Penyakit Antraks

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu penyakit antraks?

Penyakit antraks atau anthrax (penyakit sapi gila) adalah infeksi bakteri serius yang disebabkan bakteri Bacillus anthracis. Pada keadaan normal, bakteri menghasilkan spora yang tidak aktif (dorman) dan hidup di tanah. Saat spora masuk ke dalam tubuh binatang atau manusia, spora menjadi aktif.

Spora aktif tersebut lalu mulai membelah diri, menghasilkan racun, menyebarkannya ke seluruh tubuh dan menyebabkan penyakit yang berat. Penyakit sapi gila ini dapat mengenai kulit, paru-paru, dan pada kasus yang jarang saluran pencernaan.

Walaupun antraks adalah penyakit yang berbahaya, kondisi ini dapat diobati dengan antibiotik jika dideteksi dini. Vaksin juga tersedia untuk orang yang berisiko.

Seberapa umumkah penyakit antraks?

Penyakit antraks sangat jarang terjadi. Penderita anthrax tertular dari kontak dengan binatang, wol, daging, atau kulit binatang yang terinfeksi. Orang-orang yang berisiko mengalami kondisi ini adalah petani, dokter hewan, dan pekerja laboratorium.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala penyakit antraks?

Gejala penyakit antraks tergantung tipe infeksi dan dapat dimulai kapan saja, dari 1 hari hingga lebih dari 2 bulan untuk muncul. Penyakit sapi gila ini bisa terbagi dalam 3 jenis infeksi.

Penyakit anthrax kulit

Penyakit anthrax jenis ini menyerang kulit. Bakteri biasanya memasuki tubuh melalui kulit terbuka atau luka. Benjolan merah kecoklatan yang gatal dan tidak nyeri muncul 1-12 hari setelah paparan.

Kebanyakan benjolan muncul di daerah wajah, leher, lengan, atau tangan. Benjolan ini membentuk lenting yang akhirnya pecah dan membentuk koreng hitan (eschar) dengan bengkak di sekitarnya.

Kelenjar getah bening terdekat dapat membesar dan terasa sakit. Penderita juga terkadang megalami nyeri otot, sakit kepala, demam, mual dan muntah.

Penyakit anthrax inhalasi

Anthrax jenis ini menyerang paru-paru. Bakteri dapat memasuki paru-paru saat Anda menghirup spora.

Gejala awalnya mirip dengan flu namun akan memburuk dengan cepat.

  • Demam dan menggigil
  • Berkeringat (sering basah)
  • Nyeri badan
  • Lelah berlebih
  • Sakit kepala, pusing, atau pening
  • Rasa tidak nyaman pada dada, seperti sesak dan batuk
  • Mual, muntah atau nyeri perut

Jika tidak diterapi, anthrax jenis ini sangat fatal. Jika Anda mengalami gejala di atas, hubungi dokter Anda segera.

Penyakit anthrax Gastrointestinal

Anthrax gastrointestinal jarang terjadi. Anthrax ini menyerang sistem pencernaan. Anda dapat terkena anthrax ini dengan makan daging yang terkontaminasi.

Gejala antraks gastrointestinal yaitu:

  • Leher atau kelenjar di leher membengkak
  • Sakit tenggorokan
  • Nyeri menelan
  • Suara serak
  • Mual dan muntah, khususnya muntah darah
  • Diare atau BAB berbdarah
  • Nyeri perut
  • Perut membesar

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda tinggal atau akan mengunjungi daerah yang berisiko tinggi terkena penyakit antraks, atau jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab penyakit antraks?

Penyebab penyakit antraks adalah spora bakteri Bacillus anthracis yang aktif. Spora dapat bertahan hidup di lingkungan selama bertahun-tahun lalu bertunas dan membelah diri.

Spora hanya menjadi racun dan menyebar ke seluruh tubuh saat berkontak dengan binatang dan manusia. Anthrax dapat memasuki tubuh melalui 3 cara: kontak kulit, inhalasi, dan daging yang terkontaminasi.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk penyakit ini?

Siapa pun yang telah terlibat kontak dengan spora antraks bisa berisiko mengalami kondisi ini. Kebanyakan orang tidak pernah terpapar antraks. Namun, ada beberapa kegiatan yang dapat membuat orang berisiko lebih besar dibandingkan dengan yang lain.

Dikutip dari Centers for Disease Control and Prevention, ada banyak faktor risiko untuk antraks, yaitu :

  • Orang yang mengolah produk hewan
  • Dokter hewan yang bekerja dengan binatang yang terinfeksi
  • Peternak yang bekerja dengan binatang terinfeksi
  • Pelancong yang mengunjungi daerah berisiko tinggi
  • Pekerja laboratorium yang bekerja dengan antraks
  • Tukang pos, anggota militer, dan relawan.
  • Yang terpapar selama kejadian teror biologis yang melibatkan spora antraks
  • Memakan daging mentah dari binatang yang terinfeksi.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk penyakit antraks?

Semua jenis penyakit anthrax dapat dicegah dan diterapi dengan antibiotik. Orang yang terpapar anthrax dapat diberikan antibiotik minum, biasanya amoksisilin, ciprofloxacin atau doksisiklin. Antibiotik ini dilanjutkan selama 60 hari untuk mencegah kekambuhan.

Semakin lama terapi ditunda, semakin besar risiko kesehatan yang dihadapi. Jadi, terapi biasanya dimulai sesegera mungkin saat diduga menderita anthrax.

Vaksin antraks tersedia, namun tidak 100% efektif. Vaksin diberikan pada anggota militer, ilmuwan yang bekerja dengan anthrax, dan kelompok risiko tinggi lain. Vaksin ini tidak untuk anak kecil, wanita hamil, atau lansia lebih dari 65 tahun. Jika beberapa dosis vaksin anthrax telah diberikan, tidak perlu diberikan lagi antibiotik.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk penyakit ini?

Penyakit antraks didiagnosis berdasarkan gejala, pemeriksaan fisik, riwayat paparan berisiko tinggi, dan dengan memastikan penyakit lain bukan penyebab gejala Anda.

Cara terbaik mendiagnosis secara akurat, dokter Anda dapat melakukan pemeriksaan kulit, darah, dan feses untuk mencari bakteri B. anthracis.

Sementara untuk X-ray atau computed tomography (CT) dada, endoskopi, dan suntikan spinal juga dapat dilakukan untuk menunjang pemeriksaan fisik.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan-perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi antraks?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi penyakit antraks:

  • Lakukan vaksinasi jika pekerjaan Anda berisiko tinggi. Dokter hewan,  pekerja laboratorium, dan pekerja darurat yang berisiko harus divaksinasi.
  • Hubungi dokter Anda segera jika Anda mendeteksi gejala awal infeksi.
  • Habiskan antibiotik Anda. Jangan berhenti konsumsi obat kecuali atas anjuran dokter.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Gastritis

    Gastritis adalah istilah medis untuk radang lambung, berbeda dari maag. Cari tahu penyebab, gejala, dan cara mengatasinya di Hello Sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 13 April 2020 . Waktu baca 12 menit

    Apakah Kucing dan Hewan Lainnya Dapat Tertular COVID-19 dari Manusia?

    Coronavirus terbukti menular dari manusia ke manusia. Tapi belakangan ada kasus kucing positif COVID-19 karena tertular pemiliknya. Benarkah?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Coronavirus, COVID-19 9 April 2020 . Waktu baca 4 menit

    Meningitis (Radang Selaput Otak)

    Meningitis adalah peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang (meninges). Bagaimana gejala dan cara mengobatinya?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 9 April 2020 . Waktu baca 9 menit

    Manusia Hidup dengan Sebelah Paru, Kok Bisa?

    Banyak sebab kerusakan pada paru yang haruskan manusia merelakan sebelah parunya dibuang dan ternyata masih bisa hidup dengan itu.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Berita Luar Negeri, Berita 25 Maret 2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    benjolan di ketiak

    Ada Benjolan di Ketiak Anda? Ini Beberapa Penyebabnya

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 24 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
    infeksi ginjal atau pielonefritis

    Pielonefritis (Infeksi Ginjal)

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 8 menit
    infeksi kandung kemih cystitis adalah

    Infeksi Kandung Kemih

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 10 menit
    selulitis pada anak

    Bagaimana Selulitis Terjadi pada Anak dan Cara Mencegahnya?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 18 April 2020 . Waktu baca 4 menit