Prolaps Uteri (Turun Peranakan)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu prolaps uteri?

Peranakan turun alias rahim turun, alias prolaps uteri, adalah kondisi rahim yang menonjol di dalam vagina.

Biasanya, rahim berada di atas vagina, ditahan oleh otot dan ligamen. Ketika peranakan turun, otot dan ligamen membentang dan menjadi lemah dalam menahan rahim dengan baik. Rahim jatuh perlahan dan bergerak keluar dari posisi normal, keluar ke dalam vagina.

Kandung kemih (pembawa urin), uretra (saluran urin), dan kolorektal (otot tabung yang mengontrol usus) juga bisa ikut lebih rendah bersama rahim.

Pengobatan akan tergantung pada tingkat penurunan. Peranakan turun yang tidak diobati dapat menyebabkan serviks borok dan meningkatkan risiko infeksi atau cedera pada organ panggul.

Seberapa umumkah peranakan turun?

Peranakan turun dapat terjadi pada wanita segala usia, tapi biasanya memengaruhi wanita setelah menopause dan yang pernah melahirkan normal setidaknya satu kali.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala prolaps uteri?

Gejala dasar peranakan turun adalah perut merasa tegang, terisi, nyeri panggul parah, sakit perut. Ada juga nyeri punggung, khususnya nyeri ketika mengangkat benda berat, dan nyeri saat berhubungan seks. 

Pasien mungkin merasa ada pembengkakan di vagina dengan pemeriksaan diri menggunakan tangan atau dalam kasus terburuk, Anda bisa melihat ada penghambatan dari luar rahim vagina. Karena kandung kemih, uretra, dan anus mungkin turun bersama dengan rahim, maka akan muncul gejala seperti:

  • Sakit saat buang air
  • Keluar urin tanpa noda saat tertawa, bersin, atau batuk
  • Usus bermasalah

Mungkin ada beberapa tanda atau gejala yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda khawatir tentang gejalanya, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan sebaiknya ke dokter?

Peranakan turun yang tidak diobati dapat menyebabkan serviks borok dan meningkatkan risiko infeksi atau cedera organ panggul. Karena itu Anda sebaiknya segera temui dokter jika:

  • Pendarahan vagina abnormal, dysuria, atau memiliki masalah saat buang air
  • Menyadari gejalanya tidak membaik setelah tiga bulan terapi atau berolahraga.

Penyebab

Apa penyebab prolaps uteri?

Prolaps uteri sering disebabkan kehamilan dan kelahiran. Semakin sering Anda hamil, semakin rentan Anda. Janin besar, persalinan yang lama, dan menggunakan kekuatan berlebihan saat melahirkan akan meningkatkan risiko.

Penyebab prolaps uteri lainnya, yaitu usia, kelebihan berat badan, keseimbangan tubuh, dan membawa barang-barang berat. Penyakit ini dapat terjadi jika ada peningkatan tekanan patologis pada perut, seperti batuk dan sembelit yang disebabkan merokok.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko prolaps uteri?

Risiko prolaps uteri meningkat seiring bertambahnya usia wanita dan kadar estrogennya. Estrogen adalah hormon yang membantu menjaga otot-otot panggul tetap kuat. 

Kerusakan pada otot dan jaringan panggul selama kehamilan dan persalinan juga dapat menyebabkan prolaps. Wanita yang pernah mengalami lebih dari satu kelahiran melalui vagina atau pascamenopause memiliki risiko paling tinggi. 

Setiap aktivitas yang memberi tekanan pada otot-otot panggul dapat meningkatkan risiko prolaps uteri. Faktor-faktor lain yang dapat meningkatkan risiko Anda untuk prolaps uteri adalah:

  • Hamil dan melahirkan lebih dari sekali
  • Melahirkan bayi yang besar
  • Sering membawa barang-barang berat
  • Batuk kronis
  • Sejarah operasi panggul
  • Sering mendorong perut saat buang air
  • Penyakit turunan yang menyebabkan lemahnya jaringan penghubung
  • Lemak. 

Komplikasi

Apa komplikasi yang mungkin saya alami dengan prolaps uteri?

Prolaps uteri sering dikaitkan dengan prolaps organ panggul lainnya. Anda mungkin mengalami:

  • Prolaps anterior (sistokel). Lemahnya jaringan ikat yang memisahkan kandung kemih dan vagina dapat menyebabkan kandung kemih membengkak ke dalam vagina. Prolaps anterior juga disebut prolaps kandung kemih. 
  • Prolaps vagina posterior (rektokel). Kelemahan jaringan ikat yang memisahkan rektum dan vagina dapat menyebabkan rektum melebar ke dalam vagina. Anda mungkin mengalami kesulitan buang air besar akibat kondisi ini. 

Prolaps uteri yang parah dapat menggantikan lapisan vagina, menyebabkannya menonjol ke luar tubuh. Jaringan vagina yang bergesekan dengan pakaian dapat menyebabkan luka pada vagina (bisul). Dalam kasus langka, luka tersebut dapat terinfeksi. 

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukan pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan dengan dokter Anda.

Apa pilihan pengobatan untuk prolaps uteri?

Pengobatan tergantung pada tingkat penyakit, usia, aktivitas seksual, penyakit panggul, dan kehamilan yang tidak diinginkan.

Jika gejalanya ringan, dokter dapat mengobatinya dengan:

  • Melakukan latihan Kegel untuk membantu memperkuat otot dan ligamen dalam menahan rahim dan vagina pada tempat yang seharusnya
  • Terapi hormon: krim hormon juga dapat membantu otot dan ligamen lebih kuat.
  • Gunakan cincin di dalam vagina untuk menahan rahim di tempatnya. 

Selain itu peranakan turun yang parah akan membutuhkan operasi, kadang-kadang bisa sampai dibutuhkan histerektomi.

Apa tes yang paling umum untuk peranakan turun?

Dokter mendiagnosis berdasarkan pemeriksaan fisik, termasuk pemeriksaan panggul dan tes Pap. Selama pemeriksaan, dokter Anda dapat meminta Anda membungkuk, untuk membantu dokter memeriksa seberapa jauh peranakan turun ke vagina. 

Untuk mengecek kekuatan otot panggul, dokter akan meminta Anda mengernyitkan badan Anda, seperti ketika Anda menahan kencing. Anda akan diperiksa dalam keadaan berbaring dan berdiri.

Anda mungkin mengisi kuisioner untuk membantu dokter memeriksa apakah peranakan turun memengaruhi kualitas hidup Anda. Informasi ini juga membantu untuk memiliki pilihan pengobatan yang tepat.

Tes lainnya termasuk USG panggul, CT, dan biopsi (untuk mengendalikan tumor di rahim). Metode ini tidak selalu menguntungkan untuk diagnosis rahim tapi bisa menilai seberapa parah penyakitnya.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat membantu mengatasi prolaps uteri?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan berikut dapat membantu Anda mengatasi peranakan turun:

  • Lakukan latihan Kegel setiap hari. Lakukan rutin untuk memperkuat otot.
  • Turunkan berat badan jika Anda kelebihan berat badan.
  • Buat keseimbangan tubuh, makan makanan bernutrisi, minum banyak air ,dan makan makanan yang mengandung serat untuk menghindari sembelit.
  • Hindari membawa banyak barang berat. Ketika mengangkat beban, gunakan kaki Anda sebagai penopang, jangan pinggang atau punggung. 
  • Coba kendalikan batuk. Lakukan perawatan untuk batik kronis atau bronkitis, dan jangan merokok.

Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui solusi terbaik bagi Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Infeksi Saluran Kemih (ISK)

    Infeksi saluran kemih (infeksi saluran kencing) adalah ketika ada bakteri pada organ saluran kencing. Apa gejalanya? Bagaimana menangani kondisi ini?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Urologi, Urologi Lainnya 6 Agustus 2020 . Waktu baca 13 menit

    Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

    Munculnya kista saat hamil adalah hal yang umum terjadi. Walau biasanya tidak berbahaya, ibu hamil perlu memahami apa saja pengaruhnya terhadap kandungan.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

    Kapan Bisa Mulai Haid Lagi Setelah Aborsi?

    Setelah aborsi, Anda tentu saja akan bisa haid lagi karena Anda sudah tidak lagi hamil. Namun, waktu kedatangannya bisa berbeda untuk tiap wanita.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 7 September 2019 . Waktu baca 4 menit

    Kenali Perdarahan Lokia dan Pembekuan Darah Setelah Melahirkan

    Keluar darah selama masa nifas itu normal. Namun, seberapa banyak normlanya darah keluar saat nifas? Cari tahu jawabannya di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Melahirkan, Kehamilan 30 Agustus 2019 . Waktu baca 11 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    uretritis non gonore

    Uretritis Non-Gonore

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
    uretritis gonore adalah

    Uretritis Gonore

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
    sistokel kandung kemih turun

    Sistokel (Kandung Kemih Turun)

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 13 Agustus 2020 . Waktu baca 8 menit

    Inkontinensia Urin

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 9 menit