang dengan sendirinya. 

Namun, Mayo Clinic menyebut tanda dan gejala ini dapat datang berkali-kali dan hilang selama satu tahun. 

Beberapa penderita yang sudah berada pada stadium dua atau tiga mungkin tidak menunjukkan adanya gejala penyakit sifilis.

Sifilis laten

Sifilis laten terjadi di antara tahap kedua (sekunder) dan tahap ketiga (tersier). Pada tahap laten, Anda tidak mengalami gejala apa pun dari penyakit raja singa ini. 

Tahap laten ini bisa bertahan selama bertahun-tahun. Tanda dan gejala mungkin tidak akan pernah kembali lagi, atau justru berkembang menjadi tahap ketiga, yaitu sifilis tersier. 

Sifilis tersier

Sekitar 15-30% orang yang terinfeksi sifilis tapi tidak diobati kemungkinan akan berisiko mengalami komplikasi yang dikenal dengan sifilis tersier. Tahap 3 dari gejala sifilis muncul 10-40 tahun setelah infeksi awal. 

Dalam tahap ini, sipilis akan merusak otak, saraf, mata, jantung, aliran darah, hati, tulang, dan otot. 

Jenis sifilis berdasarkan gejala

Selain keempat tahap yang disebutkan di atas, Mayo Clinic juga mencantumkan dua jenis sifilis yang dikelompokkan berdasarkan gejala yang muncul, yaitu:

Neurosifilis

Pada tahap mana pun, raja singa bisa menyebar dan menyebabkan kerusakan. Salah satu kerusakan yang mungkin terjadi adalah keruskaan otak dan sistem saraf (neurosifilis) serta mata (sipilis okular).

Sifilis bawaan

Bayi yang lahir dari ibu dengan sifilis dapat terinfeksi melalui plasenta atau selama kelahiran. Kebanyakan bayi baru lahir dengan sifilis bawaan tidak mengalami gejala apa pun. 

Namun, beberapa bayi mengalami ruam pada telapak tangan dan telapak kaki mereka. Tanda-tanda dan gejala sipilis pada bayi lainnya mungkin termasuk ketulian atau kelainan bentuk gigi.

Bayi yang memiiki raja singa bawaan juga bisa dilahirkan terlalu dini (prematur), dilahirkan meninggal (stillbirth), atau meninggal setelah lahir.  

Mungkin ada beberapa tanda atau gejala yang tidak tercantum di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran terhadap gejala tertentu, silakan berkonsultasi dengan dokter Anda.

Kapan saya harus menemui dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda atau anak Anda mengeluarkan cairan yang tidak biasa, terasa sakit atau muncul ruam, terutama jika terjadi di daerah selangkangan.

Penyebab

Apa penyebab sifilis (raja singa)?

Penyebab sifilis alias raja singa adalah bakteri dengan nama Treponema pallidum. Infeksi biasanya terjadi karena adanya kontak seksual. 

Bakteri masuk ke tubuh melalui celah atau luka di kulit atau selaput lendir Anda, setelah melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi sifilis.

Penyakit ini tidak menular melalui penggunaan toilet umum, bak mandi, pakaian, peralatan makan, atau dari gagang pintu, kolam renang, dan pemandian air panas.

Sipilis menular selama tahap primer dan sekunder, dan kadang-kadang pada periode laten awal. 

Faktor risiko

Faktor apa yang meningkatkan risiko Anda terjangkit raja singa?

Individu yang mengidap HIV lebih rentan terhadap penularan dan menjadi penyebar sifilis. Sekali Anda tertular sifilis, bukan berarti Anda akan kebal terhadap infeksi sejenis. Anda bisa terinfeksi lagi dan lagi. Penularan sifilis juga dapat terjadi dari ibu hamil ke janinnya (sifilis kongenital/bawaan).

Selain itu, tidak menjalani prinsip berhubungan seks yang aman juga dapat membuat Anda berisiko terkena sifilis seperti:

Komplikasi

Komplikasi sipilis apa saja yang mungkin terjadi?

Jika tidak diobati, sifilis bisa merusak tubuh Anda. Sipilis juga dapat meningkatkan risiko Anda terinfeksi HIV. Sementara itu, bagi para perempuan, sipilis bisa menyebabkan masalah saat kehamilan

Pengobatan sipilis bisa membantu mencegah kerusakan pada tubuh Anda di kemudian hari. Namun, pengobatan sifilis tidak dapat memperbaiki atau mengembalikan kerusakan yang telah terjadi. 

Komplikasi yang mungkin terjadi pada orang dengan sipilis adalah:

Benjolan kecil atau tumor

Benjolan kecil atau tumor yang disebut gumma dapat berkembang pada kulit, tulang, hati, atau organ lain pada tahap akhir sifilis. Gumma biasanya hilang setelah perawatan dengan antibiotik. 

Masalah saraf

Sipilis dapat menyebabkan beberapa masalah pada sistem saraf Anda, termasuk:

Masalah kardiovaskular

Masalah akibat sipilis ini mungkin termasuk penonjolan (aneurisma) dan radang aorta—arteri utama tubuh Anda—dan pembuluh darah lainnya. Sifilis juga dapat merusak katup jantung. 

Infeksi HIV

Orang dewasa dengan sipilis yang ditularkan secara seksual diperkirakan memiliki 2-5 kali lipat risiko tertular HIV. Luka sifilis dapat berdarah dengan mudah, sehingga memudahkan HIV memasuki aliran darah Anda selama aktivitas seksual.

Jika seseorang yang hidup dengan HIV juga memiliki sipilis, penyebaran virus mereka akan meningkat, sekalipun mereka obat HIV (antiretroviral). Diskusikan dengan dokter bagaimana hubungan pengobatan sipilis  dengan pengobatan HIV. 

Komplikasi kehamilan dan kelahiran bayi

Jika Anda hamil, Anda mungkin akan menurunkan sipilis pada bayi Anda yang belum lahir. Sipilis bawaan meningkatkan risiko keguguran, stillbirth, atau kematian bayi setelah beberapa hari setelah lahir. 

Diagnosis

Apa saja tes yang paling umum untuk mendeteksi sifilis?

Dokter dapat membuat diagnosis berdasarkan riwayat medis dan pemeriksaan tubuh pasien dengan memperhatikan organ seks, mulut, dan anus. Jika terdapat tanda penyakit menular seksual ini sekecil apa pun, sebentuk kecil irisan jaringan atau cairan penyakit akan segera diteliti untuk mengetahui jenis bakteri menggunakan mikroskop lapang gelap (dark-field microscope).

Sebuah tes darah (dikenal sebagai VDRL) dilakukan untuk menentukan apakah terdapat antibodi (zat yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi dari bakteri Treponema pallidum) dalam darah.

Dokter juga mungkin akan melakukan tes pada pasangan seksual Anda, seperti:

  • Sifilis primer: pasangan sejak tiga bulan lalu
  • Sifilis sekunder: pasangan sejak enam bulan lalu
  • Sifilis laten: pasangan sejak tahun lalu (karena mungkin ada chancre yang tidak terdeteksi sebelumnya). 

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukan merupakan pengganti saran medis. Mohon SELALU berkonsultasi dengan dokter Anda.

Pengobatan apa saja yang dapat dilakukan untuk sifilis?

Pengobatan tergantung pada tahapan sipilis. Ketika telah didiagnosis pada tahap awal, pengobatan sifilis tergolong mudah. Strategi pengobatan sipilis akan tergantung pada gejala dan berapa lama Anda telah memendam bakteri tersebut. 

Pengobatan untuk sipilis tidak membuat Anda kebal. Artinya, Anda tetap bisa menderita penyakit ini lebih dari sekali. Jika pemeriksaan Anda positif, pasangan Anda juga harus diperiksa dan diobati. 

Kerusakan yang disebabkan oleh sipilis jika terlambat ditangani tidak dapat dihilangkan. Bakteri dapat terbunuh, tetapi pengobatan kemungkinan besar hanya akan fokus para meredakan rasa sakit dan ketidaknyamanan. 

Obat-obatan

Jika Anda didiagnosis dengan sipilis primer, sekunder, atau tahap awal sipilis laten (kurang dari satu tahun), pengobatan yang direkomendasikan adalah injeksi penisilin tunggal. Jika Anda mengidap sipilis selama lebih dari satu tahun, Anda mungkin membutuhkan dosis tambahan. 

Penisilin merupakan satu-satunya obat rekomendasi untuk wanita hamil. Wanita yang alergi terhadap penisilin dapat menjalani proses desensitisasi, sehingga memungkinkan untuk menerima injeksi penisilin. 

Jika Anda dirawat karena sipilis selama kehamilan, anak Anda yang baru lahir juga harus diuji terhadap kemungkinan sipilis bawaan. Jika bayi Anda terinfeksi, dia akan menerima perawatan antibiotik. 

Pada hari pertama Anda menerima pengobatan sipilis, Anda mungkin mengalami reaksi Jarisch-Herxheimer. Gejalanya termasuk demam, kedinginan, mual, sakit pegal, dan sakit kepala. Reaksi ini biasanya tidak berlangsung selama lebih dari satu hari. 

Tindak lanjut pengobatan

Setelah Anda melakukan pengobatan sipilis, dokter akan meminta Anda:

  • Melakukan tes darah berkala dan pemeriksaan untuk memastikan Anda merespon dosis penisilin yang biasa. Tindak lanjut spesifik Anda akan tergantung pada tahap sipilis yang didiagnosis dokter. 
  • Menghindari kontak seksual dengan pasangan yang baru hingga pengobatan rampung dilakukan dan tes darah mengindikasikan bahwa infeksi telah terobati. 
  • Ingatkan pasangan seks Anda untuk diperiksa dan diobati jika perlu. 
  • Melakukan tes infeksi HIV. 

Pasangan seks yang terinfeksi sifilis mungkin tidak terlalu terlihat. Ini karena luka sipilis tersembunyi di sekitar vagina, anus, bawah kulup penis, atau mulut. Kecuali jika Anda mengetahui bahwa pasangan seks Anda telah diperiksa dan dirawat, Anda mempunyai risiko terkena sipilis lagi dari pasangan seks yang terinfeksi. 

Perubahan Gaya Hidup dan Pengobatan Rumahan

Gaya hidup seperti apa yang membantu penyembuhan sifilis?

Berikut gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi sifilis:

  • Jangan berhenti minum obat atau mengubah dosisnya hanya karena Anda merasa lebih baik, kecuali dokter Anda yang menganjurkan.
  • Informasikan kepada dokter jika Anda sedang hamil. Penularan sifilis terhadap janin sangat berbahaya.
  • Informasikan kepada dokter jika Anda memiliki alergi terhadap obat terutama terhadap penisilin.
  • Cuci tangan Anda sesering mungkin untuk menghindari penyebaran infeksi.
  • Lakukanlah aktivitas seksual yang aman dengan menggunakan kondom.
  • Beritahukan pasangan seksual Anda jika Anda tengah menjalani pengobatan sifilis sehingga mereka juga mendapatkan pemeriksaan medis.
  • Usahakan untuk tidak melakukan aktivitas seksual selama minimal 2 minggu setelah pengobatan atau hingga dinyatakan bersih oleh dokter Anda.
  • Memeriksakan diri Anda manakala terdapat penyakit menular seksual (PMS) lainnya.

Jika Anda menduga Anda berisiko terkena sipilis, langkah terbaik adalah menghindari hubungan seksual sampai Anda berdiskusi dengan dokter. Jika Anda melakukan aktivitas seksual sebelum menemui dokter, pastikan untuk melakukan seks aman, seperti menggunakan kondom. 

Jika Anda memiliki pertanyaan lain, silakan konsultasikan dengan dokter Anda yang lebih memahami solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Harus Seberapa Sering Tes Penyakit Kelamin Supaya Tidak Ketularan?

    Meskipun Anda hanya berhubungan dengan suami atau istri, Anda harus tetap rutin melakukan tes penyakit kelamin. Kapan waktu terbaiknya? Cek disini!

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 23/01/2019 . Waktu baca 3 menit

    Apakah Infeksi Klamidia Bisa Benar-benar Disembuhkan? Begini Jawabannya

    Klamidia sering dianggap berbahaya karena tidak sedikit orang yang mengalami penyakit ini. Namun, sebenarnya mungkinkah klamidia bisa sembuh sepenuhnya?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 13/01/2019 . Waktu baca 4 menit

    Waspada! Penyakit Seks Menular Sifilis Nyatanya Juga Mengintai Bayi

    Faktanya, tidak hanya orang dewasa yang bisa terserang sifilis alias raja singa. Bayi baru lahir juga dapat terkena sifilis kongenital. Apa penyebabnya?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
    Melahirkan, Kehamilan 02/01/2019 . Waktu baca 5 menit

    3 Vaksin yang Direkomendasikan untuk Mencegah Penyakit Kelamin

    Selain harus tahu cara melakukan seks aman, Anda mungkin juga perlu mendapatkan beberapa vaksin untuk penyakit kelamin agar tidak tertular di kemudian hari.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 23/11/2018 . Waktu baca 3 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    alasan tes penyakit kelamin

    4 Alasan Kenapa Anda Harus Menjalani Tes Penyakit Kelamin

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 07/02/2020 . Waktu baca 4 menit
    dudukan toilet umum

    Mungkinkah Kena Penyakit Kelamin Lewat Dudukan Toilet Umum?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Dipublikasikan tanggal: 19/11/2019 . Waktu baca 4 menit
    hubungan seks menularkan kudis

    Awas, Hubungan Seks Ternyata Bisa Menularkan Kudis

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 17/06/2019 . Waktu baca 4 menit
    terkena penyakit kelamin

    Sudah Sembuh dari Penyakit Kelamin, Apa Mungkin Bisa Kambuh Lagi?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Dipublikasikan tanggal: 13/03/2019 . Waktu baca 3 menit