Osteonecrosis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu osteonecrosis?

Osteonecrosis, juga dikenal sebagai avascular necrosis, terjadi saat jaringan tulang mati akibat kurangnya asupan darah. Hal ini mengakibatkan adanya remukan kecil pada tulang dan pada akhirnya membuat tulang keropos.

Apabila tulang retak atau sendi bergeser, aliran darah ke bagian tulang bisa terhambat. Osteonecrosis juga terkait dengan penggunaan jangka panjang obat-obatan steroid dosis tinggi dan asupan alkohol berlebihan.

Seberapa umum osteonecrosis?

Siapa pun bisa mengalami osteonecrosis. Namun, kondisi paling umum ditemukan pada orang berusia di antara 30 dan 60 tahun. Karena rentang usia yang relatif muda, osteonecrosis bisa memiliki konsekuensi jangka panjang yang signifikan.

Namun, kondisi dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-Tanda dan Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala osteonecrosis?

Pada tahap awal avascular necrosis, banyak pasien tidak menyadari tanda-tanda dan gejala. Apabila kondisi memburuk, sendi hanya terasa sakit saat Anda memberikan beban dan tekanan pada sendi tersebut. Pada akhirnya, sendi akan terasa sakit bahkan ketika Anda hanya berbaring.

Tingkat keparahan nyeri berkisar antara ringan sampai berat, serta biasanya muncul secara bertahap dan tidak langsung. Nyeri yang terkait dengan osteonecrosis pada paha paling terasa pada pangkal paha (selangkangan), paha, atau pantat. Selain pinggul, area yang dapat terpengaruh meliputi bahu, lutut, tangan dan kaki.

Beberapa orang mengalami kondisi ini pada dua sisi tubuh, sebagai contoh pada kedua pinggul atau kedua kaki.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Diagnosis dan perawatan dini dapat menghentikan kondisi ini memburuk dan mencegah kondisi medis darurat lainnya, maka itu bicaralah pada dokter Anda segera untuk mencegah kondisi serius ini.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab osteonecrosis?

Osteonecrosis adalah penyakit yang ditandai dengan gangguan aliran darah pada tulang. Berkurangnya aliran darah dapat disebabkan oleh:

Trauma sendi atau tulang

Cedera, seperti sendi yang bergeser, bisa merusak pembuluh darah sekitarnya. Perawatan kanker yang melibatkan radiasi juga mungkin melemahkan tulang dan membahayakan pembuluh darah.

Timbunan lemak pada pembuluh darah

Lemak (lipid) dapat menyumbat pembuluh darah, mengurangi aliran darah yang menuju tulang.

Penyakit tertentu

Kondisi medis, seperti anemia sel sabit dan Gaucher’s disease, juga dapat menyebabkan gangguan pada aliran darah ke tulang.

Faktor Pemicu

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk osteonecrosis?

Ada banyak faktor risiko untuk osteonecrosis, yaitu:

  • Trauma. Cedera, seperti pergeseran atau retak pinggul, dapat merusak pembuluh darah sekitar dan mengurangi aliran darah ke tulang.
  • Penggunaan steroid. Penggunakan kortikosteroid dosis tinggi, seperti prednisone, adalah penyebab utama dari osteonecrosis yang tidak terkait dengan trauma.
  • Konsumsi alkohol berlebih. Terlalu sering minum alkohol dalam sehari selama bertahun-tahun dapat menyebabkan terbentuknya timbunan lemak pada pembuluh darah.
  • Penggunaan bisphosphonate. Penggunaan obat jangka panjang untuk meningkatkan kepadatan tulang dapat menjadi faktor risiko terhadap terjadinya osteonecrosis pada rahang.
  • Perawatan medis tertentu. Terapi radiasi untuk kanker dapat melemahkan tulang. Transplantasi organ, terutama transplantasi ginjal, juga terkait dengan penyakit ini.

Diagnosis dan Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana osteonecrosis didiagnosis?

Apabila dokter menduga Anda memiliki kondisi ini, pemeriksaan fisik dan beberapa tes akan direkomendasikan. Selama pemeriksaan fisik, dokter akan menekan sendi, memeriksa adanya kepekaan. Dokter juga akan menggerakan sendi dengan berbagai posisi untuk melihat apakah rentang pergerakan telah berkurang.

Tes pencitraan dapat menunjukkan sumber rasa sakit, pilihannya meliputi:

  • RontgenRontgen dapat menunjukkan perubahan tulang yang muncul pada tahap akhir kondisi ini. Pada tahap awal, hasil rontgen biasanya normal.
  • MRI dan CT scanTes-tes ini menghasilkan gambar detail yang dapat menunjukkan perubahan dini pada tulang yang dapat mengindikasi kondisi avascular necrosis.
  • Scan tulang. Jumlah kecil dari materi radioaktif disuntikkan ke dalam pembuluh darah. Nantinya materi itu akan bergerak ke bagian tulang yang cedera atau memutih dan muncul sebagai bintik terang pada plat imaging.

Bagaimana kondisi ini ditangani?

Beberapa perawatan untuk kondisi ini mungkin akan diberikan oleh dokter Anda, bergantung seberapa lama Anda telah memiliki penyakit ini.

Pada tahap awal penyakit ini, gejala dapat dikurangi dengan pengobatan dan terapi. Dokter dapat merekomendasikan:

  • Obat-obatan nonsteroidal antiradang. Obat tersebut dapat meredakan rasa sakit dan inflamasi yang terkait dengan kondisi ini.
  • Obat osteoporosis. Obat ini dapat menghambat perkembangan kondisi ini, meski buktinya masih harus diteliti lebih lanjut.
  • Obat penurun kolesterol. Mengurangi kadar kolestrol dan lemak dalam darah dapat membantu mencegah penyumbatan pembuluh yang dapat menyebabkan osteonecrosis.
  • Istirahat. Mengurangi beban dan tekanan pada tulang dapat menghambat kerusakan. Anda mungkin perlu untuk membatasi aktivitas fisik atau menggunakan tongkat untuk menahan beban dari sendi selama beberapa bulan.

Apabila Anda mengalami osteonecrosis dalam waktu yang lama, pilihan dapat meliputi:

  • Dekompresi inti. Ahli bedah mengambil bagian lapisan dalam tulang.
  • Transplantasi (cangkok) tulang. Prosedur ini dapat memperkuat area otot yang terpengaruh dengan osteonecrosis.
  • Pembentukan tulang (osteotomi). Pada prosedur ini, tulang baji diangkat di atas atau di bawah sendi penahan beban, untuk membantu memindahkan beban dari tulang yang sakit.
  • Penggantian sendi

Pencegahan

Apa saja yang bisa saya lakukan untuk mencegah dan mengobati osteonecrosis?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi osteonecrosis:

  • Batasi alkohol. Banyak minum minuman beralkohol adalah salah satu faktor pemicu utama matinya jaringan tulang.
  • Jaga kadar kolesterol tetap rendah. Serpihan-serpihan lemak adalah zat yang paling umum menghambat aliran darah ke tulang.
  • Awasi penggunaan steroid.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Direkomendasikan untuk Anda

Avascular Necrosis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 12/03/2016 . Waktu baca 3 menit