Erosi Gigi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu erosi gigi?

Erosi gigi atau dental erosion adalah terkikisnya enamel gigi yang disebabkan oleh asam. Enamel adalah lapisan keras pelindung gigi, yang melindungi dentin yang sensitif. Apabila enamel terkikis, dentin di bawahnya akan terekspos, yang dapat menyebabkan rasa sakit dan sensitivitas.

Erosi gigi dapat disebabkan oleh:

  • Konsumsi minuman ringan berlebih (kadar fosfor dan asam sitrat yang tinggi)
  • Minuman dari buah (beberapa asam pada minuman dari buah lebih erosif daripada asam baterai)
  • Mulut kering atau air liur yang sedikit (xerostomia)
  • Makanan (tinggi akan gula dan pati)
  • Asam lambung
  • Gangguan pencernaan
  • Obat-obatan (aspirin, antihistamin)
  • Genetik (kondisi turunan)
  • Faktor lingkungan (gesekan, keausan, stres, dan korosi)

Tanda-Tanda & Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala erosi gigi?

Salah satu tanda dari erosi gigi adalah terkikisnya permukaan gigi yang menyebabkan tampilan halus dan berkilau.

Dental erosion juga dapat menyebabkan akar gigi yang terekspos (dentin) sensitif terhadap panas dan dingin.

Tanda-tanda dari erosi gigi pada  bagian belakang gigi meliputi terbentuknya depresi pada permukaan penggigit gigi. Tambalan dapat menjadi menonjol apabila permukaan gigi sekitar terkikis akibat erosi.

Apabila enamel terkikis, gigi lebih rentan terhadap lubang atau kerusakan. Apabila kerusakan gigi sudah memengaruhi enamel, kerusakan sudah dapat memasuki bagian utama dari gigi.

Lubang kecil mungkin tidak menyebabkan masalah apa pun pada awalnya. Namun begitu lubang berkembang dan memasuki gigi, lubang dapat memengaruhi saraf-saraf kecil, menyebabkan abses atau infeksi yang sangat sakit.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana cara mengobati erosi gigi?

Jika Anda mengalami rasa sakit atau ngilu saat makan, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut untuk meringankan rasa sakit:

  • Berkumur air hangat untuk mengeluarkan sisa makanan yang tersangkut pada lubang. Gunakan benang gigi untuk mengangkat makanan yang tersangkut pada lubang atau pada sela-sela gigi.
  • Jangan meletakkan aspirin pada gigi yang sakit atau jaringan gusi.

Kapan saya harus periksa ke dokter gigi?

Anda harus segera mengunjungi dokter gigi jika Anda mengalami kondisi abnormal pada gigi atau tanda-tanda yang disebutkan di atas.

Pencegahan

Bagaimana cara mencegah erosi gigi?

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk melindungi enamel gigi dan mencegah erosi gigi:

  • Konsumsi makanan dan minuman asam, minuman bersoda hanya pada saat waktu makan. Hal ini dapat mengurangi jumlah serangan asam pada gigi.
  • Minum dengan cepat, tanpa menahan minuman pada mulut atau “berkumur”. Gunakan sedotan untuk membantu mengantarkan minuman ke belakang mulut dan menghindari kontak yang panjang dengan gigi.
  • Akhiri makan dengan keju atau susu karena dapat mengatasi asam.
  • Kunyah permen karet bebas gula setelah makan. Hal ini dapat membantu produksi air liur untuk membilas asam yang terbentuk pada mulut setelah makan.
  • Tunggu setidaknya 1 jam setelah mengonsumsi makanan atau minuman asam sebelum menyikat gigi. Hal ini dapat memberi waktu bagi gigi Anda untuk membangun kandungan mineral kembali.
  • Sikat gigi 2 kali sehari dengan pasta gigi fluor. Gunakan sikat gigi dengan kepala yang kecil dan bulu sedang ke halus.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pulpitis

Pulpitis menjadi penyebab utama sakit gigi. Apa yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan dan mencegahnya? Temukan jawabannya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 25 November 2020 . Waktu baca 6 menit

7 Cara Mengobati Rasa Sakit Akibat Tumbuh Gigi Bungsu Sebelum Cabut Gigi

Gigi bungsu biasanya baru tumbuh belakangan. Bagaimana mengobati rasa sakit ketik gigi bungsu tumbuh? Perlukah operasi gigi bungsu?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 20 November 2020 . Waktu baca 7 menit

Penyebab dan Gejala Impaksi Gigi Geraham Bungsu Tumbuh Sakit

Pertumbuhan gigi bungsu bisa menimbulkan rasa sakit yang biasa kita kenal sebagai impaksi. Seperti apa penyebab dan gejalanya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 20 November 2020 . Waktu baca 7 menit

Impaksi Gigi Bungsu

Impaksi gigi bungsu adalah masalah akibat pertumbuhan gigi bungsu yang tidak semestinya. Cari tahu penyebab, gejala, dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 20 November 2020 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

infeksi gusi periodontitis

Periodontitis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 27 November 2020 . Waktu baca 15 menit
Gingivitis

Gingivitis (Radang Gusi)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 12 menit
gigi kelinci gigi tonggos

Penyebab Gigi Tonggos dan Pilihan Cara Memperbaikinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 10 menit
gigi berantakan (maloklusi)

Maloklusi (Gigi Berantakan)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 11 menit