Osteomyelitis (Osteomielitis)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu osteomyelitis?

Osteomyelitis (osteomielitis) adalah infeksi yang menyerang tulang. Osteomielitis bisa juga diartikan sebagai peradangan pada jaringan di dalam tulang. Infeksi bisa berasal dari tulang itu sendiri yang awalnya terjadi cedera dan tidak terobati sehingga mengundang kuman untuk menginfeksi.

Infeksi juga bisa berawal dari bagian tubuh lain yang kemudian mengalir ke tulang bersama dengan aliran darah.

Sebenarnya, tulang cukup kuat dalam melawan infeksi. Namun tulang yang mengalami trauma, pembedahan, atau penyisipan benda asing cukup lemah dalam melawan infeksi karena aliran darah terganggu. Kondisi ini membuat tulang jadi rentan terinfeksi.

Osteomyelitis bisa akut dan kronis. Disebut akut jika terjadi akibat cedera atau trauma sebelumnya, seperti komplikasi pembedahan, abses gigi, atau infeksi yang menyerang jaringan lunak, telinga, dan sinus.

Sementara disebut kronis jika osteomielitis yang sebelumnya terjadi belum sepenuhnya dan semakin memburuk seiring waktu.

Selain itu, osteomyelitis juga dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

Osteomielitis hematogen

Infeksi tulang yang terjadi akibat infeksi organ atau jaringan lain yang terbawa bersama aliran darah. Area tulang yang paling umum mengalami infeksi adalah tulang paha, tulang kering, atau tulang betis. Jenis infeksi ini lebih umum terjadi pada anak-anak, ketimbang orang dewasa.

Osteomielitis vertebra

Infeksi yang menyerang pada tulang belakang. Jenis infeksi lebih umum menyerang orang yang berusia di atas 50 tahun. Selain operasi, infeksi juga bisa juga disebabkan oleh peradangan pada saluran kencing atau peradangan pada selaput jantung (endokarditis).

Osteomielitis anaerobik

Peradangan pada tulang yang disebabkan oleh bakteri anaerobik, seperti Clostridium spp., Peptostreptococcus, Bacillus spp., dan Corynebacterium spp.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Osteomyelitis (osteomielitis) adalah gangguan muskuloskeletal yang bisa menyerang semua usia. Akan tetapi, rata-rata usia tertentu lebih mengarah pada jenis peradangan tulang yang berbeda-beda.

Contohnya, anak-anak lebih umum terkena infeksi tulang hematogen dan infeksi tulang anaerobik sedangkan orang dewasa lebih umum terkena peradangan pada tulang belakang.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-­tanda dan gejala osteomyelitis?

Infeksi yang terjadi pada tulang dapat menimbulkan tanda dan gejala. Lebih jelas, gejala osteomyelitis (osteomielitis) yang biasanya muncul adalah:

  • Demam selama beberapa hari diikuti dengan tubuh menggigil dan berkeringat.
  • Tulang yang meradang menimbulkan rasa nyeri, membengkak, dan membuat gerakan tubuh jadi terbatas.
  • Kulit yang menutupi tulang yang terinfeksi akan memerah dan lebih sensitif.
  • Tulang yang terinfeksi dapat menghasilkan nanah dan ada kerusakan jaringan di sekitarnya, bahkan kerusakan saraf bagi orang yang memiliki diabetes.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda mengalami gejala-gejala yang disebutkan di atas, sebaiknya segera periksa ke dokter. Diagnosis dan perawatan lebih awal mencegah terjadinya kerapuhan tulang yang terinfeksi secara permanen.

Penyebab

Apa penyebab osteomyelitis?

Penyebab osteomyelitis adalah infeksi bakteri atau jamur. Jenis bakteri yang paling umum menginfeksi adalah staphylococcus, yakni bakteri yang hidup di permukaan kulit.

Baik kuman atau jamur bisa sampai ke tulang dan menginfeksi dengan berbagai cara, seperti:

  • Melalui aliran darah. Infeksi yang mungkin berawal dari paru-paru atau saluran kemih bisa sampai ke tulang yang lemah melalui peredaran darah.
  • Cedera. Luka terbuka pada kulit akibat cedera bisa mengundang kuman yang akhirnya menginfeksi tulang yang lemah atau tulang yang patah.
  • Operasi. Paparan langsung dengan kuman bisa saja terjadi selama operasi untuk memperbaiki patah tulang atau mengganti sendi.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk terkena penyakit ini?

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda terkena penyakit osteomyelitis adalah:

  • Mengalami patah tulang parah, luka tusukan, atau gigitan binatang sehingga memberi kesempatan bagi kuman untuk menginfeksi.
  • Memiliki masalah sirkulasi darah, seperti diabetes (penyakit yang menyebabkan kadar gula darah tinggi).
  • Penggunaan alat medis seperti kateter urine, pipa intravena, atau tabung mesin dialisis.
  • Memiliki masalah kesehatan yang menyebabkan sistem imun tubuh rusak, seperti kanker, diabetes yang tidak terkontrol, dan menggunakan obat-obatan kortikosteroid.

Komplikasi

Apa saja komplikasi dari penyakit osteomyelitis?

Tulang yang terinfeksi dan tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi. Berikut ini adalah komplikasi osteomyelitis yang mungkin terjadi, seperti dilansir dari laman Mayo Clinic:

  • Osteonekrosis yakni tulang mati akibat infeksi menghambat sirkulasi darah.
  • Kanker kulit akibat adanya luka terbuka yang terus mengeluarkan nanah sehingga dapat memicu sel skuamosa menjadi abnormal.
  • Pertumbuhan menjadi terganggu, terutama jika terjadi pada anak.
  • Arthritis septik, yakni infeksi menyebar hingga ke sendi dan menyebabkan peradangan.

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk mendiagnosis kondisi ini?

Dalam memantapkan diagnosis, dokter akan meminta Anda untuk menjalani serangkaian tes yang meliputi:

  • Tes darah. Tes ini dilakukan untuk mengukur kadar sel darah putih. Jika kadarnya tinggi daripada seharusnya, ini bisa menandakan terjadinya infeksi.
  • Tes pencitraan. Tes pencitraan dan MRI perlu dilakukan untuk melihat kondisi tulang yang mengalami infeksi. Jika MRI tidak dapat dilakukan, maka CT scan bisa menjadi tes alternatif.
  • Biopsi tulang. Lewat tes ini, dokter dapat mengetahui jenis kuman yang menginfeksi tulang dan memilih antibiotik yang tepat.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk osteomyelitis?

Cara mengobat osteomyelitis (osteomyelitis) yang umumnya dilakukan adalah:

Aspirasi jarum

Jika terdapat luka terbuka dan terbentuk abses, aspirasi jarum akan dilakukan. Sebuah jarum khusus akan dimasukkan ke area yang terinfeksi dan cairan di dalamnya (nanah) akan dikeluarkan dan abses akan mengerin.

Tindakan perawatan ini perlu dilakukan karena antibiotik sering kali tidak efektif. Pasalnya, antibiotik tidak mencapai abses akibat tidak ada aliran darah yang melewati area ini.

Minum antibiotik

Infeksi bakteri umumnya diobati dengan antibiotik. Obat ini membantu tubuh menyingkirkan bakteri dalam aliran darah. Namun, jenis antibiotik harus disesuaikan dengan jenis bakteri yang menginfeksi tulang. Antibiotik akan diberikan lewat suntikan kurang lebih selama 6 minggu.

Operasi

Jika infeksi cukup parah, operasi perlu dilakukan. Beberapa prosedur operasi yang biasanya dilakukan untuk mengobati osteomyelitis adalah:

  • Mengangkat tulang dan jaringan yang terkena infeksi (debridemen) dan mengambil sedikit tulang maupun jaringan sehat di sekitarnya, agar infeksi tidak tertinggal.
  • Mengembalikan aliran darah ke tulang dengan mengisi tulang tulang atau jaringan yang diangkat dengan tulang, kulut, atau otot dari bagian tubuh lain.
  • Amputasi bisa saja dilakukan sebagai upaya terakhir untuk menghentikan penyebaran infeksi.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi osteomyelitis?

Selain pengobatan dokter, perawatan dokter yang bisa Anda lakukan untuk mendukung kesembuhan osteomyelitis adalah:

  • Menjaga kebersihan area kulit yang terinfeksi jika ada.
  • Jika Anda menjalani operasi, istirahat lebih dahulu di rumah dan hindari berbagai aktivitas yang bisa mengganggu penyembuhan pascaoperasi.
  • Konsumsi makanan sehat agar tubuh dapat pulih dengan cepat.

Pencegahan

Bagaimana cara mencegah penyakit osteomyelitis?

Cara utama untuk mencegah osteomyelitis (ostemielitis) adalah menurunkan berbagai hal yang bisa menyebabkan infeksi. Anda bisa menghindari terjadinya luka di tubuh, dengan berhati-hati dalam melakukan aktiviatas.

Jika Anda memiliki luka terbuka pada tubuh, rawat luka dengan baik. Obati luka dan rajinlah untuk membersihkan luka tersebut. Jika Anda memiliki masalah kesehatan terkait infeksi, ikuti perawatan yang dianjurkan oleh dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Flu Tulang Alias Chikungunya, Penyakit Apa Itu Sebenarnya?

    Pernahkah Anda merasa sakit flu, tapi yang benar-benar sakit justru malah daerah tulang Anda? Mungkin Anda terkena penyakit flu tulang. Apa itu?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Hidup Sehat, Fakta Unik 3 September 2018 . Waktu baca 12 menit

    3 Dampak Obesitas Terhadap Kesehatan Tulang Anda

    Dampak obesitas bukan hanya pada kesehatan jantung dan pembuluh darah. Bagi anak-anak maupun dewasa, obesitas juga bisa memengaruhi kesehatan tulang, lho.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
    Obesitas, Health Centers 4 Maret 2018 . Waktu baca 5 menit

    Myofascial Pain Syndrome: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

    Myofascial pain syndrome biasanya terjadi akibat otot yang aus setelah digunakan berulang kali, misalnya ketika berolahraga atau mengoperasikan mesin berat.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Andisa Shabrina
    Hidup Sehat, Tips Sehat 8 Februari 2018 . Waktu baca 4 menit

    Tiludronic Acid

    Fungsi & PenggunaanUntuk apa obat Tiludronic Acid digunakan? Tiludronic acid adalah obat untuk mengobati penyakit tulang. Tiludronic acid bekerja dengan menghambat penyerapan tulang. Obat ini juga mencegah pembentukan ...

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 28 Juli 2017 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    gangguan muskuloskeletal

    Gangguan Muskuloskeletal (Tulang, Sendi, Otot)

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 26 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit
    sistem gerak pada manusia

    Sistem Gerak Pada Manusia dan Gangguannya

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 25 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit
    olahraga untuk osteoporosis

    Senam Osteoporosis dan Jenis Olahraga Lain yang Dianjurkan Ahli

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 7 menit
    osteonecrosis avascular necrosis adalah

    Osteonecrosis (Avascular Necrosis)

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 5 Desember 2018 . Waktu baca 7 menit